Lucas akan tetap mencintai Jungwoo, tak peduli sekotor apapun lelaki manis itu. Lucas mencintai Jungwoo seperti dia mencintai langit.
______________________________________________
WARN!
BXB
MPREG
Sexual Abuse
Rape
#1 LUWOO (15/05/24)
#1 HOMO (16/0...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Brak!
Lucas menarik Jungwoo masuk ke kamar yang baru saja Jungwoo bersihkan dan membanting pintunya. Tatapan si dominan begitu tajam dan menusuk. Jungwoo tidak bisa bergerak bahkan teralih dari netra itu.
"Ini yang kau sebut sebagai OB? Apa ada OB yang berpakaian begini?" Lucas menarik kasar Masquerade yang Jungwoo kenakan. Wajah ketakutan si manis pun terpampang jelas sekarang.
"Kenapa, hyung? Kenapa kau menipuku? Aku percaya bahwa kau adalah pria baik-baik"
Jungwoo menggeleng ribut, perasaan bersalah membuncah di dadanya.
"Tidak, Luke. Aku tidak bermaksud-"
"Apa? Tidak bermaksud apa!" Tangan si manis di tarik dengan kasar dan menghempasnya hingga Jungwoo terduduk di ranjang.
"Kau memelukku saat tidur, tapi di ranjang ini aku membuka kakimu untuk banyak dominan"
Tidak tertahan, air mata Jungwoo jatuh seketika mendengar penuturan penuh amarah dari Lucas. Dia berusaha memegang tangan lelaki itu tapi di tepis dengan kasar.
"Dengarkan aku, Luke. Aku tidak bermaksud menipumu" Ujarnya dengan lelehan air mata. Tolong dengarkan dulu, Jungwoo punya alasan hingga akhirnya memutuskan terjun ke dunia kotor ini.
"Lalu apa, hyung? Apa semua yang aku berikan tidak cukup bagimu untuk meninggalkan pekerjaan lacur ini?"
Tit tit tit.
Alarm kamar itu berbunyi, menandakan kamar ini sudah harus kosong, agar nantinya bisa diisi oleh pelanggan baru.
"Luke, kita harus keluar dari kamar ini" Jungwoo ingin bangkit, tapi Lucas justru mencengkram pipinya dengan kuat, membuat si manis meringis.
Perlahan tubuh Lucas semakin maju hingga mengungkung tubuh yang lebih kecil darinya itu. Jungwoo hanya bisa terdiam ketakutan.
"Kita tidak akan kemana-mana. Apa kau takut? Takut pelangganmu akan kabur?"
"Luke-"
"Hei, penyusup!" Seru Jira dari bingkai pintu. Kaget saat melihat orang asing ingin memakai pelacurnya tanpa membayar.
Melihat kedatangan Jira, Lucas mendengus kasar dan mengeluarkan black card dari dompetnya. Mata Jira tentu langsung terbuka lebar. Lucas memberi wanita tua itu black cardnya.
"Pegang ini. Jangan ganggu aku" Tentu Jira begitu antusias.
"Tentu, tuan. Kau bisa memakainya sesukamu"
Setelah Jira keluar, atensi Lucas kembali pada si manis. Tatapannya masih sama tajamnya, tersirat kebencian di dalam tatapan itu. Kini tidak ada lagi Jungwoo yang cantik di hadapannya, melainkan seorang pelacur.
"Kau pelacur" Ucap Lucas.
Kini si manis terisak di bawah kungkungan si dominan. Hatinya sakit sekali, meskipun yang Lucas sebutkan adalah fakta.