12 - ACCIDENT

10.7K 54 0
                                        

Tak terasa sudah 5 hari mereka berada di Bali, Gianna perlahan membuka matanya, tubuhnya berada dalam pelukan Geraldo. Mereka berdua tidur tanpa sehelai pakaian hanya berbalut selimut. Mereka menghabiskan malam terakhir mereka di Bali dengan bercinta.

Gianna memejamkan matanya kembali, untuk menikmati dirinya di dalam pelukan sang suami. Mungkin jika Ia kembali ke Jakarta Ia akan sulit memiliki waktu berdua, karena Ia akan sibuk dengan Gavrel. Geraldo pun terbangun dan mengecup bibir mungil Gianna.

"Good morning, baby." suara serak bangun tidur sang suami menyapa.

"morningg.."

Selama beberapa menit mereka berpelukan dalam diam, sesekali tangan Geraldo mengusap punggung dan pinggang Gianna.

"sayangg. Mau mandi bareng?" ucap Geraldo memecah keheningan.

"bolehh. ayok sayangg.."

Geraldo menyibak selimut yang menutupi mereka, lalu menggendong Gianna masuk ke dalam kamar mandi.

"shower or bath up?"

"shower." Gianna memilih untuk bershower saja.

Geraldo menyalakan air hangat, dan perlahan membasahi tubuh mereka. Mereka mulai saling menggosok tubuh satu sama lain. Geraldo yang dari tadi sudah menahan hasratnya untuk tidak bersetubuh dengan Gianna, akhirnya tak tahan. Ia mencium bibir Gianna di bawah pancuran air. Tentu saja Gianna sudah tahu apa yang akan dilakukan oleh sang suami, tidak mungkin suaminya melepas kesempatan begitu saja.

Geraldo menciumi pundak hingga menjalar ke leher Gianna. Tangan Gianna yang bebas memeluk punggung sang suami dan mengelusnya perlahan. Geraldo meremas kedua payudara Gianna dan mengisapnya perlahan.

"aaahh uhhmmm." Gianna mendesah.

Gianna bersandar pada dinding sambil menikmati, Geraldo yang sudah berlutut menjilati area selangkangan miliknya. Jari jemarinya masuk ke dalam lubang Gianna, vaginanya sudah basah dan mengeluarkan lendir.

"aaahh uhmm sayangg cepat masukkan."

Gianna sudah tak sabar meminta Geraldo untuk segera memasukkan kejantanannya.

"uhhm iyaa sayangg sebentarr."

Karena perut Gianna yang sudah besar, Geraldo membalikkan posisi tubuh sang istri, Gianna meletakan tangannya di dinding untuk menopang tubuhnya. Geraldo langsung memasukkan kejantanannya ke lubang Gianna dari arah belakang.

JLEBB

"aahh uhhmmm."

Geraldo mulai menggerakan pinggulnya maju dan mundur semakin cepat.

"Aaaahhh uhhhhh uhhmm aahh ahhh fassterr ahh faastt." Gianna mendesah merasakan kenikmatan.

Geraldo terus mempercepat gerakannya. Ia terus memberikan genjotan pada Gianna. Hingga mereka mencapai puncak klimaks dan melakukan pelepasan bersamaan. Geraldo mencium bibir Gianna dengan penuh gairah dan liar sebagai penutup permainan mereka. Kemudian mereka melanjutkan aktivitas mandi mereka yang sebenarnya.


***

Gianna dan Geraldo segera berkemas karena hari ini adalah waktunya mereka untuk pulang. Setelah semua masuk ke dalam koper, mereka bergegas menuju lobby. Mobil sudah disiapkan dari hotel untuk bandara.

Sebelum ke bandara mereka mampir terlebih dahulu ke pusat oleh-oleh di Bali, untuk membeli oleh-oleh untuk keluarga di Jakarta. Mereka hanya punya waktu satu jam untuk berbelanja. Setelah selesai belanja, mereka pun langsung menuju bandara I Gusti Ngurah Rai. Setelah melakukan check in, Mereka langsung menuju ruang boarding, menunggu untuk masuk ke pesawat. Dua jam berlalu, akhirnya mereka mendarat di Bandara International Soekarno Hatta, turun dari pesawat mereka langsung mengambil bagasi. Begitu mereka keluar gate, mereka disambut oleh buah hati mereka Gavrel yang digendong oleh Gabby. Gavrel tampak gembira melihat kedua orang tuanya, tangannya menjulur ke depan tanda minta digendong.

Born with Love, Just Me & YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang