Panggilan mendadak itu memberi percikan kepada Ethan Jones, yang tengah merencanakan aktivitasnya sendiri.
Dengan langkah pasti menuruni tangga, dia tiba di ruang tamu tepat pada waktunya untuk melihat seorang gadis memasuki rumah sambil membawa tas tangan.
Gadis ini mengenakan topi berbentuk lonceng, dan rambutnya yang tebal berwarna oranye-merah terurai bebas di bahunya.
Ia mengenakan hoodie putih dengan tulisan "ERA" di lengan kiri dan "PEACE" di lengan kanan. Sepasang celana jins biru tua yang ramping menghiasi bagian bawah tubuhnya, dan ia mengenakan sepatu cokelat dan putih.
Sekilas, dia memancarkan aura yang bersemangat dan enerjik.
Melihat Thomas dan Linda mendekat, gadis itu membuka tangannya dan memeluk mereka dengan hangat.
"Ayah! Linda! Aku sangat merindukanmu!"
"Kami juga merindukanmu, Evelyn."
Thomas dan Linda mencium pipi gadis itu, menunjukkan kasih sayang mereka tanpa syarat.
Linda menambahkan, "Oh, Evelyn, kamu kembali tepat waktu. Aku sudah menyiapkan makan malam, yang berisi sup kepiting raja Alaska dan kerang. Ngomong-ngomong, kamu menyebutkan bahwa ada restoran sushi di San Francisco dengan California roll yang lezat. Aku pernah ditanya oleh seseorang, dan mereka menggunakan alpukat olahan sebagai pengganti ikan mentah dalam California roll mereka, sehingga menghasilkan tekstur renyah yang nikmat. Aku mencoba membuatnya hari ini; pergilah mencucinya."
"Benarkah?" Mata gadis itu berbinar. "Aku mencintaimu, Linda!"
"Aku mencintaimu juga sayang."
Saat gadis itu dengan bersemangat menuju ruang makan, Ethan, yang berdiri di belakang Thomas dan Linda, memasuki garis pandangannya.
Ketika dia melihat Ethan, dia menyapanya dengan senyum cerah. "Hai, Evelyn, selamat malam."
"Aku tidak baik-baik saja, Ethan."
Namun, gadis itu langsung kehilangan senyumnya, dengan ekspresi tegas. Sikapnya seolah Ethan berutang jutaan padanya.
"Bagaimana kau bisa berbicara kepada Ethan seperti itu?" Thomas mengungkapkan ketidaksenangannya.
"Dia saudaramu," tegasnya.
"Ya ya ya!"
Perkataan Thomas meninggikan nada bicara Evelyn, dan dia memutar matanya, sambil berkata, "Aku tahu! Ethan adalah saudaraku! Tapi aku tidak ingin menjadi saudara perempuan orang bodoh seperti itu! Oke?"
Setelah itu, dia berbalik dan naik ke atas.
Gilirannya yang tiba-tiba membuat Thomas terdiam kaku, dan Linda mencoba meredakan ketegangan, "Evelyn, waktunya makan."
"Aku tidak mau makan! Melihatnya saja membuatku marah!" seru Evelyn dengan keras.
Serentak dia menghentakkan kakinya kuat-kuat.
"Bang, bang, bang." Suara itu bergema, tangga kayu berderit karena bebannya.
Adegan ini membuat Thomas marah, dan dia berteriak, "Baiklah, jangan makan! Satu porsi saja tidak akan membuatmu kelaparan!"
Kemudian, dia menatap Ethan dan Linda sambil berkata, "Ayo pergi, kita makan."
Ethan mengangkat kepalanya, melirik ke atas.
Sosok yang menghilang itu, bahkan untuk sesaat, membuatnya mengangkat alisnya.
Seperti dikatakan Thomas, Evelyn adalah saudara perempuannya, atau lebih tepatnya, saudara pemilik aslinya, tetapi hubungan mereka...
KAMU SEDANG MEMBACA
Game Maker 1975
FantasyPada tahun 2023 yang sibuk, kehidupan Ethan berubah secara tak terduga ketika sebuah insiden tak terduga membawanya kembali ke Amerika Serikat pada tahun 1970-an. Saat itu lanskap pengembangan game masih dalam tahap awal, dengan para pelopor awal ya...
