BAB 04

761 76 1
                                        


Afan pun membaringkan tubuh istrinya diatas ranjang

"Kasian juga kalo dia tidur disofa kelelahan kek gini"ucp afan mengelus rambut devi yang tercemar diwajahnya

Malam ini terpaksa afan mengalah untuk istrinya, sedingin dinginnya dia,rasa peduli masih ada di hati nya walaupun itu pertama kali terjadi padanya untuk mengakasiani cewe judes dan jail yg sudah menjadi istrinya

Afan mengambil selimut lalu menyelimuti tubuh mungil devi,tak lupa juga ia mengambil selimut untuk dirinya sendiri, kemudian ia siap gak siap malam ini tidur di sofa

_______________________________________________________

Jam menunjuk 7:00 keluarga afandra Arga mandraya sudah terkumpul di meja makan untuk makan pagi

"Fan,dev hari ini kan kalian libur, jadi mama udh fikir kan tempat yang bagus untuk kita semua nikmati khususnya untuk kalian Dev,fan mama harap liburan kali ini kita dapat meluangkan waktu bersama keluarga"ujar gina

Defan saling melirik penuh harap gagal

"Gua tau ini pasti rencana mama untuk gua dan devi berduaan,sialan bngt"batin afan memerhatikan raut wajah istrinya yang nampak juga keberatan

"Gatau nanti rencana mama selanjutnya apalagi, yang pasti disana pasti gua sama afan disuruh berduaan terus,dan untungnya gak nginap"batin devi pula

"Kita nginap "ujar gina lagi

Membuat defan melotot akan kaget hal yang tidak ingin terjadi pada mereka akan terjadi nanti

"Gak gak gua belum siap tidur sama afan"batin devi memerhatikan afan yang nampak bengong

"Kan udh gua duga mama punya segala cara untuk buat kita kek gini "batin afan keberatan

rasanya ingin sekali ia protes namun tidak ada alasan yg keluar dari pikiran saat saat ia membutuhkan nya saat ini

Adara menelan wajahnya menunduk, baginya penyebutan keluarga itu dia tidak termasuk dalam nama itu, walaupun dia adik dari istri seorang afan tapi disini dia sebagai pembantu untuk uang,ia tidak bisa bergantungan ke kakaknya terus walaupun sebenarnya ia sudah termasuk keluarga dari suami kakaknya,berkali kali devi melarang adara namun ia tetap kekeh berkerja keras membantu meringankan beban kakaknya

"Adara kamu ikut ya"ucap gina

"Gpp adara disini aja nyonya"ucp Adara

"Sudah berapa kali saya bilang adara disini kamu memang sebagai pembantu tapi kita menganggap kamu sebagai bagian dari keluarga, jadi kamu gausah sungkan dan gausah panggil saya atau bapa sebagai nyonya dan tuan kamu ngerti kan "ucp gina lembut

"Baik saya akan ikut "ucp adara tersenyum

_______________________________________________________

Setelah selesai sarapan mereka segera bersiap siap berangkat

Gina memerhatikan sepasang suami istri yang nampak sangat canggung, lalu gina mendekati keduanya, mengambil tangan putra nya lalu meletakkannya di bahu devi

"Rangkul istri kamu"ucap gina tersenyum lebar

"Tuhkan gini aja udh canggung apalagi nanti makin menjadi jadi"batin devi keberatan

"Sebenarnya risih sih tapi kok lama lama nyaman juga "batin afan agak tersenyum

Lalu mereka beranjak masuk ke mobil

____________________________. .

"Besok ada acara dikampus papi gua,gua gabisa pulang,lagian seperti nya gua udh nyaman dikota ini dan memutuskan untuk tinggal dikota ini"ucp seseorang bicara ditelepon

hanya kamu devisa (Defan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang