BAB 03

861 70 0
                                        

Bibir adara terlihat pucat,ia sungguh tidak tau harus jawab apa mengenai seorang bibi bohongan,namun rakmal sungguh tak sabar mendengarkan jawaban dari mulut adara

Drit

Ponsel mala berdering, seseorang menelfon nya dan ternyata itu mamanya yang berpesan untuk segera pulang,adara menghela nafasnya lega akhirnya rakmal pamit pulang dan menunda pertanyaan itu

___________________________________________________

Sepulang dari belanja defan langsung menuju kamar karna kelelahan,devi meletakkan belanjaan nya di meja, sementara afan langsung membaringkan tubuhnya kekasur

Drit!

Bunyi pesan dari ponsel afan, segera ia cek

💬CHAT ON

Kepkam:pak sore ini akan diadakan rapat dosen,saya harap bapak dapat hadir

Anda:sore ini ya pak?baik

Afan menghembuskan nafasnya merasakan beban,devi yang sedang merapikan baju ke lemari memerhatikan ekspresi suaminya itu, yang sungguh kelelahan

"Bilang sama mama papa gua pulang lambat"ujar afan dingin sembari mengambil tasnya ingin berangkat

"Kemana?"tanya devi menekuk lutut nya sembari mencolok baju di lemari bagian bawah

"Ada rapat dosen"ucp afan segera pergi

"Dih, yaudah seenggaknya gua bisa tidur di kasur malem ini"ujar devi

________________________________________________

Jam menunjukkan pukul 18:30 adara bergegas pulang setelah selesai mengemas rumahnya

Saat selesai mengunci pintu ia sedikit terkejut melihat keberadaan pacar kakaknya itu yang turun dari motor untuk menemuinya

"Kak Al?kaka ngapain kesini?"tanya adara gugup

"Devi nya udah pulang?"

"Eum kak devi -anu-kak -devi" ucapan adara Ter bata bata ia tak tau mau jawab apa

"Kenapa dar?"tanya Alvaro memerhatikan bintik mata adara

"Anu belum pulang KK"ucap adara memejamkan matanya takut Al akan mencurigai nya

"Jam segini?dia nginep di rumah temannya ya?"

"Mybe, soalnya ga mungkin dia pulang malem¹"ujar adara kaku

"Owh,em trus kamu mau kemana?"

"Eum mau mau beli beras di Indomaret"ucap adara sungguh kaku ini diluar dugaannya

"Yaudah bareng Kaka aja yuk"

Denger gercep Adara melotot."engk gk usah kk soalnya lama,aku juga gamau ngerepotin, gausah ya,aku duluan"ucap adara pergi begitu saja

Alvaro mulai curiga dengan sikap adara hari ini

______________________________________________

Adara nyampe dirumah keluarga afan,ia segera masuk berharap tidak melewatkan makan malam, semua orang menanti kelengkapan keluarga

"Maaf semua tadi macet"ucap adara menunduk

"Tidak usah khawatir adara,kamu sudah mempersiapkan makanan terlebih dahulu sebelum pergi,itu bagus,mari gabung"ucap gina tersenyum

Adara Duduk di samping kakaknya

"Kak nanti ada yg harus aku bicarakan"bisik adara,devi mengangguk dan sedikit penasaran

"Dev, afannya belum pulang?"ucap gina

"Belum ma, nanti coba devi telfon ya"ujar devi

"Iya"

hanya kamu devisa (Defan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang