MELANGKAH SEDIKIT MENDEKAT

83 44 9
                                        

Saat bel sekolah sudah berbunyi yang menandakan waktu pembelajaran sudah selesai, Andina dan Hanrita berjalan menuju ke gerbang sekolah bersama, terlihat mobil Andina sudah terparkir di depan gerbang sekolah mereka.

Tapi saat Andina ingin menghampiri mobil itu dia terkejut karena yang menjemputnya bukanlah Pak Usman melainkan adalah Surya Atmojo Ayahnya.

Lambaian tangan Surya Atmojo pun mulai terlihat dari kejauhan oleh dua sahabat itu.

‘’Halo Om’’ sapa Hanrita yang juga ikut melambaikan tangannya. 

‘’Halo Hanrita, hari ini saya yang menjemput kalian, saya akan mengajak kalian ke suatu tempat, cepat kalian masuk ke mobil sekarang’’

‘’Kali ini Hanrita pulang sendiri saja Om, Hanrita nggak mau ganggu waktu Ayah dan Tuan Putrinya ini’’ ucap Hanrita.

‘’Baiklah jika begitu Om akan memesankan taksi’’

‘’Nggak perlu Om tenang aja ‘’

‘’Ya sudah jika begitu kamu harus hati-hati pulang sendirian’’ tutur Surya Atmojo.

‘’Gue duluan’’ ucap Andina pada sahabatnya itu.

‘’Oke, cepat masuk ke dalam mobil sekarang’’ jawab Hanrita sembari membukakan pintu mobil dan melambaikan tangan kepada sahabatnya itu.

Arjuna dan Nakula yang sedari tadi memperhatikan Andina dan Hanrita dari atas motornya tiba-tiba menyalakan motor custom yang ditungganginya itu untuk menghampiri Hanrita yang masih sibuk melambaikan tangannya.

‘’Lo nggak pulang bareng sama dia?’’ tanya Arjuna di atas motor custom yang tiba-tiba sudah ada disamping Hanrita dan membuat Hanrita terkejut.

‘’Ngagetin aja Kak’’ jawab Hanrita dengan menepuk-nepuk dadanya karena terkejut.

‘’Maaf’’

‘’Ayah Andina sendiri yang jemput dia tadi, jarang-jarang banget Om Surya jemput dia sendiri kayak tadi, jadi gue nggak mau ganggu waktu mereka’’

‘’Lo naik ke motor Nakula sekarang biar dia yang anterin lo pulang’’ ucap Arjuna dengan menggelengkan kepalanya ke arah Nakula yang dari tadi hanya diam saja.

‘’Nggak usah deh Kak, takut ngerepotin Kak Nakula’’ jawab Hanrita sambil sesekali menatap Nakula.

‘’Cepet naik’’ ucap sweet ice man dengan nada dingin andalannya.

Tapi kok ada yang aneh ya? Seorang Nakula Caesar Dawala mau nganterin seorang gadis? Padahal kan selama ini?

Ahhh sudahlah! Haha betapa beruntungnya Gadis dengan pipi chubby itu.

‘’Gue duluan’’ ucap Arjuna dengan menyalakan mesin motor custom hitam dan melanjutkan perjalanannya.

‘’Gue hitung sampai tiga kalau lo masih nggak mau naik gue bakal tinggalin lo sendirian di sini’’ perintah Nakula

‘’Beneran Kak?’’ tanya Hanrita memastikan karena selama ini tidak ada sejarahnya seorang Nakula Caesar Dawala berboncengan dengan Perempuan!

‘’Satu, dua, tiga’’ ucap Nakula yang langsung mengegas motornya dan meninggalkan Hanrita.

‘’Gue belum naik Kak, kok lo main ngegas aja’’ teriak Hanrita

‘’Gue kira gue bakal jadi perempuan paling beruntung hari ini Kak, karena seorang Nakula Caesar Dawala bakal nganterin gue pulang pakai motor custom keren lo itu, tapi ternyata ekspektasi gue yang ketinggian’’ gumam Hanrita dengan raut wajahnya yang terlihat sedih.

HELIANTHUSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang