BAB 11

7.1K 193 0
                                    

Kemarin aku double update guyss
Takutnya ada yang kelewat
Kemarin aku update BAB 9 sama BAB 10
Jangan sampai ke skip yaaa

Kemarin aku double update guyssTakutnya ada yang kelewatKemarin aku update BAB 9 sama BAB 10Jangan sampai ke skip yaaa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


****

Semalam terasa begitu nikmat, percintaan ternikmat yang pernah Chris rasakan. Mereka melakukannya cukup lama, dan berganti beberapa gaya. Stamina Ruby mampu menyaingi stamina Chris karena perempuan itu terpengaruh obat perangsang. Chris tersenyum menatap wajah Ruby yang masih tertidur di sampingnya, perempuan itu tertidur saat dirinya sudah lelah. Ruby begitu agresif, padahal Chris berusaha melakukannya dengan lembut agar tidak menyakiti Ruby.

Chris membenarkan posisi selimut yang menutupi tubuh Ruby, kemudian menarik tubuhnya untuk turun dari kasur. Saat dirinya berdiri, Chris melihat bercak darah di atas kasur, sedikit lebih banyak, sepertinya permainan mereka kemarin menyakiti Ruby. Milik Ruby yang masih di segel harus menerima milik Chris yang terbilang perkasa. Chris yakin setelah terbangun nanti Ruby akan kesakitan.

Chris masuk ke kamar mandi yang berada di dalam ruangan itu. Di sana, semuanya tersedia, selain kasur, ada kamar mandi, bahkan lemari yang berisi beberapa pakaian milik Chris. Laki-laki itu membuat satu ruangan kamar di ruangan kerjanya agar memudahkannya saat malas pulang ke rumah, atau tidak sempat pulang. Chris jadi bisa tidur di sini, dan juga berganti pakaiannya.

Chris keluar dari kamar mandi dengan mengenakan jubah mandi, rambutnya basah, dan Chris membiarkannya begitu. Matanya menatap ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 9 pagi. Semua pegawai pasti sudah berada di kantor dan bekerja seperti biasa. Mata Chris kembali menatap ke arah kasur di mana Ruby masih tertidur dengan pulas.

Chris tersenyum lagi, mengetahui kenyataan dia laki-laki pertama Ruby membuatnya merasa begitu senang. Chris tidak akan membiarkan laki-laki lain menyentuh Ruby-nya. Ya, Chris memutuskan untuk menjadikan Ruby miliknya, dia yang menerobos perempuan itu untuk pertama kali, maka Ruby menjadi miliknya sepenuhnya. Tidak ada yang boleh menyentuh Ruby-nya selain dirinya.

Chris melepaskan jubah mandi yang menutupi tubuhnya, tidak merasa malu sama sekali bertelanjang di depan Ruby yang masih menutup matanya. Chris tidak peduli jika nanti Ruby membuka mata, toh, mereka sudah saling melihat tubuh masing-masing. Chris mengambil pakaiannya yang berada di dalam lemari, mengenakan kemeja, dan juga celana bahannya.

Selagi memakai dasi yang senada di lehernya, Chris melangkahkan kakinya mendekati Ruby. Laki-laki itu kembali tersenyum melihat wajah damai Ruby saat tertidur. Perempuan itu memiliki nyali yang hebat karena berani meledek Chris, dan bahkan mengaku sudah di pakai banyak laki-laki hanya demi menghindari hubungan seks bersamanya. Memikirkan itu malah membuat Chris terkekeh geli, dia bahkan sampai percaya dengan semua ucapan Ruby.

Oh, My Boss!! (Sudah Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang