"Baby aku merindukan mu kenapa kau terlihat sangat sibuk akhir-akhir ini" Rajuk noval. Ia memeluk vano erat dengan mengerucut kan bibirnya.
"Maafin vano ya bang, vano ada beberapa masalah yang harus di selesai kan" Jawab vano ia juga merasa sedikit bersalah karena beberapa hari ini sibuk dengan urusan Clara hingga mengabaikan kekasih tampannya itu.
"Masalah? Apa baby butuh bantuan abang buat menyelesaikan nya" Tanya noval.
"Tidak perlu ini hanya masalah kecil" Jawab vano tersenyum dengan mengelus punggung noval pelan.
"Baiklah tapi jika perlu sesuatu kau jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada ku" Ucap noval yang di angguki oleh vano.
Vano memeluk noval. Ia merasa bersalah karena sudah membohongi noval jika dia bukanlah devano yang asli.
Vano hanya takut, ia takut bagaimana jika saat noval tau noval menjadi membencinya dan memilih untuk pergi meninggalkan nya, tidak ia tidak ingin itu terjadi.
"Ada apa baby" Tanya noval saat melihat vano terdiam di peluk kan nya.
"Bang noval sayang vano gak?" Tanya vano mendongak menatap kearah noval yang terlihat bingung dengan pertanyaan nya.
"Tentu saja, itu tidak perlu di tanyakan lagi" Jawab noval dengan bersungguh-sungguh.
"Bagaimana jika vano bukanlah vano?" Tanya vano pelan.
Noval teridiam bingung dengan pertanyaan kekasihnya itu, apa yang vano maksud.
"Apa maksud mu baby, kau ya kau" Tanya noval bingung.
"Emm ti- tidak lupakan saja" Ucap vano gugup ia benar-benar takut untuk berkata jujur dengan noval saat ini.
Noval hanya diam ia tau jika vano sedang menyembunyikan sesuatu dari nya, namun ia juga tidak ingin memaksa vano untuk mengatakan nya.
"Baiklah kalau begitu ayo kita masuk kelas, bel sebentar lagi akan berbunyi" Ajak noval lalu mereka berdua kembali berlalu ke kelas masing-masing.
Skipp... Malam hari...
Di markas...
"Gue mau lo selidiki sesuatu" Ucap vano.
"Apa lagi yang harus di selidiki" Tanya Jimmy bingung, jika tentang masalah clara ia sudah yakin jika bukti yang mereka miliki Sudah lebih dari cukup untuk menjatuhkan wanita itu.
"Gue mau lo selidiki siapa saja yang membantu clara selain pak tua itu, jika melihat dari rencananya yang selama ini berhasil dengan mulus mustahil jika tidak ada campur tangan dari orang lain lagi" Jawab vano datar.
"Hm lo benar, selama ini clara selalu berhasil menyembunyikan identitas nya dari ayah lo, padahal kan ayah lo itu mafia yang cukup terkenal akan kecerdasan nya namun clara bisa menutupi kejahatan nya dengan sangat baik" Ucap Jimmy membenarkan, itu sedikit masuk akal memang.
"Tapi siapa yang membantu clara" Ucap Jimmy pelan.
"Apa itu ada kaitannya dengan mafia diamond" Gumam vano pelan.
"Tapi jika itu benar, kenapa mereka mau membantu clara? Apa keluarga mu bermusuhan dengan ketua mereka" Tanya Jimmy.
"Tentu itu bisa saja terjadi" Jawab vano datar.
"Lalu jika dia bisa membantu clara selama ini bukan kah itu tandanya ia selalu mengawasi setiap gerak gerik kita" Ucap Jimmy memandang sekitar nya dengan teliti.
"Hm memang" Ucap vano ber smirk dan memandang datar guci yang ada di pojok ruangan itu sekarang. Lengan nya terangkat mengarahkan pistolnya kesana dan...
KAMU SEDANG MEMBACA
antagonis licik [End]
RomanceCerita gak jelas, gak suka gak usah baca jangan ninggalin komentar jelek kalian. Cerita pertama!!! BL/GAY/HOMO AREA!!!! ⚠️⚠️ HOMOFOBIA JANGAN DEKET-DEKET?!!!! 🚫❌❌ seorang pemuda bernama devardi rezza bimantara berusia 18 tahun. seseorang pemuda y...
![antagonis licik [End]](https://img.wattpad.com/cover/383751791-64-k140082.jpg)