Jam menunjuk pukul 6:30 devi terbangun saat mendengar gangguan didapur
Ia melihat kearah sofa yg sudah rapi, AFAN kemana?
Setelah sesaat ia membiarkan bunyi yg mengganggu nya didapur,ia kembali terbangun ketika menghirup aroma makanan
Ia beranjak bangun melihat kondisi didapur
"Adara kan belom pulih total ya,dia juga Ambil cuti untuk beberapa bulan, sebenarnya siapa yg masak pagi pagi gini"ucap devi sembari berjalan menuju arah dapur
Betapa terkejutnya dia saat melihat suaminya sedang menyajikan makanan di meja makan
"Fan"seru devi sembari menghampiri afan
"Eh sayang Uda bangun?"ucap afan tersenyum menyeringai
Devi mengerutkan kening, terlihat ia menahan salting
"Kenapa manggil gue sayang?"tanya devi mengerutkan kening
Afan lebih mendekatkan wajahnya ke wajah devi
"Apa salahnya sih"ucap afan sembari mengacak-acak rambut devi
"Ih,geli aja tau"ucap devi memanyunkan bibirnya
"Yaudah bebeb aja gimana?"ucp afan
tersenyum menyeringai
Devi menepis wajah afan dengan tangannya
"Ih serah"ucap Devi sembari duduk di kursi
"Kok masak "tanya Devi
Afan bangkit dari duduknya yg tadi di meja
"Manggil sayang salah,dimasakin salah yg bener itu dicium kamu"goda afan
"Apaansi"ucap devi mulai kesel
"Iya engk becanda kok, ohya aku masakin kamu makanan kesukaan kamu,dan nasi goreng spesial"ucap afan tersenyum
"Afan ini orang nya effort banget ya, pantesan mantannya gagal move on "batin devi
Devi kembali termenung saat ingatan nya kembali mengingat kejadian tadi malam, tidak semudah itu melupakan itu semua,mau di semangatin ingatan itu tetap terngiang di pikiran nya
Afan memerhatikan wajah devi,ada bendungan air mata yg akan menetes di bola matanya
Afan mengelus pundak devi
"Kalo belum siap,hari ini gausah ngampus, nanti aku minta izin "ucap afan
Devi menatap afan, lalu mengelus tangan afan
"Aku siap,ga ada masalah yg lama untuk diselesaikan,aku percaya keputusan ku,selain itu aku juga perlu ngomong sama Al, izinin aku ya"ucap devi berhasil meneteskan air mata
Afan membalas mengelus tangan devi yg terletak dibawah tangannya
"Soal masa lalu kamu aku tidak akan pernah ikut campur, tapi jika ada yg menyakiti mu jangan larang aku , izinin aku juga untuk menjaga mu"ucap afan
Devi mengganguk
"Aku juga mau ngejelasin soal hubungan kita, karena mungkin ini saatnya walaupun aku ga jujur dari awal"ucap devi lagi
"Kamu yakin?"tanya afan
"Aku ga pernah gugup dengan keputusan ku,siap gak siap aku akan menerima akibatnya, karna menurut aku bukan dia saja yg bersalah,aku juga, karena aku telah menyembunyikan status ku"ucap devi
Afan menyeka air mata devi
"Aku bakal ngawal kamu,aku awasi kamu ya, karena aku juga gak bisa diem aja,kalo kamu gabisa ngizinin aku buat bales perbuatannya tapi tolong izinin aku buat ngawasin kamu,aku ga tenang "ucp afan
KAMU SEDANG MEMBACA
hanya kamu devisa (Defan)
Lãng mạndiluar sana memang ada banyak wanita lebih darimu namun aku memilih mu karna aku tau keinginan itu datang dari hati bukan pilihan mata,akan ku akhiri hidup ku dalam dekapan mu, tidak akan pernah ku lepaskan sampai waktunya untuk pergi dari hidup i...
