Fahri POV
Selesai menyisir aku lihat Annisa berdiri dan jalan menuju kasur yang aku duduki, aku hanya diam, karna hanya itu yang bisa aku lakukan.
Tiba tiba dengan refleks aku memanggil namanya.
"Hmm Annisa!" Refleks ku.
"Ya?" Jawabnya singkat,aku bingung mau bicara apa
"Apa kamu tidak malu menikah denganku?" Tanyaku padanya
"Untuk apa malu Fahri, walaupun kamu bukan anak ustadz, kiai, ulama atau siapa saja, aku yakin jika Allah berkehendak pasti terjadi" jawabnya meyakinkan
"Kamu seperti Sofie, Annisa" kataku, dan dia hanya tersenyum.
Annisa POV
Sofie siapa ya? Dalam hati aku bertanya
Mungkin dia teman Fahri di Cairo, aku tidak ingin menanyakannya karna aku sudah lelah dan ingin segera tidur untuk bangun besok pagi.Jam 3.30 WIB
Aku melihat jam dan ternyata baru jam 3.30 am, aku bangun lalu masuk kamar mandi cuci muka dan melihat, orang disampingku sedang tidur pulas sekali
Aku menyalakan TV dan membesarkan suhu AC ruangan dikamarku, karna hari sudah pagi dan udara pagi sangat segar, jam menunjukan pukul 04.30 WIB. Lalu aku membangunkan Fahri, uhh ternyata susah sekali membangukannya.
Dengan nada pelan,sedang,sampai keras pun dia tidak merespon, lalu aku guncangkan saja tubuhnya dan akhirnya....
Bersambung, ditunggu ya kelanjutannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Dua Hati [REVISI]
Duchowe[WARNING!! SEBAGIAN CERITA DI PRIVATE FOLLOW ME IF YOU WANT TO SEE A FULL PART!!] Ketika cinta itu datang, aku bahagia namun kenapa harus ada cinta yang lain - Annisa Syifa A Berusaha untuk adil dan menyatukan mereka, tapi kenapa tidak bisa - Fahri...