BAB 01

1K 73 0
                                        


Sudah 1 Minggu berselang pernikahan afan dan devi berjalan walaupun pernikahan terjadi karna keterpaksaan namun mereka menjalin nya dgn berpura-pura berbagai didepan ortunya

Drig!
Drig!

Suara alarm berbunyi,Devi yg menyadari nya segera mematikan bunyi itu dan segera bangun dari sofa,ia melirik tidak ada gerakan dari suaminya

"Dia budeg atau gimana ya, bunyi alarm nya udh gua besarin, tapi gamau bangun juga"ucap Devi berjalan mendekati kasur terlihat suaminya masi memejamkan mata

"Oh Oky terlambat nanti jgn salahin gua"ucap Devi menopang kedua tangannya di pinggang lalu ia memutar posisi badannya menuju kamar mandi

[BEBERAPA MENIT KEMUDIAN]

Bug! Mata Devi membulat ketika melihat afan sudah berdiri didepan pintu , melipat kedua tangannya di dada dgn handuk dileher, nampaknya dia sdg marah

"Kenapa gak bangunin gua,ha?"ucapnya sedikit melotot namun hal itu tdk membuat Devi takut

"Ya siapa suruh lu gak bangun gua udh bunyiin alarm,segede itu suara lu gak bangun juga,Weh gua gak tau lagi nih gimana cara bangunin singa"devi ikut menopang kedua tangannya

"Ya emg urusan gua? urusan lu itu ngebangunin gua, bagaimana pun caranya,awas aja kalo gua terlambat"ucap afan sembari berajak kekamar mandi

"Dih, punya suami gini amat dah"

Devi segera bersiap

Drit!
Drit [berdering]

"Halo mal ada apa lu udh nyampe di warung bi emyen?"ucp Devi sambil nyisir

[Sory dev gua gabisa nunggu lu soalnya gua piket hari ini dan ad tugas juga dari dosen blm sempet gua selesaiin,sory bngt Dev]ucp Mala

"Ouh gitu ya, yaudah gpp gua juga mau nyusul nih "

[Oh yaudah kalo gtu gua tunggu ya,by]

Mereka menutup telfonnya

Clik![pintu terbuka]

"Mama"ucp devi ketika melihat seorang wanita separuh baya mendatanginya

"Dev, hari ini berangkat sama afan aja, tadi mama dgr kok kata Mala, apalagi kan kali sekampus lagi gak ada salahnya kalo kalian sering begitu "ucp mama ipar Adara

"Tapi ma-"

"Ayolah syg demi mama ya"mama afan berhasil membujuk devi

"Yudah ma"ucap Devi tpaksa

__________________________________________

Devi sudah siap menunggu suaminya keluar di parkiran mobil

"Loh kk belum berangkat bukannya hari ada jadwal pagi ya?"ucp Adara kembaran 10 menit devi itu

"Ya nunggu singanya dulu "ucp devi judes

"Ka afan?hari ini kaka bareng dia ya?"ucp adara sambil merapikan rambutnya

"Cuma terpaksa demi mama"ucpnya tanpa menoleh

"Udah sih kak,hargai aja biasain sampe bisa,kita ini hanya gadis desa ya butuh uang,Kaka juga kurang kurangin judesnya ke ka afan biar dia makin syg"ucp Adara tertawa kecil

"Dih apaansi, udh sana kamu bareng Ella kan?"

"Iya dia udh Nunggu di komplek sana, yaudah klo gtu duluan ya KK assalamualaikum "ucp adara bergegas

"Waalaikum salam"

[Not:devi dan Adara adalah kembaran, semua wajah, tubuh persis sama bahkan sangat sulit mencari beda diantara mereka, Devi memiliki wajah yg bulat,baik, perhatian tapi sedikit judes dan orang nya tantrum random, sementara Adara memiliki tubuh yg lebih pendek, ia baik,humble, penasehat, sedikit pendiam.mereka satu kampus namun beda kelas tapi tetep tingkat yg sama, alasan Adara ingin menjadi pembantu adalah ia ingin mencari uang sendiri tanpa membebani kakak dan kaka ipar nya,ini juga demi pengobatan ortunya dikampung,,devi tdk menyetujuinya namun akhirnya ia kalah dgn bujukan adara]

hanya kamu devisa (Defan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang