24.

1.8K 74 3
                                        



  Tubuh hiro terbaring di sofa, wajahnya pucat layaknya mayat. Bibir yang sebelumnya terlihat sehat kini hanya terlihat kering dan memutih, tubuhnya menjadi dingin dengan belati yang masih tertancap di dada nya.

Alexander terdiam, melirik kepada semua anak anaknya. Demyan sendiri masih setia menatap wajah hiro teduh, ia sendiri tak tahu apa yang sedang dirinya lakukan saat ini.

Oliver tertatih dari duduknya yang langsung membuat mereka menatap ke arahnya "aku baru ingat, kita bisa menghidupkan nya kembali dengan salah satu ramuan. Aku akan membuatnya"

Ucapan nya berhasil membuat orang-orang di sana menjadi kebingungan dan hanya menunggu apa yang selanjutnya akan terjadi.

   Di sisi lain, blue -setelah kejadian tadi, ia memilih untuk pergi dengan putus asa. Ia pikir jika dia membunuh orangtua hiro, dirinya akan mendapatkan hiro. Tapi ternyata, hiro mrmilih untuk mengakhiri hidup nya setelah menolak perasaan blue.

Ya.. benar, Blue yang membunuh orang tua hiro. saat itu ia tahu karena mendapat kabar dari salah satu kelalawar peliharaan nya yang mendengar bahwa orang tua hiro mendapatkan cara untuk membebaskan hiro dari asrama.

Blue yang memang memiliki obsesi kepada hiro pun nekat untuk membunuh orang tua hiro dan membuat hiro membenci demyan, karena ia tahu jika keluarga demyan memiliki dendam kepada keluarga hiro.

Blue terduduk di ruangan nya sembari mengusak rambut nya frustasi "arghhh semua hanya sia sia" Ucapnya sembari melempar beberapa barang miliknya.

   Oliver datang membawa 1 botol yang sangat kecil yang memiliki ramuan berwarna ungu. Ia mendekat kepada demyan dan memberikan ramuan itu "sebaiknya kau yang melakukan nya, atau kau ingin aku yang melakukan nya?" Demyan langsung menatap ke arah oliver dengan tajam.

Lantas ia pun langsung menarik obat itu dan langsung meminumnya untuk mengalihkan nya pada hiro. Obat itu mengalir masuk ke tenggorokan hiro sampai tak tersisa di mulut demyan.

Setelah melepaskan ciuman itu, mereka semua menatap hiro dengan penasaran. Menunggu efek dari obat itu berfungsi -beberapa menit kemudian, masih tak ada pergerakan apapun dari hiro membuat semua orang bertanya tanya.

"Hei... Apa kau memberi obat yang benar padanya?" Tanya peter.

"Aku tak tahu... Tapi aku memberikan ramuan yang benar untuknya"

"Huh... Lagipun, sejak kapan kau bisa membuat ramuan?" Tiba-tiba demyan mencabut belati yang berada di dada hiro karena menyadari perubahan warna pada kulit nya.

Setelah itu, sebuah pergerakan kecil dari tangan hiro membuat semua nya tersenyum dan merasa lega.

Hiro membuka matanya secara perlahan, penglihatan pertamanya adalah demyan yang berada dekat dengan wajah nya "ummhh"

"Hiro... Kau selamat" Demyan segera membantu hiro untuk terduduk.

Setelah itu, hiro menatap ke sekelilingnya, semua keluarga alexander berdiri menatap ke arahnya dengan perasaan lega "sebaiknya kau membawa dia untuk beristirahat demyan" Ucap mike sebelum pergi.

Lantas demyan pun segera menggendong hiro ala bridal style dan membawanya pergi menuju kamar nya. Hiro sendiri hanya terdiam, masih mencerna apa yang terjadi. Apakah aku di hidupkan kembali? Bagaimana bisa? Kembali ke mimpi buruk bukan lah hal yang aku inginkan. Akan kah mimpi buruk ini berbeda dari sebelumnya? Batin nya mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya sehingga ia bisa hidup kembali.

Tanpa sadar, tubuhnya telah menyentuh permukaan kasur yang empuk. Tangan nya masih setia mengalung di leher demyan membuat demyan menatap dirinya "aku tak kemna mana, kau bisa melepaskan ku sekarang" Hiro tersadar dan menatap wajah demyan dengan sangat dekat.

Vampire obsession bxb (Tamat) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang