20 (End)

698 28 5
                                        

Hari telah berlalu hingga terlewatkan dua bulan lamanya.

Cahaya silau menembus sebuah jendela besar yang mulai dibuka lebar-lebar.

Sang pelaku yang sudah membuka jendela menyumbulkan kepalanya keluar, menikmati udara sejuk disiang hari.

Ia menguap kecil dengan lengannya yang direnggangkan keatas,"huammng!"

"Ayo tidur lagi" Suara serak menyapanya,tapi malah membuat dirinya seolah berserakan.

Ia membalik tubuhnya,mendongak menatap wajah mengantuk yang memeluk tubuhnya paksa. "Phi..ini sudah jam 11 siang!,kau tidak ada kegiatan dikantor memang?"

Pria yang memeluknya mengecutkan bibir sexy-nya. Kepalanya bergerak untuk menggeleng dan semakin memeluk tubuh Win erat.

"Engh phi Dew lepaskan kau bau!" Win mendorong tubuh jangkung kekasihnya pelan.

Kedua jarinya menjepit hidung mancungnya. Lalu tangan lainnya melambai seolah mengusir Dew agar tidak berdekatan dengannya.

"Sayang..apa baby tidak menyukaiku?,aku sangat wangi meskipun belum mandi" Ucap Dew berjalan maju dengan kedua tangannya yang terbuka kearah Win.

Si kelinci manis malah berjalan menuju pintu dengan langkah yang cukup cepat,ia berusaha kabur keluar. Tapi ia kalah sebelum melakukannya.

"Jika aku bau,ayok kita mandi, together~" Ucap Dew,entahlah semenjak Win dibawa kerumah sakit dan dinyatakan tengah mengandung dua pasang manusia itu memiliki sifat aneh mereka masing-masing.

Dew yang menjadi semakin manja dan tidak ingin jauh dari pria cantik miliknya. Sebaliknya Win merasa ingin jauh dari Dew dengan alasan bau,dan banyak hal lain.

"Mmm..phi saja duluan,aku akan mencari baju yang akan kugunakan dulu"

"Tidak mau,cepat sayang kita mandi dulu.."

"Phi saja dulu"

"Together"

"No,kalau begitu aku saja duluan yang mandi"

"No,kita mandi bersama ya?"

"No"

"Kita-"

"Baiklah,tapi nanti aku tidak ingin tidur bersama phi" Final Win membuat Dew merenggut kesal,pria tinggi itu berjalan ke kamar mandi sendirian dan membanting pintu dengan keras.

Win tersentak kaget pastinya,tapi ia terkikik geli setelahnya. Ia menatap perutnya yang mulai membuncit, senyum diwajah kecilnya semakin lebar.

"Baby..kamu sudah puas mengerjai Daddy mm?"

Win mengusap perutnya pelan,lalu berjalan menuju lemari dan menyiapkan pakaian yang akan dikenakannya dan juga kekasihnya yang tadi merajuk.

Clekk

Pintu kamar mandi terbuka dengan Dew yang mengenakan handuk kecil yang melilit di pinggangnya dan handuk kecil yang digunakan untuk menggosok rambutnya,ia tersenyum lebar saat melihat Win menyodorkan pakaian yang disiapkannya.

Seolah lupa dengan adegan marahnya tadi hingga membanting pintu,pria dengan wajah rupawan membawa tubuh kecil kekasihnya dalam pelukannya,mencium kedua pipi lembut Win dan menggigitnya kecil.

"Bagaimana,aku sudah tidak bau kan?"

Win mengangguk saja,lalu menyampingkan tubuh besar Dew dan masuk kedalam kamar mandi,untuk membersihkan tubuhnya.

Setelah sekitar 10 menit. Win keluar dan langsung mendapatkan pelukan besar dan kecupan yang banyak membuatnya tertawa senang.

"Kau sangat harum baby" Ucap Dew terus mengecup leher jenjang Win.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 26, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

You are mine forever Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang