Hari ini Arjuna sudah bersiap untuk pergi dengan menggunakan motor custom warna hitam miliknya.
Dia mengenakan jaket kulit warna hitam yang dia padukan dengan kaos warna putih di dalamnya dan juga tidak lupa dengan celana jeans warna hitam andalannya.
Dia berpacu dengan kuda besinya untuk menuju ke suatu tempat. Dan beberapa saat kemudian di memberhentikan motor customnya di depan sebuah perumahan, ternyata itu adalah rumah Andina.
Dia membuka handphonenya untuk mencoba mengirim pesan pada gadis berponi itu. Beberapa menit tidak ada jawaban dan dia langsung memejet ikon telepon pada aplikasi Whatsappnya.
Panggilan pertama tidak dijawab, hingga panggilan ke tiga baru gadis berponi itu menjawabnya.
''Lo di mana Na?'' tanya Arjuna pada sambungan telepon itu.
''Di rumah"
''Keluar sekarang gue ada di depan''
''Hah ngapain Kak?''
''Ya nggak ngapa-ngapain, gue mau aja ketemu sama lo''
''Kak Arjuna'' ucap Andina tegas
''Apa Na'' jawab Arjuna dengan lembut
''Lo bercanda kan?''
''Makanya lo ke depan sekarang''
Andina langsung mematikan panggilan telepon itu dan langsung menuju ke depan rumahnya. Dan benar saja saat sampai di depan rumahnya laki-laki dengan rahang tegas dan belahan di dagunya itu ada di sana.
''Hai Na'' sapa Arjuna tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah gadis berponi itu.
''Lo ngapain Kak?''
''Kan gue udah bilang, gue mau ketemu sama lo''
''Mau apa Kak?'' tanya Andina
Sifat Andina pada Arjuna sekarang tidak sedingin biasanya, hal itu terlihat setelah kejadian dia tersesat di Bumi Perkemahan Mandalawangi saat itu.
Kira-kira kenapa ya? Apa karena Arjuna yang berhasil menyelamatkannya? Atau apa dia juga mulai menerima perasaan Arjuna? Hm hanya gadis berponi itu yang tahu.
''Gue mau ajak lo ke suatu tempat'' ajak Arjuna.
''Ke mana?''
''Rahasia''
''Kebiasaan deh'' jawab Andina kesal setelah mendengar jawaban dari Arjuna itu.
''Udah sekarang mending lo siap-siap, gue bakal tungguin lo, Ayah lo ada di rumah nggak? Gue mau izin sekalian'' ucap laki-laki berahang tegas itu.
''Nggak ada orang di rumah Kak''
''Jadi lo di rumah sendirian?''
Andina mengangguk.
''Ya udah hari ini, gue Arjuna Xaduan Elgard akan menemani seorang Tuan Putri yang bernama Andina Helianthus Gainsha, gadis cantik dengan poni di dahinya'' ucap Arjuna dengan nada candaannya itu.
''Apa sih Kak''
''Lo cepat siap-siap sekarang, gue bakal tunggu di sini''
''Gue lama kalau siap-siap'' tutur Andina memberi tahu.
''Dan gue tetap bakal nungguin lo selama apa pun itu bahkan sampai air laut kering gue bakal setia nungguin lo''
''Mulai deh tengilnya'' jawab gadis berponi itu.
Lalu Andina masuk ke dalam rumahnya dan bersiap-siap seperti yang diperintahkan Arjuna.
Dia mengenakan jaket kaos berwarna biru muda yang dia padukan dengan kaos warna putih di dalamnya dan juga celana jeans warna abu-abu.
KAMU SEDANG MEMBACA
HELIANTHUS
Teen FictionSepenggal kisah dari dua insan remaja yang memulai cerita cinta mereka di bangku SMA. Kisah tentang Arjuna Xaduan Elgard seorang murid baru yang awalnya adalah ketua anggota geng motor yang sedang mengejar gadis yang membuatnya jatuh cinta pada pand...
