Semuanya berbeda ketika sudah semester 2, Anastasia mulai mendapatkan pembully an dari teman-teman nya seperti pada saat kelas 3 SD.
Pada saat pelajaran olahraga mereka mengadakan yang namanya bola kasti dan di pilih kelompoknya, semua teman nya menatap sinis kearahnya ketika melihat Anastasia berada di kelompok mereka.
Benar memang, arti tatapan sinis itu kepadanya karena jika ia berada di kelompoknya maka siap-siap kalau kelompoknya akan kalah dan itu benar benar terjadi.
Setelah Anastasia berhasil melemparkan bola kasti yang mana ketika ia berlari ke sebuah tanda selalu saja berakhir di lempar punggungnya, berkali-kali ia mencoba ketika berlari secepat apapun hasilnya selalu saja ia yang kena hingga punggungnya memerah.
Permainan bola kasti memang seperti ini atau ia memang sengaja di kerjai sih? Dulu saat ia bermain bola kasti tidak pernah berulang kali langsung kalah seperti ini, apa kemampuan nya berkurang semenjak jarang bermain bola kasti.
Dia tidak bisa melakukan praktek olahraga dalam bentuk bola, yang ia bisa hanyalah lompat dan lari sebuah Olahraga yang sederhana.
Anastasia berlari guna mencoba untuk meredakan emosinya dari kejadian tadi, berlari menuju ke kelasnya dan Finella menyusulnya ketika gadis itu berlari.
"Sakit na di lempar tadi?"
Pertanyaan Finella tak ia ubris, tak perlu di tanya lagi dan jelas-jelasan dia merasa sakit terkena lemparan bola kasti. Dia bisa tau mana pertanyaan mengejek atau menunjukan kekhawatiran nya, Finella termasuk menunjukan ke khawatiran nya kepada Anastasia tapi gadis itu tak peduli lagi.
Punggungnya sakit dan ia berusaha mati-matian menahan nya.

KAMU SEDANG MEMBACA
ANASTASIA✔
Short StoryBagaimana rasanya memiliki teman disekolah? Tentu sangat menyenangkan bukan? Memiliki teman, bisa diajak mengobrol, bermain, berdiskusi, dan lain-lain sebagainya tapi bagaimana jika yang terjadi seperti Anastasia ini. Anastasia selalu mendapatkan p...