Terdengar tak masuk akal atau bahkan sangat aneh? Pasti beberapa orang akan berpikir demikian jika dirinya melihat posisi Seolhwa. Jeon Jungkook yang selama ini menjadi pengawal pribadinya rupanya seseorang lama yang pernah hidup bahkan mengisi cerita manis hingga kelam si gadis. Ini bukan suatu kebetulan, takdir terkadang lucu untuk ditebak.
Jeon Jungkook? Ah, tidak, bukan Jungkook tetapi Jeongguk. Seolhwa mengenal nama pria itu begitu. Jujur saja perubahan Jungkook dari tahun ke tahun sangat berubah drastis, ada beberapa bentuk tubuh apalagi setelan pria itu yang bertolak belakang dengan Jeongguk yang ia kenal dulu.
"Jadi k-kau?"
"Iya, ini aku. Jeongguk-mu. Sekarang aku kembali dengan versi terbaruku. Kau suka?"
Seolhwa sampai membeku bingung di sana, belum menjawab. Hanya dapat menatap dengan seribu pertanyaan dibenaknya. "Bagaimana bisa kau--" Seolhwa sampai kesulitan untuk menyampaikan isi kepalanya. Ini benar-benar tidak masuk akal baginya.
"Simpan pertanyaanmu untuk di akhir nanti, karena ada yang harus kita lakukan sekarang." Jungkook mulai frustasi sekarang. Kegiatan panasnya harus terjeda karena listrik yang tiba-tiba menyala.
Dengan cekatan si Jeon kembali memasukan wajahnya pada ceruk leher si gadis, ia akan kembali melanjutkan aktivitasnya. Tak peduli dengan Seolhwa yang semakin menolak dan memberontak.
"Jangan lakukan itu, akh!" Seolhwa merasakan lagi separuh tubuhnya yang terbelah hebat. Kuku jemarinya menekan hingga mencengkeram kuat kulit bahu lebar milik Jungkook. Sudut matanya sudah mengeluarkan air mata kesakitan, ketakutan dan rasa bingung. Semua bercampur aduk rasanya.
"P-pria gila!" Sakit. Walaupun ini bukan kali pertama bagi si gadis namun rasa sakitnya justru berkali-kali lipat lebih sakit daripada awal pertama ia melakukan dengan Jungkook. Wajar saja sudah lima tahun yang lalu, bahkan saat menjalanin kasih dengan Mingyu pun Seolhwa tak pernah melakukannya lagi selain bersama Jungkook.
"Sialan!" Jungkook memaki karena merasakan miliknya yang harus mengalami sedikit kesulitan untuk menerobos masuk. Tubuh Seolhwa sudah ditahan untuk tak bergerak sedikit pun agar memudahkan dirinya untuk masuk. Namun tetap saja ia harus kesulitan, ini sangat mirip seperti awal pertama kali ia memecahkan kesucian si gadis. Hanya saja berbeda pada situasi dan perasaan masing-masing.
Jungkook memaksa seolah tak peduli dengan si gadis yang sudah kesakitan. Pria itu cukup gila jika sudah di ranjang, semua perilaku dan sifat baiknya bisa lenyap begitu saja. Berubah menjadi seperti iblis yang tak memiliki belas kasihan.
Tubuh Seolhwa sudah dibuat naik turun dan bergerak tak beraturan. Milik Jungkook yang perkasa sudah memenuhi penuh sebagian tubuh si gadis. Bahkan Seolhwa rasa bukan hanya penampilan dan nama pria itu saja yang berubah, milik Jungkook turut berubah, berkali-kali lipat lebih luar biasa daripada lima tahun yang lalu.
"Aku membencimu!" Ini sungguh. Walau tubuhnya merasa kenikmatan dunia, hatinya benar-benar kacau sekarang. Isi kepalanya hanya ingin semua ini bisa berakhir. Gambaran wajah Mingyu seketika terbesit dalam pikirannya. Sedang apa kekasihnya sekarang? Bagaimana responnya jika tahu gadisnya tengah dijajahi seperti ini oleh orang kepercayaannya itu.
"Aku juga mencintaimu. Sangat mencintaimu." Begitu balasan Jungkook. Ia menutup bibir si gadis dengan bibirnya tanpa melepaskan tempo panasnya. Terus bergerak liar seolah tak ada hari esok. Ia rindu, rindu segala yang ada pada gadis itu.
Tubuh Seolhwa terasa panas akibat tertutup oleh tubuh Jungkook yang mulai penuh dengan keringat. Bisa dirasakan oleh jemari lentiknya yang basah saat menyentuh punggung pria itu. Kening Seolhwa pun tak kalah bercucuran keringat, mengingat posisi bercinta mereka yang belum berubah. Karena jika Jungkook mengubahnya kemungkinan Seolhwa bisa memberontak. Kening mereka menempel hingga napas yang saling bersahutan. Jungkook menatap gadis itu sangat lekat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Yore [M]
Misteri / Thriller[Mature] Seolhwa cukup sembrono dalam menggunakan masa remajanya. Jika ia tak mengikuti saran temannya untuk mengunduh aplikasi dating itu, mungkin saat ini hidupnya akan jauh lebih tenang. ❝Kalau berciuman saja aku tidak mau, rasanya tanggung. Tapi...
![Yore [M]](https://img.wattpad.com/cover/363250205-64-k931987.jpg)