flashback(tambah deket)

161 13 0
                                        

Aku harap kamu memiliki perasaan yang sama denganku,aku harap kau juga mencintai ku.


Beberapa minggu kemudian...

Waktu sudah di lewati hari pun juga sudah di lewati bahkan minggu pun juga sudah lewati.

Sudah tak terhitung berapa hari Jaemin mendekati Haechan,semakin ia dekat dengan Haechan semakin membara juga cinta nya pada Haechan.

Hari ini Jaemin menjemput Haechan di kampus,hari ini Jaemin nggak ada kelas tapi Haechan ada kelas pagi,jadi siang ini Jaemin yang menjemput Haechan.

Jaemin memutuskan menunggu di parkiran saja. Jaemin menunggu sambil bersandar pada mobilnya dan memainkan ponselnya.

"Haii Jaem" sala salah satu kenalan Jaemin.

"Haii" balas Jaemin sambil menyimpan ponselnya.

"Ada kelas?" tanya teman Jaemin.

"Nggak ada tapi lagi jemput" jawab Jaemin.

"Iyaa paham gue,kalau gitu gue duluan yaa" pamit temennya itu.

"Okeyy" balas Jaemin. Temennya itu pun pergi dari hadapan Jaemin.

"Nana" panggil seseorang. Jaemin pun langsung menoleh,ternyata Haechan yang memanggil.

"Nunggu lama yaa?" tanya Haechan mendekati Jaemin.

"Ooh nggak kok" balas Jaemin.

"Langsung pulang atau gimana?" tanya Jaemin.

"Hemm terserah deh" balas Haechan.

Jaemin pun membuka kan pintu mobil untuk Haechan,Haechan pun masuk dalam mobil Jaemin. Setelahnya Jaemin pun masuk kedalam mobil dan langsung tancap gas.

Beberapa menit kemudian mereka sampai disalah satu taman,ternyata taman itu adalah taman dimana Haechan menemui anak kecil dan Jaemin mengikuti nya.

"Kenapa kesini?" tanya Haechan.

"Nggak papa,jalan-jalan aja" balas Jaemin sambil turun dari mobil.

Jaemin pun membuka pintu untuk Haechan,"makasih" ucap Haechan. Jaemin hanya membalas dengan senyuman.

Mereka pun berjalan-jalan santai ditaman itu,punggung tangan Jaemin tak sengaja menyentuh punggung tangan Haechan.

Tiba-tiba tangan Jaemin menggenggam tangan Haechan,Haechan yang terkejut pun menoleh pada Jaemin.

"Nggak papa,gini aja" ucap Jaemin. Haechan membalas dengan senyuman,tapi tentu saja pipi nya memerah.

Setelah beberapa menit berjalan-jalan Haechan merasa lapar dan perutnya pun berbunyi.

"Lapar yaa?" tanya Jaemin. Ternyata Jaemin mendengarnya.

"Iyaa hehehe" jawab Haechan yang malu-malu.

Mereka pun kembali keparkiran,Jaemin melepaskan tautan tangan mereka lalu membuka kan pintu mobil. Haechan masuk dan Jaemin pun masuk juga,setelahnya Jaemin pun tancak gas.

The Destruction (Nohyuck)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang