Selepas berbicara dengan Sakura, Pangeran Sasuke menghampiri Pangeran Kagami yang tengah bersama Pangeran Shisui duduk di depan rumah penduduk yang digunakan untuk bermalam.
"Sampai kapan kalian di sini?" suara Pangeran Sasuke mengalihkan perhatian mereka berdua, menatap Pangeran Sasuke yang mengambil satu kursi untuk diduduki dengan menghadap Pangeran Kagami, sedangkan di tengah-tengah mereka terdapat Pangeran Shishui.
"Oh. Apa kau hendak mengusir kami?" respons Pangeran Kagami dengan senyum miring.
Sasuke menatap dengan tenang Pangeran Kagami selagi mengambil cangkir mini untuk menuangkan sake dan kemudian di minum olehnya.
"Nanti siang, Pangeran Sasuke." Sahut Pangeran Shishui, ia bisa merasakan aura tidak ramah dari kedua saudaranya ini.
Sasuke meneguk sake di cangkir hingga tandas, kemudian memainkan cangkirnya di atas meja, menggoyangkan cangkir selagi matanya sesekali ke arah Pangeran Kagami.
"Ayolah. Kalian ada masalah? Biasanya kalian begitu akrab." Pangeran Shishui merasakan perbedaan jauh di antara dua saudara yang biasanya akrab.
"Aku sudah mendengar sekilas mengenai masalah di dareah perbatasan. Jadi, kalian sudah dapat informasi apa saja mengenai pemimpin desa dari Kerajaan Hozuki yang baru?" Sasuke bertanya topik keberadaan dua pangeran.
"Hanya pemimpin desa yang sok jagoan. Merasa hebat sedikit, mereka jadi besar kepala. Ingin kembali mengambil hak Kerajaan Uchiha." Jelas Pangeran Kagami.
"Hmm, dia seorang pemuda yang kekar. Ahli memanah dan bela diri. Menurut prajurit bayangan, namanya Koushi Niguki. Orang itu merasa dirinya begitu hebat, faktor tambahannya karena mendapat dukungan dari rakyat di Desa Nagami hingga berani merebut kembali wilayah kekuasaan Uchiha." Timpal Pangeran Shishui.
"Melawan pemberontak seperti dia pasti menarik." Timpal Sasuke.
"Begitu aku mendengar masalah ini. Aku seketika mengingatmu, Pangeran Sasuke. Jika ada kau, kau pasti yang paling cekatan mengambil alih." Ucap Pangeran Shishui.
"Hmm, ya. Jika tidak bersama istriku, aku pasti akan ikut kalian menumpas pemimpin desa itu." Balas Sasuke.
Pangeran Kagami tertawa, tawa yang terdengar mengejek. "Ha ha, istri palsumu?"
Pangeran Shishui terdiam, ia cukup terkejut mendengar perkataan Pangeran Kagami, setahu dirinya Pangeran Sasuke benar menikah dengan gadis Haruno itu, bahkan akan memiliki anak.
Rahang Pangeran Sasuke mengetat, pangeran menahan emosinya karena dirinya sudah paham karakter Pangeran Kagami. Pangeran balas tersenyum miring, "Siapa yang kau sebut istri palsu? Kau lihat sendiri upacara pernikahan kami, adakah yang palsu?"
Pangeran Kagami balas menyeringai, "Oh. Ayolah, Pangeran Sasuke. Apa aku perlu katakan pada keluarga Uchiha bahwa kalian melakukan kebohongan yang besar? Layak untuk dijatuhi hukuman cambuk, atau lebih dari itu."
Pangeran Sasuke memberi senyum menantang, memainkan lirikan matanya yang licik. "Bicara tentang hukuman. Perlukah aku bicarakan pada Yang Mulia Raja bahwa seorang Pangeran Uchiha memerkosa gadis lima belas tahun dan membunuhnya?"
Pangeran Shishui tidak bodoh, ia paham kedua saudaranya tengah mengancam. Pangeran Shishui jadi tahu rahasia dari kedua pangeran tersebut.
Mata Pangeran Kagami menajam, rahangnya mengetat dengan gigi saling bergemeletuk, tampak menahan amarahnya.
Pangeran Sasuke menatap datar pada Pangeran Kagami, "Sakura istriku, Pangeran Kagami. Siapapun yang mengganggu istriku, berhadapan denganku. Mungkin istriku bisa menoleransimu, tapi suaminya tidak."
KAMU SEDANG MEMBACA
SHACKLES
Fanfiction21++ 《23》 Haruno Sakura, seorang tabib yang dipaksa menerima misi membunuh seorang pangeran di Kerajaan Uchiha. Uchiha Sasuke ialah pangeran yang menjadi sasaran pembunuhan oleh seseorang, sosok yang terkenal dingin dan tak tersentuh semakin memper...
