VOTE AND COMMENT!!
SORRY FOR TYPO
Jam baru saja menunjukkan pukul 4 pagi, Yeonjun terbangun dari tidurnya karena hawa dingin yang menusuk.
"Ugh" Lelaki manis yang baru saja terbangun itu mencoba duduk tapi tidak bisa karena sang kekasih yang memeluk erat pinggangnya.
Yeonjun dengan malas melepaskan pelukan Soobin dan berjalan kearah balkon kamarnya, Yeonjun keluar dengan selimut yang masih memeluk tubuhnya.
"Dinginnya..." Ternyata benar sesuai dugaannya, salju mulai turun menutupi jalanan negaranya.
Yeonjun kembali masuk, ia mematikan AC dan menyalakan penghangat ruangan lalu kembali naik ke atas ranjangnya dan lanjut masuk ke dalam pelukan Soobin.
.
.
.
"Yeonjun" Soobin menepuk pelan pipi Yeonjun agar terbangun.
"Ugh...." Yeonjun menggeliat tidak nyaman lalu kembali memeluk Soobin.
"Nanti aja..." Ucapnya dengan mata tertutup.
Dengan inisiatifnya tersendiri Soobin menggendong Yeonjun ala bridal style lalu membawanya ke dapur kerena keluarganya sudah menunggunya untuk sarapan bersama.
"Eh! turun binn, malu nanti kalau dilihat mamah"
Yeonjun memberontak dalam gendongan Soobin, Soobin tidak berkutik sedikit pun dengan pergerakan yang dibuat Yeonjun, hingga Yeonjun menggigit pundaknya, terpaksa Soobin menurunkan Yeonjun untuk berjalan sendiri.
"Pagi ma" Yeonjun duduk di salah satu bangku diikuti dengan Soobin yang duduk disebelahnya.
"Pagi anak mamah" Seokjin membalas dengan senyuman khasnya.
Yeonjun menyenderkan tubuhnya pada Soobin yang tengah duduk diam dengan segelas teh hangat di tangannya.
Yeonjun lanjut memainkan handphone Soobin karena handphonenya masih di kamar.
Hawanya tidak sedingin pagi tadi, mungkin penghangat ruangannya sudah dinyalakan. Jadi Yeonjun masih betah duduk tanpa pakaian yang tebal.
"Beomgyu mana mah?" Tanya Yeonjun.
"Itu" Seokjin menunjuk tangga dengan dagunya.
Yeonjun menoleh dan mendapati Beomgyu yang tengah jalan dengan baju tidur pororo-nya.
Satu persatu orang tadi mulai memakan sarapan mereka dengan lahap.
"Beomgyu kamu hari ini sekolah?" Tanya Seokjin pada anak bungsunya.
"Engga kayaknya mah" Jawab Beomgyu setelah menyelesaikan makannnya.
"Kamu Yeonjun, ada kelas?"
"Engga mah" Yeonjun dengan gelengannya.
Perbincangan ringan terus berlanjut hingga satu persatu dari mereka pergi untuk kegiatan masing-masing.
"Kamu rencananya mau kemana?" Yeonjun bertanya pada Soobin saat sudah di dalam kamar.
"Mau ke kantor" Jawab Soobin.
"Kenapa mau ikut?"
"Maulah" Jawabnya dengan semangat.
Yeonjun langsung bersiap-siap dengan sweater kebesarannya dan celana cargonya, begitupun dengan Soobin yang berganti baju dengan bajunya yabg kemaren.
"Udah?"
KAMU SEDANG MEMBACA
CEO Tampan || Soobjun
RandomYeonjun adalah seorang maha siswa biasa yang tidak sengaja bertemu dengan Soobin, yang mungkin akan jadi pendamping hidupnya. Tetapi diantara kedekatan mereka berdua ada banyak orang diluar sana yang tidak mendukung pasangan ini. Tetapi di tidak k...
