11. Bis bicara

9.4K 564 1
                                        

Langit malam sudah tergantikan, kicauan burung menjadi alunan alam. jam sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi, semua orang kembali melakukan aktifitas nya.

tapi tidak dengan ano, anak itu masih tidur di ranjang besar milik drex dan masih diselimuti oleh selimut tebal ditambah bibir nya sedang mengemut jempol kecil nya.

untuk drex, ia sudah terbangun sejak tadi dan sekarang ia sedang dikamar mandi membersihkan diri karna hari ini drex akan pergi ke perusahaan nya.

" daddy? " ujar ano dengan mata yang masih setengah terbuka dan rambut yang berantakan. kaki kecil nya menuruni ranjang, ano keluar dari kamar dalam keadaan masih setengah sadar.

ia berjalan tak tentu arah mencari daddy nya. ketika ano ingin menuruni anak tangga, lexi menahan tubuh nya.

" baby kamu mau kemana huh?! " lexi panik. jantung nya berdebar kencang. untung ia datang tepat waktu.

sewaktu ano keluar dari kamar drex, lexi memperhatikan adik nya yang terlihat baru saja terbangun. dan lexi berniat menghampiri ano tapi malah dibuat panik karna melihat adik nya ingin menginjak anak tangga dengan keadaan mata masih terpejam.

" kakak eummm~ " ano menduselkan wajah nya di dada lexi.

" masih ngantuk hm? " tanya lexi setelah menggendong koala adik nya.

" daddy~ "

" kita turun ya? yang lain sudah menunggu baby " ucap lexi seraya menuruni tangga dan membawa ano ke meja makan.

" loh baby sudah bangun? " tanya hans yang sedang mengoleskan roti dengan selai coklat.

" aku tadi dibuat panik oleh anak kecil ini "

" ada apa? " dexter mengambil ano dari gendongan lexi dan memangku nya.

" daddy dimana lexi? " ucap vedric.

" mungkin sedang di kamar mandi, tadi ano menuruni tangga tapi mata nya masih tertutup "

" maksudnya masih belum sadar? "

" iya kak untung saja aku langsung menahan tubuh nya "

" aduhh sayang ano mencari daddy ya? "

" kak etel. daddy "

" baby " mereka melihat drex yang baru saja turun dengan setelan jas nya.

" daddy~ " ujar ano seraya melebarkan tangan nya meminta untuk di gendong dan drex menuruti nya.

" morning baby boy, tadi turun dengan siapa? " jari telunjuk ano mengarah ke lexi.

" ohhh dengan kak lexi ya " ujar drex sembari mendudukan diri nya di kursi pojok yang terpisah dengan barisan kursi lainnya.

" daddy, ano hampir terjatuh dari tangga "

" what?! kapan?? " terkejut drex. matanya menatap hans bingung.

" tadi dad. untung saja aku menahan tubuh nya " ucap lexi.

" sayang kamu tidak apa? ada yang terluka tidak? " tanya drex seraya mengubah posisi ano menjadi menghadap nya. ano hanya menggelengkan kepala nya karna ia masih mengantuk sekarang.

" tidak ada dad jangan membuat nya menangis " ujar dexter.

" sayang lain kali kalau ano terbangun tunggu daddy oke? atau panggil daddy. tidak boleh keluar sendiri dari kamar got it? "

" iyaa daddy " ano memeluk daddy nya dan menelusupkan wajah nya di leher drex.

" daddy sangat menyayangimu baby " drex mengecup pipi anak itu. ano memang bukan darah daging nya tapi ano segala nya bagi drex.

.

.

.

" daddy sama kakak jangan pulang lama lama ya ano gamau sendili " ujar ano dengan wajah sedih nya. hari ini ia sendiri karna daddy dan kakak nya akan pergi bekerja dan sekolah.

tangan nya memeluk pipo yang sudah menjadi teman bermain nya.

" baby hari ini kakak pulang cepat jadi tunggu kakak oke? " ucap hans. memang benar hari ini kuliah nya hanya 1 matkul saja. dan nanti ia akan pulang jam 10.00

" okeey ano tungguin telus "

" maafin kami ya baby, hari ini bersama bibi dulu ya? kami janji akan pulang lebih awal " drex memeluk erat anak nya dan mengecupi nya.

walaupun mereka punya kuasa tapi keluarga domino sangat disiplin dan bertanggung jawab. mereka harus profesional dalam hal pekerjaan, itu lah yang membuat perusahaan mereka semakin sukses.

tapi mereka tetap mementingkan ano. anak itu tidak sepenuhnya ditinggal oleh mereka. masing masing memantau ano dari jauh menggunakan cctv yang terpasang di mansion.

" kakak juga nanti pulang cepat " ujar lexi. anak SMA seperti nya memang pulang cepat.

" baiklah baby kami pergi dulu. love you " vedric dan dexter mengusap lembut pipi ano.

" dadahhh daddy!! dadahh kakak!! " ano melambaikan tangan nya ditemani maid yang bertugas menjaga nya.

mereka menatap ano dan membalas lambaian nya dengan senyum lebar. 4 mobil berjejer di depan mansion. salah satu mobil itu terdapat 2 orang, hans dan lexi.

mereka 1 mobil karna kuliah hans satu arah dengan sekolah lexi.

setelah melihat mobil mereka keluar dari pekarangan mansion, maid mengajak ano untuk masuk ke dalam.

" mari tuan muda kecil kita masuk ke dalam " ajak maid sopan.

" bibi, daddy dan kakak pulang nya cepat kan? " tanya ano seraya mendongak menatap bibi nya.

" iya tuan muda kecil, tuan besar dan tuan muda sudah berjanji akan pulang cepat bukan? "

" umm!! "

" nahh jadi tuan muda kecil harus menunggu mereka sebentar ya "

" okeyy bibi!! " maid tersebut tersenyum. anak tuan nya benar benar menggemaskan pantas saja mereka menyukai ano.

" tuan muda kecil ingin menonton tv? "

" iya bibi ano mau liat tayo!!! " jawab ano dengan semangat, kaki nya melompat lompat ketika melihat bibi nya menyalakan tv besar di ruang tamu.

" baiklah selagi menonton tv, bibi akan buatkan kue seperti semalam bagaimana? "

" mauuukkk!! telimakasih bibi ano sayang bibi "

" hahahah iya tuan muda kecil " ujar nancy


kartun itu sudah mengalihkan atensi ano sepenuhnya. semalam ia melihat tayo bersama keluarga nya dan sekarang bis biru itu sudah menjadi favorit ano.

bahkan pipo sudah tergeletak mengenaskan di lantai. ano mengabaikan nya.

" ano mau liat bis bicala " badan nya bergoyang kecil ketika mendengar lagu tersebut.

" tuan muda kecil ini kue dan susu nya "

" yeayy telimakasih bibi "

" sama sama tuan muda kecil "

" disini ada bis bicala ga bibi? " gumam ano

" bis bicara? "

" iya bibi cantik. sepelti tayo "

" tuan muda kecil. itu hanya kartun dan kartun tidak nyata. jadi disini tidak ada bis bicara "

" ohhh gitu ya bibi? ano gatau soalnya balu ini liat tayo " nancy tertegun. apakah maksud ano selama ini ia tidak pernah menonton tv? kasian sekali...

" sekarang tuan muda kecil bebas menonton tayo disini "

" asik!! ano mau liat tayo setiaaaap hali " setelah itu ano kembali menonton kartun nya sembari memakan kue buatan nancy. pipo? masih disana sambil menangis, boneka yang malang.

nancy menatap dalam punggung kecil ano yang sedang bertepuk tangan saat melihat atraksi dari bis biru tersebut.

tuan muda kecil beruntung menjadi keluarga domino.





aku juga suka tayo hehehe😺
💌 votment~

Keano Domino ( END )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang