18

5.6K 139 1
                                    

Fahri POV

Aku jahat? Yaa tapi ingat hanya untuk Sofie, tidak untuk yang lain. Entah, tapi aku rasa Sofie tidak se semangat dulu waktu di Mesir, padahal aku sudah mengundang kakanya untuk menemani dia. Aku tidak tahu, sikapku ke Sofie ini baik atau tidak tapi aku hanya ingin yang terbaik untuknya. Soal penyakitnya, aku percaya aku sangat percaya tetapi itu hanya caraku untuk menyadarkan Sofie bahwa aku ditakdirkan bukan untuknya hanya itu. Dan sekarang semuanya kacau, caraku menjauhinya hanya akan menyakiti hati Annisa aku tidak tahu kenapa mereka berdua seakan terikat? Kenapa mereka berdua seakan sudah mengenal lama?

"Fahrii.." Aku mendengar ada yang memanggilku

"Hmm... Gimana yaa rasanya kalo satu ruangan sama sahabat sendiri??" Tanya Annisa, aku tidak tahu arah pembicaraannya dia termasuk misterius.

"Maksud kamu?" Tanyaku, benar ini pertanyaan yang ambigu. Aku mempunyai banyak sahabat dan hampir semua sahabatku pernah satu ruangan denganku

"Masa kamu nggak ngerti sih, ini tuh sama aja kayak kode Fahri" jawab Annisa, kode? Tumben Annisa nge kode dulu biasanya langsung ngomong

"To the point aja An, jangan kayak anak ABG mainnya kode" kataku

"Kamu punya istri berapa sih?" Tanya Annisa, Sofie lagi? Ya Allah oke aku jahat

"Satu"

"Fahriii"

"Hehehehe dua sama Sofie"

"Yaudah kamu tuh harus temenin Sofie, ya kalo kamu nggak mau anggap dia sebagai istri kamu, ya anggap dia sebagai sahabat kamu, sahabat susah kamu waktu di Mesir" kata Annisa sambil berlalu pergi

🌵🌵🌵

Sofie POV

Tugas. Aku bingung siapa sih pencipta kata 'tugas' itu? Sehebat apa sih? Sampai bisa bikin kata 'tugas' walaupun aku sudah kerja tapi bikin presentasi itu masih harus puter otak, karna kepuasan client itu penting, dan sekarang baru juga 3 hari punya suami udah di kasih tugas presentasi sama pak Lukman.

"Kalo lagi kerja itu lampunya nggak boleh mati" kata seseorang, siapa ya

"Kalo lagi main laptop itu nggak boleh di pangku Sof" katanya lagi karna lampunya udah nyala jadinya keliatan yang ngomong siapa

Fahri

Tumben yaa kesini hehehe mau ngapain yaa?

"Bikin presentasi?" Tanya nya

"Iyaa" jawabku singkat antara ribet sama bad mood

"Buat siapa?" Tanyanya lagi, udah tau dia bos nya ya buat dia lah hadeh..

"Buat pak bos yang lagi cuti 3 hari, terus pak bos nya minta tolong anak buahnya buat nyuruh bawahannya untuk bikin tugas presentasi" jawabku, hmm... Ambigu

"Udah selesai?" Tanya Fahri lagi, ya Allah Fahri banyak banget pertanyaannya

"Fahri, sebenernya kamu kesini mau apa si? Kalo mau ngomong serius buruan aku dengerin kalo enggak yaudah diem, sutt.. Jangan ngomong. Aku lagi buntu nih presentasi dari pak Lukman nyeselin nggak bisa-bisa padahal udah aku download filenya, aku bingung bangettt" jawabku panjang dan garuk kepala, ini tuh udah ke sekian kali download file nya dan tetep gagal

"Nih kamu harus buka filenya, jangan kamu download, kamu copy aja..." Dan seterusnya, hmm... Jadi gini enaknya punya suami, kalo lagi susah ada yang bantuin, huft.. Enak yaa jadi Annisa setiap hari kalo ada apa-apa tinggal minta tolong

Satu jam kemudian...

Huft.. Alhamdulillah, lega akhirnya selesai. Kenapa pas di kerjain sama Fahri gampang banget, giliran aku kok susah ya? Dan aku nggak tau kenapa malam ini Fahri ada disini, harusnya kan dia temenin Annisa di kamarnya

"Fahri.. Kenapa kamu ada disini? Kenapa nggak sama Annisa aja? Terus kalo kamu nanti misalkan nih yaa ini cuma misalkan yaa Fahri kalo misalkan kamu tidur disini, terus kak Viola tidur dimana?" Tanyaku, entah tapi malam ini aku seperti berbicara dengan temanku Fahri, bukan suami tapi temanku di Mesir

"Aku suka kamu kembali Sofie, tetap seperti ini, kamu yang bawel, kamu yang kadang manja tapi nggak tau tempat, kamu yang dewasa dengan pemikiran kamu sendiri, kamu yang supel sama orang lain, tetap menjadi seperti ini ya sayang" sayang? Itu Fahri yang bicara, dan dia langsung pergi keluar sebelum aku menjawab perkataannya , ya Allah apakah Kau sudah menyayangiku dan membuka hati Fahri?

Cinta Dua Hati [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang