Gianna dan Geraldo sudah berada halaman belakang rumahnya. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan menuju ke kolam renang. Sesampainya di tepi kolam perlahan mereka melepaskan pakaian di tubuh mereka satu per satu, hingga tak menyisakan satu helai pun. Geraldo menuntun Gianna menuruni tangga kolam. Gianna menuruni tangga perlahan tangan kanannya memegang Geraldo sementara tangan kirinya menahan bagian bawah perut besarnya. Setelah menuruni beberapa anak tangga, Gianna duduk di tangga, air menutupi tubuhnya sebatas dada. Geraldo berpindah dan berdiri di hadapan Gianna, Ia lalu mengelus lembut perut istrinya di dalam air.
"Dingin gak baby?" tanya Geraldo ucap Geraldo sambil terus mengelus.
"engga daddyy," jawab Gianna menirukan suara anak kecil
Geraldo pun tersenyum, kemudian tangannya merangkul pinggang Gianna dan menariknya pelan ke tengah kolam renang. Tanpa basa basi Ia langsung mencium dan melumat bibir sang istri dengan penuh gairah dan sangat liar. Dengan tangannya yang bebas Geraldo mengangkat kedua kaki Gianna lalu ditautkan ke samping pinggangnya dan tangan Gianna dikalungkan ke lehernya. Geraldo langsung meremas bokong sang istri dengan kedua tangannya. Setelah puas dengan ciuman, Geraldo menciumi area leher hingga turun ke payudara Gianna yang berisi asi dan menghisap puting Gianna dengan cukup kuat membuat Gianna mengerang.
"aaaaahh sayaangg."
Geraldo meremas kedua payudaranya membuat Gianna semakin terangsang dan mengerang nikmat. Geraldo berjalan ke tepi kolam, lalu menyandarkan Gianna dengan perlahan ke tepi kolam, Ia mengangkat sedikit pantat Gianna dan mendekatkan kejantannya yang sudah menegang ke area vagina Gianna. Ia menggesekkan kejantanannya ke vagina istrinya lalu dengan satu hentakan langsung dimasukkannya.
JLEBB
"aaaaaahhhh sa yaanggg." Gianna kembali mengerang sambil menggigit bibir bagian bawahnya.
Geraldo mulai menggeraknya pinggulnya maju mundur perlahan.
"aaahh oohh aaahh babyyy nikmaatt sekalii uhhh ahhh fasstt babyy." desah Gianna
Geraldo menggerakan pinggulnya semakin cepat, sehingga perut Gianna bertabrakan dengan perutnya. Tangan Gianna memegang perut bagian bawahnya yang terguncang akibat permainan suaminya. Sementara tangan Geraldo mengusap lembut pinggang sang istri. Sesekali bibir mereka saling bertautan dengan penuh gairah.
Nafas mereka memburu, terengah-tengah, sambil sesekali mereka mengatur nafas, keringat membasahi kening mereka menyatu dengan air kolam. Hingga akhirnya mereka mencapai puncak klimaks.
"aaahhh babyyyy aku mau keluarr."
CROOTTT
Dengan cepat Geraldo menarik kejantanannya keluar agar tak mengeluarkan sperma di dalam vagina sang istri. Air kolam bercampur dengan cairan putih yang keluar dari kejantanannya.
"aaahh saaayyangggg I love youuu." Gianna memeluk erat sang suami.
Mereka pun berpelukan sesaat menikmati hangat tubuh mereka sehabis bercinta dan beristirahat sejenak untuk mengatur nafas merekayang masih terengah-engah. Tak puas dengan satu ronde, Gianna pun mendorong Geraldo duduk di tangga kolam dan Ia pun langsung memijat kejantanan Geraldo, membuat suaminya mengerang.
"aaaah uhh saaayannnggg uhhhhmm." desah Geraldo
Tiba-tiba Gianna masuk ke dalam air, sambil memegang kejantanan suaminya Ia memasukan ke dalam mulutnya lalu menghisapnya dengan cepat. Geraldo pun cukup kaget dan terkejut dengan apa yang dilakukan sang istri, namun terukir senyum bangga di bibirnya terhadap aksi istrinya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Born with Love, Just Me & You
Romance⚠️Mature Content!! ⚠️Khusus untuk 21+ 🔞 ⚠️Mengandung adegan melahirkan, sex, vulgar. Bercerita tentang sepasang suami istri yang sudah 2 tahun menikah, Geraldo & Gianna dan belum dikarunia seorang anak. Geraldo adalah seorang dokter muda spesialis...
