Part 19

154 13 13
                                        

"Aku tidak mengerti kenapa bisa tiba-tiba ada sebuah video seperti itu terputar di sana. Aku juga tidak kenal siapa orang yang terlibat dalam video itu."

Di dalam sebuah ruang pemilik perusahaan kini Seolhwa berada. Pagi harinya ia sungguh nekat pergi bekerja walau semalam ia sungguh dibuat gemetar hebat. Seharusnya memang ia lebih memilih untuk tidak hadir bekerja di hari ini, namun jika demikian pasti akan menjadi pertanyaan baru bagi beberapa orang yang menyaksikan video tidak senonoh semalam. Apalagi tingkah gadis itu benar-benar sangat aneh. Namun untungnya tidak banyak yang peduli soal itu, terutama Taehyung. Pria itu lebih merasa malu dan penasaran tentang siapa orang dibalik itu semua, terutama tokoh pemain dalam video tersebut.

"Ini sangat memalukan untukku!" Taehyung sampai melempar hamburan kertas yang baru saja dibawa Seolhwa untuknya. Hanya ada mereka berdua di dalam ruangan itu.

Seolhwa hanya bisa berdiri dengan perasaan berantakan. Ia menutupi semua gelagat tak nyamannya demi keselamatan dirinya sendiri, walau sebenarnya Seolhwa sempat merasa tak nyaman dan ingin cepat pergi. Mr. Sky itu sungguh gila, dia ingin gadis itu hancur baik mental maupun karirnya.

"Ibu mertuaku sampai tidak mau berbicara, begitupun dengan istriku. Mereka menganggap itu video perselingkuhanku. Padahal aku tidak pernah melakukannya dengan orang lain apalagi sampai direkam." Taehyung terus bergemurutu. Ia meluapkan kekesalan dan rasa bingungnya pada si gadis, tak sadar jika Seolhwa juga dibuat terus tak tenang.

Seolhwa sampai menelan ludahnya susah payah, keringat dingin mulai kembali ia rasa. Matanya hampir berkaca-kaca, apalagi setelah mendengar pernyataan Taehyung yang akan menindaklanjuti hal semalam. Bagaimana jika pria itu berhasil? Bagaimana dengan karir Seolhwa yang baru saja dimulai? Apakah gadis itu akan hancur karena masa lalunya?

Taehyung mulai sibuk dengan ponselnya, ia terlihat menghubungi pihak berwenang untuk kasus yang satu ini. "Pokonya aku tidak mau tahu. Pelaku sampai orang dalam video itu harus segera ketemu. Aku ingin mereka bertanggungjawab, mereka harus membersihkan namaku pada istri dan mertuaku."

Seolhwa benar-benar tak tahan, ia merasa hampir meledak rasanya. Tanpa persetujuan dari atasannya ia keluar dari ruangan itu, meninggalkan Taehyung yang masih sibuk dengan urusan permasalahannya.

Seolhwa melangkah cepat. Jantungnya berdegup begitu kencang. Sudut matanya mulai membasah sekarang. Seharusnya ia mengikuti saran Mingyu untuk tidak masuk hari ini.

Dug!

Tubuh Seolhwa bertabrakan dengan sesosok kekar yang berjalan lawan arah dengannya, kejadian itu terjadi di depan pintu masuk perusahaan, Seolhwa yang berniat keluar dari gedung sedangkan si lawan berjalan masuk gedung. Hampir tubuh Seolhwa terpental namun dengan cekatan sepuluh jemari itu menahan kedua sisi lengan si gadis.

"Nona Min?" Keduanya sama-sama terkejut. Pria di depannya ini tentu mengenal siapa gadis itu. "Jungkook?"

Si pria belum melepas, ia justru semakin menatap dalam si gadis, bahkan Seolhwa mulai merasakan sebuah cengkeraman pada kedua sisi lengannya. "Shh..." Seolhwa sampai berdesis dan bergerak kecil, meminta dilepaskan.

"Oh, maaf, Nona." Jungkook reflek melepas. "Aku tidak bermaksud, Nona. Aku kira Nona tidak akan masuk kerja."

Pengalihan topik Jungkook membuat Seolhwa terbuai. Ia tak menjawab juga tak berani menatap mata Jungkook, masalahnya matanya mulai membasah dan itu membuat sorot perhatian si Jeon. "Nona? Apa kau baik-baik saja?"

Gelagat Seolhwa semakin terlihat tak nyaman. Napas si gadis bergerak tak beraturan. Kikuk sampai membuat Jungkook penasaran. "A-aku harus pergi."

Namun si Jeon justru menahan. Ia menutup akses Seolhwa untuk meninggalkannya dan itu membuat si gadis mulai merasa kesal. Ia sampai mendonggakan kepala hingga memberi bentakan pada Jungkook. "Jangan halangi aku! Minggir!"

Yore [M]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang