Keesokan harinya Zee pagi pagi sudah bangun untuk memasak, karena ia akan mengantarkan Adel ke sekolah dan ia juga akan pergi ke kantor.
"KAKK ZIII" ucap Adel dari kamar atas.
"kenapa sayang?" Tanya Zee
"SAKITTT" jawab Adel
Zee dengan gercep mematikan kompor nya dan langsung berlari ke atas.
Brak!
Zee membuka pintu dengan tidak sabaran.
"why? ada yang sakit?" Tanya Zee sambil menghampiri Adel
"kak aku gak bisa jalan ihh, gara gara kakak" jawab Adel
"astaga Reva, kamu bikin aku panik aja" ucap Zee
"Terus maunya gimana? kamu mau izin dulu gak sekolah?" tanya Zee
"Tapi hari ini ada ujian kak" jawabnya
"jadi? mau sekolah apa engga?" tanya Zee lagi
"eumm iya deh, aku sekolah aja" ucap Adel
"kuat gak jalannya?"
"kuat kok" jawab Adel sambil beranjak dari kasur, ya walaupun ia merasakan sakit tapi ia masih tetap bisa bangun, saat ia mencoba jalan ia merasa sangat ngilu dibagian selangkangan nya.
"Awsshh"
Zee pun langsung memegang tangan Adel.
"Tuhkan, udah deh mending kamu jangan sekolah dulu" ucap Zee
"ahh gamau, gara-gara kakak sih, udah tau aku hari ini sekolah" jawab Adel sambil cemberut.
"iya deh aku yang salah, yaudah hari ini kamu sekolah aja, nanti aku anterin sampai kelas" ucap Zee sambil mengusap kepala Adel
"okeyy, i love u kaaa"
"yeah, i love u so much babe" jawab Zee
Setelahnya Zee membantu Adel untuk pergi ke kamar mandi
•
•
•
•
•
Saat sampai di sekolah Adel, Zee membantu Adel untuk menuju kelasnya sesuai yang diucapkannya tadi. Ya walaupun Adel jalannya sedikit mengangkang tapi ia masih tetap bisa berjalan.
Hal itulah yang membuat perhatian semua orang tertuju pada mereka berdua, semua orang penasaran siapa gadis yang bersama Adel itu, namun mereka berdua tak peduli dengan tatapan orang-orang dan tetap melanjutkan jalannya. Zee mengantar Adel sampai ke dalam kelasnya.
Dan juga tak sedikit wanita yang mencoba mendekati Zee namun Zee hanya cuek dan hanya fokus pada sang kekasih tercintanya.
"Sayang, aku berangkat dulu ya, kalo ada apa apa telepon aja oke? Nanti kalo udah jam pulang aku jemput ya" ucap Zee sambil berbisik.
Entah apa yang dilakukan Zee, ia membuka jasnya lalu menutupi wajahnya dan juga Adel, dan tanpa di duga Zee mencium bibir Adel.
Adel pun hanya tersenyum.
"See you babe, aku berangkat ya" ucap Zee lalu ia kembali membuka jas yang menutupi kedua wajah mereka.
Adel melambaikan tangannya dan dibalas juga oleh Zee sambil mengedipkan matanya.
Setelah Zee pergi, kelas yang tadinya hening berubah menjadi berisik.
"WOYY DELL, LU BERDUA NGAPAIN GILAA??" tanya salah satu teman Adel yang bernama Lulu.
"del? dia siapanya Lo?" Tanya olla
"Del"
"Del"
Begitu banyak pertanyaan bertubi-tubi yang menghantam Adel.
"Berisik elahh, norak lu pada" jawab Adel
"yaelah sensi amat jadi orang" ucap oniel
"btw, cakep banget dia, namanya siapa?" tanya wili.
Adel langsung menatapnya tajam. Wili yang melihat pun langsung angkat tangan
"Eh iya sorry, gajadi deh, pacar lu ya?" ucap wili
Adel hanya mengangkat bahunya.
"Hah? emang iya del? kok lu gak bilang?" Tanya flora
"Kalo lu pada penasaran, pulang sekolah kerumah gua aja, nanti gua ceritain" jawab Adel
Mereka semua pun mengangguk dan tak lama setelah itu bel berbunyi dan mereka semua memulai ujiannya.
••••••••••••••••••
TO BE CONTINUE!
KAMU SEDANG MEMBACA
Z
Nouvelleskepo? mending sini mampir. gasuka? SKIP! [COMPLETED] WARNING! BANYAK ADEGAN 18+ (GASUKA? SKIP! DAN LUPAIN) START 18 MEI 2024 END 25 AGUSTUS 2024 DEMI KENYAMANAN PARA MEMBER MAUPUN EX-MEMBER YANG AUTHOR IKUT SERTAKAN KE DALAM CERITA INI, AUTHOR MOHON...
