🌞🌞
pukul 12.00
Mereka kini sedang perjalanan pulang menuju pesantren, setelah kemarin mereka berziarah, Mereka memutuskan untuk pulang hari ini, saat sedang asik menyupir mobil, Aimar mendapatkan panggilan telepon dari sahabatnya,mereka berteman sejak kecil, karena orang tua mereka selalu berkumpul untuk membicarakan ponpes masing masing
Drtt Drttt
"halo Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh ada apa?"
"gus Aim dirumah?"
"Saya lagi perjalanan pulang, habis dari Kudus, emang ada perlu apa Gus Zan?"
"Saya dan Gus rafzan mau main ke ponpes"
"Sore aja bagaimana, in Syaa Allah saya sudah sampai"
"yaudah Gus saya kesana sore"
"Cuma sama rafzan?, yang lain?"
"Gus lupa?, kan mereka sedang kuliah ke luar negeri"
"ohh iya, maklum sangking sibuknya"
"iya iyaa sipaling pengantin baru"
"tau dari mana Gus?"
"dari kiyai Ahmad"
"yasudah saya mau fokus menyupir dulu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhh"
"wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhh"
tutt tuut
"Siapa?" tanya Alma
"sahabat saya" ucap Aimar
"laki kan?" tanya Alma
"menurut kamu?" ucap Aimar
"ishh cuek banget, bikin mood rusak" ucap Alma
"Saya sedang menyupir Alma..." ucap Aimar
"dihh sini gantian, orang tadi ngomong pake hp seru banget, giliran sama Alma kaya ngomong sama musuh, Gus ngga sayang ya?" ucap Alma
"Astaghfirullah, tidak zaujati, kamu mau apa hm?" ucap Aimar
"ngga mood" ucap Alma
"beneran gamau?" ucap Aimar
"diturutin kan?" tanya Alma
"tergantung" ucap Aimar
"emm, besok Minggu kumpul yok Gus, Alma kangen sama Abi umi sama Abang juga, bagaimana kita makan bareng, sekalian ummah Abah diajak" ucap Alma
"boleh, sekalian syukuran" ucap Aimar
"Syukuran apa?" tanya Alma
"Syukuran dalam rangka cabang kantor saya menambah di kota jakarta" ucap Aimar
Alma yang kagetpun terbelalak, ia tidak tahu jika selama ini Aimar memiliki kantor.
"emang Gus punya kantor?, Gus CEO ya?" ucap Alma
"iya, Alhamdulillah saya memiliki lima cabang" ucap Aimar
"hahh??, masa sih?, kok bisa?, Gus kan dulu kuliah di Kairo Mesir kan?, kenapa bisa bikin kantor? cabangnya banyak lagi, Abi aja cabangnya cuma dua, itupun ngeluh terus gara' bolak balik" ucap Alma
"iya, itupun sebenarnya saya disuruh Abah buat meneruskan kantor Abah, tpi saya pikir lagi, jika cuma ada satu kantor apakah kantor itu selalu berkembang dengan baik, makanya saya membuat lagi di beberapa kota, tpi yang asli dari Abah cuma disini, di Semarang" ucap Aimar
KAMU SEDANG MEMBACA
Pancaran Sepertiga Malam
Teen Fiction!!ALUR CERITA!! NO PLAGIARISM ALLOWED!! Seorang gadis bernama Salma Rahmania Az Zaqran adalah gadis yang berandal dan tak taat aturan, bisa dibilang gadis itu jauh dari pandangan keluarganya yang sangat alim. Gadis itu dimasukkan ke penjara suci ber...
