"Ini, kotak bekal lo."
Tadi Gaon akhirnya mengingatkan diri untuk mengirim pesan pada Rana yang waktu itu sempat ia minta ID Line-nya.
Ia ingat bahwa ia harus mengembalikan kotak bekal Rana yang ia bawa akibat insiden tabrakan waktu itu.
Dan juga, ia ingat ia ingin membicarakan sesuatu pada Rana.
Rana mengambil paper bag yang Gaon sodorkan, tanpa berniat mengucapkan terimakasih ia langsung berbalik hendak pergi.
Namun jelas Gaon mencegatnya.
"Gue mau bicara."
Rana menghentikan langkahnya, lalu berbalik untuk menatap Gaon.
"Gak ada yang perlu kita bicarakan, gak ada juga penjelasan yang mau gue dengar."
Cewek itu lalu berbalik lagi untuk benar-benar pergi dari sana.
Entahlah, Rana hanya muak berurusan dengan Gaon.
Ia iri.
Gaon menghela nafas, mencegat langkah Rana lagi.
"Kenapa lo lakuin itu?"
Dan lagi, langkah Rana terhenti, ia akhirnya memilih untuk berbalik lagi dan memilih untuk tinggal disana mendengar apa yang sebenarnya yang ingin Gaon sampaikan.
Mendengar pertanyaan Gaon, Rana mengernyit, "apa maksud lo? Lakuin apa? Yang mana?"
"Postingan base kampus. Kenapa lo posting itu?"
Rana menyilangkan tangannya, menghela nafas kasar ketika ia enggan untuk menatap Gaon.
Alihkan tatapan sebentar, lalu ia berikan tatapan remehnya pada Gaon.
"Harusnya lo berterimakasih ke gue. Gue udah go public-in hubungan lo sama O.de, lo gak perlu susah-susah speak up."
"Masalahnya itu gak benar."
"Yah, yah, terserah apapun alasan lo."
Gaon menghela nafas lagi, "itu bukan alasan, gue beneran gak pacaran sama O.de. Gue tau lo selalu gunain cara apapun buat deketin O.de, gitu juga O.de, dia juga selalu gunain cara apapun buat jauhi lo, sampai mau bilang gue itu pacarnya."
Rana mencerna, ia dalam hati diam-diam setuju dengan apa yang Gaon sampaikan.
Jika itu benar, ia sudah salah mengirim postingan itu ke base kampus. Itu hanya akan mempersulit dirinya sendiri.
"Lalu, menurut lo, apa yang harus gue lakuin sekarang?"
"Jauhi O.de."
"Apa?"
Rana lalu tertawa sarkas.
"Setelah lo tikung gue dan setelah lo secara gak langsung ambil posisi yang harusnya itu gue sekarang lo suruh gue jauhi O.de? Huh, lo mikir gak sih jadi cowok?"
Gaon mencoba menahan emosinya agar ia tidak marah.
Sebenarnya dikatai tukang tikung saja itu sudah menjengkelkan, padahal Gaon tidak ada berniat menikung siapapun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gaon got a Mission!
FanfictionMisinya menuju ulang tahunnya yang ke-19, Gaon harus berhasil mendapatkan cintanya O.de. 𝑺𝒕𝒐𝒓𝒚 𝒃𝒚: 🌎 𝑾𝒓𝒊𝒕𝒕𝒆𝒏 𝒃𝒚: 🌎 Start: 2023 November 1st End: 2024 June 18th Publish: 2024 June 29th Done: 2024 November 30th ...
