Sembilanbelas|membaik

44 5 1
                                        

Hello babe. gmna kabar??
sehatt la ye, okdeh
Enjoy...

•HAPPY READING•

"SAMPAI AKHIRNYA KITA MENUTUP MATA, CINTA GUE KE LO NGGAK
AKAN PUDAR SAMA SEKALI"

°MAHESA ENZO ZAX°

"Mahesa bisa jelasin mah.., jangan salah paham dulu"

"Mamah mau bicara empat mata sama kamu Mahesa. Mamah tau kalian lagi berantem"ucap Sinta lalu mendekat ke ranjang tidur Saira.

"Saira, kamu istrirahat saja ya sayang, mamah sama Mahesa mau keluar sebentar, ada yang mau di bicarakan"Sinta mengelus rambut Saira lembut, Saira mengangguk pelan

Mahesa dan Sinta keluar dari ruangan, lalu duduk.

"Jelasin Mahesa"pintah Sinta menatap Mahesa.

Dengan jantung yang berdebar, Mahesa tidak kuasa menceritakan semuanya. Apalagi masalah ciumannya dengan cewek lain.

"Saira lagi hamil mah"jawab Mahesa

Sinta membulatkan matanya, terkejut. Hatinya senang, tetapi di landa kesedihan kembali, ketika ia tahu bahwa rumah tangga anaknya sedang tidak baik baik saja.

"Mamah janji jangan marahin Mahesa ya?, Mahesa bakal jawab jujur."ucapnya masih merasakan takut di hatinya.

"huh...., yaudah nggak mamah marah, tapi jujur sama mamah oke?"Mahesa mengangguk cepat.

Mahesa mulai menceritakan semuanya, dari awal hingga akhirnya permasalahan mereka. Sinta melihat jelas anak laki laki nya yang biasanya jarang menangis, kini menangis sambil merengek.

"hiks...., gimana mah..., hiks...., Saira mau kan maafin Hesa?.. Hesa nggak mau pisah mah..., mahesa bentar lagi jadi ayah, Hesa nggak mau kehilangan mereka"Mahesa menangis sejadi jadinya, sambil merengek pada mamahnya.

"udah..., udah.., ayo Ikut mamah, kita selesaikan masalah kalian ya..., kasian anak kalian. Seharusnya kalian saling sayang di saat dia datang, ini malah berantem, sedih itu baby nya"jelas Sinta sambil mengelus pundak Mahesa, seraya menenangkan.

Mahesa menepis air matanya, lalu mengangguk.

Mereka berdua masuk kedalam kamar rawat Saira.Mereka melihat Saira yang masih istrhat, mereka berdua menunggu di sofa.

✨✨✨

"Kak Hesa berubah..., dulu suka banget ke Riyu. Apa Riyu kurang mantep ya??"gumam Riyu sambil berjalan keluar supermarket.

"Kira kira kak Hesa, suka nggak ya.. sama kecupan Riyu??. Iya sih salah..., cuma cewek itu nggak bisa egois, kak Hesa minta bukti cinta, yaudah Riyu tunjukin"ucapnya Masih berjalan.

Tiba tiba seorang lelaki tidak sengaja menyenggolnya.

"iiiiihhh..., kalau jalan liat liat goblok!"ketus Riyu melirik sinis.

Lelaki itu menoleh."sory.., Lo bilang apa?"lalu menghampiri Riyu.

"Jalan itu liat liat!"

"kok jadi maki maki ke gue sih?!, lo yang jalan nggak liat liat, malah sambil ngomong sendiri lagi. Sinting"ketus cowok itu tak kalah dari Riyu.

"Bukannya minta maaf..., malah nyolot"emosi Riyu sudah menguap uap.

Cowok itu menggaruk tengkuknya yang tak gatal."udah deh ya..., males berurusan sama orang sinting"setelah mengakatakan itu, cowok itu melangkah pergi meninggalkan Riyu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 08, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

MAHESACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang