HAPPY READING
18
Felix semakin tidak lagi bisa mendengar suara Joker ketika suara tangisnya terdengar lebih keras.
"I'm okay, baby. I'm okay—"
"—Maybe when the time is right, you will find me again. And i think i'll miss you forever."
Suara terputus bersamaan dengan rekaman yang selesai. Meninggalkan Felix dalam tangisan yang sama sekali tak mereda.
"—Felix."
"Felix."
"Felix!"
Sontak laki-laki manis itu membuka matanya ketika tubuhnya hampir terjatuh dari kasur. Cepat-cepat ia melirik pada sekitarnya lalu menemukan sesosok asing yang tengah berkacak pinggang, melihatnya tak senang.
Tunggu, dia ada dimana? Lalu— lelaki muda di hadapannya kini itu siapa?
Ragu-ragu Felix mengernyitkan wajahnya, "S-siapa?"
Lelaki itu membulat tak percaya, "Hah? Siapa kata kau?"
Kemudian lelaki tersebut mendecak-decak, "Sana cuci muka! Masih di alam mimpi sepertinya kau ini!"
Felix yang tak mengerti lantas memegang kepalanya yang tiba-tiba terasa begitu ngilu dan sakit, membuat lelaki tadi lantas panik dan memegang kedua bahu Felix.
"Loh, loh, Felix! kenapa?!"
Suasana tiba-tiba menghening ketika tiada satupun yang memulai percakapan lagi. Lelaki tadi hanya terdiam, masih panik— namun tidak lagi berbicara ketika laki-laki manis di hadapannya berhenti mengaduh sembari memegang kepalanya.
"... Felix?"
"... Fel, kau kenapa?"
Dan kemudian,
laki-laki manis itu mengingat siapa dirinya yang sesungguhnya.
©hmnhynjn
Namanya Felix Mourningblood. Salah satu pemuda yang hidup di abad dengan kecanggihan era modern masa kini. Hari ini, aktivitas berjalan seperti biasa. Setiap manusia turut sibuk akan rutinitas yang harus mereka kerjakan.
Sudah mendekati pukul enam sore. Jaemin sudah pulang setelah tadi membuat pemuda itu kesal karena harus menunggu Jaemin untuk menjemputnya di depan kampus selama dua jam.
Hari ini berlalu sesuai dengan apa yang biasanya terjadi. Tiada hari tanpa percekcokan antara kedua anak manusia itu.
Untungnya Jaemin sudah pulang dari rumah Felix beberapa saat yang lalu, membuat keadaan kembali tenang.
Pemuda itu melenguh seiring dengan tubuhnya yang terjatuh di atas kasur empuk. Rasanya sudah lama sekali ia tidak tidur di atas ranjang seempuk ini.
Matanya menatap kosong ke atas. Hembusan nafas terdengar begitu pelan keluar dari bibir pemuda itu. Felix kembali merasakan sesuatu yang aneh di dalam dirinya.
Bayang-bayang kilasan tidak menentu mulai menggangu benak pemuda itu. Felix merengut kesal.
Jadi selama ini yang telah ia lalui bersama pria tampan itu hanya— mimpi?
YOU ARE READING
Mr. Sunshine
FanfictionHYUNJIN-FELIX ⚠⚠WARNING⚠⚠ Rated: R-Restricted [17+] Genre: Fanfiction, Romance, Historical, Fantasy Tags: #fluffy, #abusive, #psychological, #hiddenagenda, #humantrafficking, #1970s, #doubleidentity, #mentalillnesses, #rape, #violance, #death Felix...
