"Jadi, kapan kau akan menceritakan apa itu Sky Train?" Tanya Adrian pada gadis di depannya yang tak lain adalah Elena.
Setelah memutuskan untuk bekerja sama, kini Adrian dan Elena sedang berjalan di sebuah lorong raksasa yang gelap dan dipenuhi oleh bebatuan kristal yang mengeluarkan cahaya redup sebagai satu-satunya sumber penerangan disana. Menurut penjelasan dari gadis itu, mereka harus melewati lorong ini untuk sampai ke gerbang penghubung antara penjara dan dunia luar. Seharusnya gerbang tersebut terletak di ujung lorong.
"Hm... Bukannya kau sudah mendengarnya dari Irina?" Tanya Elena seraya menaruh kedua tangannya di belakang kepala dan berjalan dengan santai, seakan ia sudah terbiasa dengan tempat menyeramkan ini.
"Aku ingin informasi yang lebih lengkapnya."
"Sama seperti apa yang dikatakan Irina, Sky Train adalah kendaraan yang akan membawamu ke tempat pemberhentian terakhir bagi orang-orang yang berputus asa."
Dan Adrian kembali mendapatkan informasi yang sia-sia dari gadis di depannya. Penjelasan itu sama persis dengan yang diberikan oleh Irina. Pertanyaannya, apa pemberhentian terakhir yang mereka maksud? Selain itu, memang ada pemberhentian lain selain stasiun yang saat ini mereka pijak?
"Dan apa itu pemberhentian terakhirnya? Bangunan apa yang sedang kita pijak saat ini?" Tanya Adrian lagi.
"Tempat ini adalah satu-satunya stasiun yang ada di dunia atas. Aku tidak tahu sejak kapan bangunan ini berdiri, ia selalu berada di tempat ini. Aku juga tidak tahu siapa core pertama bangunan ini," Jawab Elena santai.
"Core?"
"Core adalah petugas yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan tidak hanya Sky Train tapi juga dunia atas."
"Mungkin tidak tahu bukan ungkapan yang tepat, aku lebih memilih kata tidak ingat."
"Ada seseorang di dalam Sky Train yang berusaha memanipulasi ingatan para petugas. Aku tahu siapa core dari Sky Train, tapi aku tidak bisa mengingatnya."
"Sky Train yang dulu berbeda dengan yang sekarang. Selain masalah ingatan yang dimanipulasi, ada sesuatu yang aneh sedang terjadi di dalam Sky Train, dan itulah yang sedang ku selidiki saat ini."
Keadaan kembali hening setelah Elena selesai menjelaskan hal tersebut. Tidak ada dari mereka berdua yang berniat untuk kembali membuka pembicaraan. Namun, karena keheningan tersebut, Adrian menyadari sesuatu yang aneh sedang terjadi pada mereka.
Entah sejak kapan mereka berdua terus berjalan menyusuri tempat gelap dan lembab ini, tapi sampai saat ini mereka masih belum menemukan jalan keluar dari tempat itu. Sama seperti yang ia alami saat pertama kali masuk ke dalam lorong raksasa di stasiun.
"Hei, katakan. Sudah berapa lama kita berjalan di tempat ini?"
"Kurang lebih lima belas menit? Entahlah aku tidak memakai jam tangan," Jawab Elena dengan santai.
"Bukannya ini adalah hal yang aneh?"
"Santai saja. Bukannya kau tidak merasakan lelah ketika berada di tempat ini?"
Yang dikatakan Elena memang benar, Adrian memang tidak meraskan lelah ketika berada di tempat ini, tapi itu sama sekali tidak menghilangkan rasa khawatir yang berada di benaknya. Beberapa saat setelahnya, Adrian nyaris aja menabrak Elena yang tiba-tiba berhenti berjalan di depannya.
"Sepertinya sudah waktunya," Ucap Elena tiba-tiba.
Adrian sempat heran dengan apa yang dikatakan oleh Elena. Apa yang ia maksud dengan waktu? Ia segera menoleh ke sampingnya dimana Elena berada.
"Apa maksud-"
Namun, Adrian terkejut ketika mendapati Elena yang sedari tadi berada di sampingnya lenyap bak di telan bumi. Tidak ada tanda-tanda keberadaan gadis itu, walaupun ia mencari-cari ke segala arah. Selain itu, ia juga menyadari bahwa pemandangan di sekitarnya sudah berubah menjadi hitam pekat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sky Train [END]
FantasyPernah kah kau melihat kereta yang melaju di udara? Rumor mengatakan kalau berhasil menaikinya, kau akan mendapatkan kebahagian! Sedangkan yang lainnya mengatakan justru kau akan mendapatkan kesialan! Tidak ada yang pernah melihat wujudnya sehingga...
![Sky Train [END]](https://img.wattpad.com/cover/370955699-64-k565626.jpg)