Bab 31.| persiapan halal bihalal para ulama

1K 45 9
                                        

.
.
.
.
.
.
.
.
.
___________________

"sudah sudah ayo dimakan" ucap ummah Laila

"baik ummah" ucap Aimar

mereka pun fokus memakan makanannya masing-masing, setelah makan mereka pun sibuk berbincang-bincang mengenai acara esok, mulai dari transportasi dan lain sebagainya

"nak Rafka" panggil Abah Ahmad kepada Rafka

"iya bah bagaimana" jawab Rafka sambil mendekatkan telinganya sambil menunduk

"besok kamu mau naik mobil sendiri?" tanya Abah Ahmad

"Saya nurut saja bah" ucap Rafka

"saya ikut mobil kamu bagaimana?, mobil saya mau dipakai buat antar lomba santri besok, jadi apakah saya boleh menumpang di mobilmu nak?" ucap Abah Ahmad

"boleh bah dengan senang hati bah" ucap Rafka

"nanti kamu tidur sama Akmal ya nak?" ucap Abah Ahmad

"baik bah" ucap Rafka

"sudah biasaa bah, kan setiap Rafka kesini tidurnya sama Akmal" ucap Akmal

"bang aim" panggil Akmal

"hm?" jawab Aimar

"besok sepertinya kita memerlukan the razeer buat menjaga sekitar pondok Al Muhajirin" ucap Akmal, Alma yang mendengar kata the Razeer pun bingung dan sedikit kaget

"wait wait, the Razeer?" ucap Alma

"kenapa mba?" tanya Akmal

"kaya familiar" ucap Alma sambil mengingat sesuatu

flashback

2 tahun lalu sebelum Alma mondok

"raa lu tau kan anak Elazer ngajak ribut lagi?" ucap Zareen (masih ingat Zareen ada di bab kabur )

"hah? buat ulah apalagi mereka?" tanya Rara (Alma)

"mereka hampir ngerusak markas kita anjg" ucap Zareen

"SHIT, SIALAN BERANI BERANINYA MEREKA" ucap Rara

"ayo Ra bikin formasi merapat" ucap Zareen

"yang lain bikin formasi" perintah Rara kepada anggotanya

"siap ketua" ucap mereka serentak

mereka pun membuat formasi dan yap taklama geng Elazer mulai mendekati altarez (geng Alma), disitulah mereka memulai peperangan yang cukup besar, ditengah tengah mereka melakukan aksi, ada satu geng motor yang mendekat ke arah kericuhan tersebut.

ketua geng motor tersebut mengangkat pistol dan melepaskan peluru pistol ke arah langit yang artinya hentikan.

"KALIAN BISA HENTIKAN PERBUATAN INI!" ucap lelaki dari geng motor tersebut

mereka tak mempedulikan ucapan pria tersebut, hingga pada akhirnya pria itu mulai turun tangan untuk memisahkan peperangan tersebut

"WOYY DASAR SIALAN, NGAPAIN LU IKUT CAMPUR KOCAK" teriak Rara kepada lelaki itu

Rara pun melihat nama geng motor tersebut yang tertera dijaket pria tersebut
"the Razeer" ia pun mulai melihat nama yng tertera di jaket pria tersebut "Arshad captain of the Razeer"

"DIKIRA KEREN LU BEGITU SHAD" teriak zeerea (Dilla)

pria itu menggunakan helm dan mukanya tidak terlihat sama sekali oleh mereka tapi karena ciri khasnya zeerea berhasil mengenalinya (di bab kabur ada adegan si zeerea atau Dilla manggil Gus Aimar dengan panggilan Arshad, masih inget?, nahh ini alasannya mengapa rea memanggil Gus Aimar dengan panggilan Arshad)

Pancaran Sepertiga MalamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang