Di dalam ruangan yang diselimuti kegelapan, sinar rembulan yang masuk melalui jendela tidak bertirai menjadi satu-satunya sumber cahaya disana. Tak banyak barang yang ada di dalamnya. Hanya sebuah ranjang dan beberapa peralatan medis yang terlihat kompleks.
Aroma semerbak obat-obatan tercium dan memenuhi ruangan yang di dominasi warna putih tersebut. Tak ada suara lain yang hadir selain suara alat pendeteksi jantung yang berbunyi setiap dua detik sekali membuat ruangan itu menjadi sangat sunyi. Dan di atas ranjang dekat jendela, sedang terbaring seorang gadis berumur sekitar tujuh belas tahunan dengan wajah yang damai.
Kedua matanya tertutup, dan di sekitar hidung sampai mulutnya tersambung sebuah selang oksigen. Tak lupa selang lain yang menancap di kedua pergelangan tangannya dan beberapa kabel melintang di sekitar sana. Tak ada tanda-tanda bahwa ia akan segera bangun.
Sedangkan tepat di samping ranjang tersebut, tengah berdiri seorang gadis bersurai kehitaman tengah mengedarkan pandagannya ke segeala arah dengan kebingungan. Walaupun sudah berkali-kali ia lakukan, namun ia kembali menatap wajah gadis yang terbaring diatas ranjang tersebut.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Gumamnya
Dari sisi manapun ia melihatnya, wajah yang dimiliki gadis itu dengan yang dimilikinya sama persis.
"Baiklah! Tetap tenang. Aku harus menyortir pikiranku dahulu," Ucap gadis itu seraya menepuk kencang kedua pipinya yang kemudian sedikit memerah itu.
"Namaku adalah Livia, dan aku adalah salah satu petugas dunia atas yang berdinas sebagai sipir penjara. Ingatan terakhirku adalah sedang mengendarai Sky Train untuk menyelamatkan senior Elena, Irina, dan kedua manusia itu, lalu terjatuh ke dunia manusia."
"Aku tidak mati, tapi, jika aku sedang berdiri disini, siapa yang sedang tertidur disana?"
*Krek!
Tak lama setelah itu, Livia mendengar suara derit pintu yang terbuka, lantas ia segera menoleh ke sumber suara dan menemukan seorang wanita paruh baya yang memasuki ruangan disana. Wanita itu tamapk sedang membawa vas bunga segar yang selanjutnya ia letakkan di meja yang berselebahan dengan kasur yang ada disana-- tanpa sedikitpun berkontak mata dengan Livia, seakan-akan wanita itu tak bisa melihatnya.
"Siapa kau?" Tanya Livia.
Tentu saja wanita tua itu tidak menjawab -- bukan, ia bahkan tak menyadari kehadiran livia disana. Livia hanya terdiam membeku tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirinya, sedangkan wanita itu mengganti bunga yang ada di vas di atas meja, lalu duduk bersebelahan dengan gadis misterius yang sedang tertidur tersebut, semua ia lakukan dalam sunyi.
Ketika ia melihat paras wanita paruh baya tersebut, muncul rasa nostalgia di dalam dirinya. Padahal harusnya ini adalah pertama kalinya ia melihat wanita itu, tapi ia merasa kalau ia telah mengenalnya sejak lama. Ditambah, ia tidak memiliki ingatan apapun sebelum menjadi petugas di Sky TraIn.
Livia tidak mengerti lagi dengan apa yang terjadi dengannya. Ia seakan tidak diberikan waktu untuk memprosese semua hal yang terjadi padanya. Pertama, ia jatuh ke dunia manusia, tapi tidak mati. Kedua, ia menemukan gadis yang mirip dengannya sedang koma di rumah sakit. Ketiga, ia bertemu seseorang yang belum pernah ia temui, namun hati kecilnya seolah merasa rindu.
Apa yang sebenarnya terjadi pun ia tidak mengerti. Keringat dingin mulai menetes dari dahinya. Perasaan takut dan lega bercampur aduk di dalam pikirannya. Livia mengepalkan kedua tangannya dengan erat.
"Aku harus pergi menemui Adrian dan Irina."
Satu-satunya solusi yang terpikirkan oleh Livia adalah menemui dua manusia yang sebelumnya ia bantu, dan meminta mereka membantu dirinya. Walaupun tidak ada jaminan kalau mereka berdua akan bisa membantu dirinya, namun ia akan bertaruh semuanya pada pilihan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sky Train [END]
FantasyPernah kah kau melihat kereta yang melaju di udara? Rumor mengatakan kalau berhasil menaikinya, kau akan mendapatkan kebahagian! Sedangkan yang lainnya mengatakan justru kau akan mendapatkan kesialan! Tidak ada yang pernah melihat wujudnya sehingga...
![Sky Train [END]](https://img.wattpad.com/cover/370955699-64-k565626.jpg)