9

3.5K 107 0
                                    

Sofie POV

Aku bingung sama sikap Fahri tadi siang, kenapa dia keliatan marah banget ya? Kan aku cuma angkat telpnya dia aja, terus juga kenapa namanya special banget si pake acara ada " my dear " segala, jadi kesel sendiri deh.

Eh tunggu, kenapa Fahri nyebut si Annisa itu pake kata " my dear " kalau gak ada apa-apa pake nama aja juga bisa, apa mungkin dia itu..

Gak bisa aku harus tau, kalo Fahri gak mau kasih tau, biar si Annisa itu yang ngasih tau sebenarnya, aku harus cari alamatnya

Oh,, ternyata ini alamatnya  jl. Swadaya 3 no 15 jakarta selatan oke aku bakal cari tau siapa Annisa itu

Ternyata gak susah cari alamat gadis itu, ternyata tuhan selalu berpihak sama aku

Tengnongg.. Tengnongg..

Annisa POV

Itu pasti Fahri, kalian pasti bingung kenapa aku manggil suami aku gak pake kata kata 'mas atau 'bang atau 'kak, sebenarnya aku gak suka embel-embel itu, aku lebih suka panggil nama aja daripada panggil pake kata kata mas atau bang apa lagi kak, bukan selera aku hehe

Pada saat aku bukan pintu..

" aku Sofie, anda Annisa?" Tanya perempuan cantik dengan dress ala barbie doll selutut dengan rambut di gerai, berbeda dengan aku yang hanya menggunakan celana panjang dengan kardigan pink baby dan kerudung segi empat.

" i..iya saya Annisa, anda cari siapa ya?" Jawab aku gugup

" aku ingin bicara sama kamu, boleh kan?" Tanya Sofie

" iya silah kan masuk" aku mempersilahkan Sofie masuk

" sebelumnya aku Sofie Ramadhya Aisyah, aku pacarnya Fahri " Sofie buka obrolan yang langsung bikin aku shock seketika

" HAH!! Pacar?!, kamu bercanda? " aku langsung jawab itu dengan spontan

" gak aku gak bercanda, kamu siapanya Fahri?" Tanya Sofie dengan santai

" aku.. Aku.. Aku istrinya Fahri" jawab aku gugup

" APA?! Kamu jangan bercanda, Fahri belum menikah, dia akan menikah sama aku, kamu jangan bercanda Annisa" jawab Sofie yang bikin aku bener-bener bingung

" yang seharusnya bercanda itu kamu Sofie, kamu datang dan langsung mengaku sebagai pacar Fahri, aku tau suami aku kayak apa, dia gak bakal mau pacaran, dengan seenaknya kamu mengaku dan sangat membanggakan hal itu, kamu belajar dimana?" Tanya aku yang emosi sama dia, suasana hati aku belum tenang dia datang dengan seenaknya mengaku sebagai pacar suamiku

" Annisa, aku mohon sama kamu ceraikan Fahri, biarkan aku bersamanya, aku sangat mencintainya Annisa, aku gak bisa jauh darinya, aku ingin bahagia disisa hidup aku, aku mohon sama kamu Annisa " jawab Sofie yang memohon sama aku untuk menceraikan Fahri

" kamu udah gila? Aku gak mungkin minta cerai sama Fahri, mendingan kamu pergi aja dari sini!" Jawab aku yang udah stres sama kata-kata Sofie tadi

Pada saat Sofie ingin berbicara, tiba-tiba...

...............................................................

Hayy aku update, gpp readernya cuma 8 yang penting ada yang baca

Abstrak gak helas, gapapa ya aku juga masih belajar

Makasih

Cinta Dua Hati [REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang