manusia tidak ada yang sempurna, semua pasti sama dihadapan Allah
-Aimar Arshad Ar Rasyid-
pukul 20.00
seluruh santri santriah dikumpulkan di aula, sontak mereka bingung ada apakah ini, mengapa tiba-tiba dikumpulkan?, apakah ada razia mendadak?, mereka pun sangat bingung. Alma yang penasaran pun bertanya kepada ustadzah Nadhifah, ustadzah Nadhifah adalah salah satu ustadzah yang sangat akrab kepada Alma, namun nihil, ustadzah Nadhifah tidak memberi tau malahan menyuruh Alma untuk bersabar, karena suasana aula sangat kacau maka ustadz nashron dan Gus Aimar membuka suara
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh, disini kamu mengumpulkan kalian untuk memberi tau sesuatu" ucap ustadz nashron
"apa nih penasaran"
"ada apa ya?"
"wahh jangan jangan ada yng melanggar peraturan nih"
"fix ini mba Alma sihh, soalnya tadi kacau gara' dia"
"real pasti ini gegara mba Alma sih"
ucap para santri santriah yang sedikit membuat Aimar emosi, tapi Mereka juga tidak salah, mengapa?, karena semenjak kejadian tadi, santri dihebohkan karena Alma ketahuan tidur di pohon rambutan, sebenarnya Alma tidak naik ke pohon rambutan, namun ia tertidur ditempat duduk tapi sangat tinggi, makanya tdi Aimar segera menyuruh Alma untuk turun.
Suasana semakin ricuh, banyak yang suudzon terhadap Alma, karena Aimar sangat tidak enak terhadap Alma akhirnya Aimar menyuruh ustadz nashron dan ustadzah Nadhifah membuka suara
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh semua harap tenang" ucap ustadz nashron
"jadi saya mengumpulkan kalian disini ingin memberitahukan sesuatu"
"lusa kita akan ziarah ke menara Kudus, jadi saya mohon kalian mempersiapkan diri dari sekarang, fahimtum?"
"fahimna ustadz" jawab mereka serentak
"sekian dari saya,mungkin Gus Aimar mau menambahkan wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhh" ucap ustadz nashron
ustadz nashron pun memberikan mic kepada Aimar, Aimar menerima mic tersebut
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh" salam Aimar
" barang yang dibawa untuk ziarah, sudah ditempel di Mading, jadi kalian baca" ucap Aimar
"dan saya peringatkan lagi, janganlah suudzon, suudzon adalah perbuatan yang dibenci Allah" sindir Gus Aimar
santriah disana pun sangat panik akibat sindiran Aimar, salah satu dari mereka pun membuka suara untuk meminta maaf kepada Alma, tapi Aimar sudah lebih dulu menutup pembicaraan.
"Sekian dari saya, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhh, ohh iya atas nama Salma Rahmania Az Zaqran, segera menemui Abah di ndalem" ucap Aimar dengan wajah datar
"dipanggil nihh sama si Agus, sana buru"ucap Dilla
"ga, gwe Gamau" ucap Alma
"gwe seret ya lu, buruannn" ucap Dilla
"iya iyaa ahh bawel" ucap Alma
"selamat menjalankan hukumann" ledek Dilla
"Ye" ucap Alma sambil memutar kan bola matanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Pancaran Sepertiga Malam
Teen Fiction!!ALUR CERITA!! NO PLAGIARISM ALLOWED!! Seorang gadis bernama Salma Rahmania Az Zaqran adalah gadis yang berandal dan tak taat aturan, bisa dibilang gadis itu jauh dari pandangan keluarganya yang sangat alim. Gadis itu dimasukkan ke penjara suci ber...
