flashback Jimmy....
Jimmy berjalan terburu-buru untuk mencari vano yang tadi pergi tanpa memberi tahu akan kemana.
"Lo kemana si van bikin gue khawatir aja" Seru Jimmy, ia berjalan cepat ke mobilnya untuk kembali ke apartemen nya, memang sial ia tidak membawa laptopnya untuk melacak keberadaan vano jadi dia harus kembali dulu.
Saat tiba Jimmy langsung turun dari mobilnya namun suara seseorang menghentikan nya.
"Dimana vano" Tanya noval yang tidak sengaja melihat Jimmy tadi jadi ia menanyakan keberadaan kekasihnya yang tidak memberinya kabar dari pulang sekolah tadi.
"Lo ganggu anjing gue mau cari vano" Ucap Jimmy, ia mengabaikan keberadaan vano tanpa memperdulikan noval yang mengikuti nya ia kembali berjalan memasuki apartemen nya.
Jimmy dengan terburu-buru memasuki kamarnya dan mengambil laptopnya yang tentu di ikuti oleh noval. Terserah ia mau di katakan tidak sopan sekarang yang ada di pikiran nya hanya vano seorang.
Jimmy terlihat serius melacak keberadaan vano dan ia berhasil menemukan titik di mana vano berada namun titik itu selalu menghilang lalu tidak lama muncul kembali begitu seterusnya sehingga membuat Jimmy sedikit kesulitan melihat tempat yang di datangi vano.
"Ck, kenapa gini sih bangsat" Teriak Jimmy frustasi ia tidak pernah sesusah ini dalam melacak sesuatu seperti sekarang.
"Minggir" Ucap noval mendorong Jimmy hingga berdiri dari duduknya dan ia segera mengantikan Jimmy mengutak-atik laptop itu hingga tidak lama bingo...
"Ketemu" Ucap noval melihat keberadaan vano.
Jimmy mendekat untuk melihat di mana vano, namun ia terdiam saat mengetahui dimana vano berada.
"Itu di hutan kan?? Ngapain vano ke hutan" Ucap Jimmy bingung namun noval terus mengamati titik di mana vano berada hingga tidak lama ia membulatkan matanya.
"Markas diamond" Gumam noval lalu ia dengan terburu-buru bangkit dari duduknya dan segera berlalu untuk menyusul vano di ikuti oleh Jimmy.
'Dari mana noval tau tentang mafia diamond' batin Jimmy memandang noval bingung.
'Gue yakin jika noval bukan orang sembarangan' batin Jimmy, setelah melihat kemampuan noval dalam melacak yang ia saja seorang hacker terkenal tidak bisa serta noval yang mengetahui tentang mafia diamond tidak mungkin jika noval orang biasa. Ia akan memikirkan itu nanti yang terpenting sekarang hanya vano.
Setelah 30 menitan mereka akhirnya tiba di sebuah bangunan yang nampak besar namun sudah tua.
Noval turun dan langsung masuk kedalam ruangan itu yang di ikuti oleh Jimmy dan anak buah noval yang memang noval suruh datang kesana.
Jimmy terdiam menegang saat baru memasuki ruangan itu melihat vano yang di todong pistol oleh seorang pria hingga membuat nafasnya tercekat begitu pun dengan noval.
Noval dengan cepat mengarahkan pelatuknya kearah pria yang akan menembak vano hingga membuat suara tembakan yang membuat suasana menjadi hening.
Dor...
flashback off.
Noval terlihat memasuki kamar apartemen nya dengan vano yang masih berada di pundaknya tampak pasrah saja.
Saat memasuki kamarnya noval segera menutup pintu kamarnya dan mendudukan vano di kasurnya.
"Baby kau" Ucap noval frustasi saat melihat vano dengan tubuh yang di tutupi dengan darah serta pipi gembilnya yang tertutup darah namun masih menatap noval polos dengan mata bulatnya seolah anak bayi yang malang.
KAMU SEDANG MEMBACA
antagonis licik [End]
RomanceCerita gak jelas, gak suka gak usah baca jangan ninggalin komentar jelek kalian. Cerita pertama!!! BL/GAY/HOMO AREA!!!! ⚠️⚠️ HOMOFOBIA JANGAN DEKET-DEKET?!!!! 🚫❌❌ seorang pemuda bernama devardi rezza bimantara berusia 18 tahun. seseorang pemuda y...
![antagonis licik [End]](https://img.wattpad.com/cover/383751791-64-k140082.jpg)