.
.
.
.
.
.
.
____________________
Sorepun tiba, Alma dan Aimar sedang bersiap siap untuk pulang ke ponpes Hidayatul Qur'an, Alma sedari tdi hanya melihat para lelaki yang sibuk membereskan barangnya.
"Akmal sini deh" panggil Alma, yang melihat seorang lelaki sedang asyik beres beres
"ada apa mba?" tanya Akmal lalu menghampirinya
"kemarin kamu bawa mobil Abang buat ke polres?" tanya Alma
"iya mba, emang kenapa?" tanya Akmal
"sekarang disini mobilnya?" tanya Alma lagi
"iyaa mba" ucap Akmal
"ohh yaudahh, eh mba Alma mau nanya deh mal, Abangmu klo lebaran ngasih THR ngga?" tanya Alma
"wahh iya mba, nominalnya gede" ucap Alma sambil tersenyum licik melirik abangnya
"kemarin dapet apa?" tanya Alma yang kekepoan
"saya cuma dapet dua juta, sedangkan yang lain tuju juta, jahat banget emang" ucap Akmal
"MAMPUSS" ucap Alma meledek
"udah siap?, ayo berangkat" ajak Aimar
iklan dari author tersayang
jadi disini Akmal itu digambarkan orang yang dingin dan tegas seperti Aimar tpi dia sedikit berbeda dengan Aimar, Aimar hanya memiliki sifat tegas dan dingin jika Akmal aga sedikit humble, nahhh sikap Akmal akan berubah 180 derajat jika bersama keluarganya, bahasanya pun berubah, tidak seperti saat beliau mengajar atau menjaga di ponpes
lanjut cerita ya??
"sudah mas sudah siap" ucap Alma
"mari kita berangkat" ucap Aimar dengan raut wajah khasnya yang selalu datar
"ayo, gasabar dehh mau ikut takbiran" ucap Alma
"iya zaujati" ucap Aimar sambil tersenyum hangat menatap wajah Alma
mereka pun menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menitan, memang jaraknya tidak terlalu jauh.
"mas, ganyangka besok lebaran ya" ucap Alma
"iya sayang, kamu mau THR apa dari saya?" tanya Aimar
"boleh request emang?" tanya Alma balik
"boleh dong sayang kamu mau apa hm?" ucap Aimar
"sini Alma bisikin" ucap Alma
"Alma mau punya Dede utun " bisik Alma
Aimar yang mendengar hal itu telinganya langsung memerah, ia sekuat tenaga menahan senyumnya, Aimar langsung melanjutkan menyetir, untung saja mereka hanya berdua dimobil.
sebenarnya Aimar sudah dilarang berulang kali oleh Rafka agar tidak menyetir mobil, namun Aimar tetap kekeuh ingin menyupir sendiri, dan pada akhirnya Aimar menyupir sendiri dan hanya berdua dengan Alma semobil.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pancaran Sepertiga Malam
Teen Fiction!!ALUR CERITA!! NO PLAGIARISM ALLOWED!! Seorang gadis bernama Salma Rahmania Az Zaqran adalah gadis yang berandal dan tak taat aturan, bisa dibilang gadis itu jauh dari pandangan keluarganya yang sangat alim. Gadis itu dimasukkan ke penjara suci ber...
