Sudah setengah bulan berlalu, Sakura mengisi harinya dengan kekosongan, lebih tepatnya rasa bosan karena dirinya benar-benar tidak melakukan hal apapun kecuali menikmati waktu bersantainya di Vila milik Uchiha.
Keseharian Sakura hanya menikmati hamparan laut luas, walaupun mendatangkan ketenangan namun Sakura juga merasa kesepian, seolah ia tengah dikurung oleh sangkar emas yang disediakan Sasuke untuknya.
Sesekali ia mengecek ponselnya, kerjaan Sakura saat ini hanya akan membalas pesan dari pria itu saja.
"Apa dia benar-benar akan mengurungku satu bulan di sini ?!" Rutuknya yang tampak mulai bosan.
Sebenarnya ia belum berkeliling Vila karena belum ada waktu untuk itu, bagaimana tidak, Sasuke tak membiarkannya istirahat dengan benar hampir setengah bulan ini.
"Hahh... kenapa aku jadi merasa seperti wanita simpanannya."
Sakura keluar dari kamar, di Vila ini hanya terdapat satu pelayan yang sibuk membersihkan Vilanya dan Satu Koki yang menyiapkan makanannya serta dua orang penjaga.
Untuk mengusir kebosanannya Sakura menelusuri beberapa ruangan, seperti ruang Piano yang menarik perhatian Sakura.
"Aku baru tau kalo dia suka bermain Piano."
Sakura kembali menelusuri ruangan lainnya, namun saat membuka ruangan yang terletak di paling ujung itu, matanya langsung tertuju pada sebuah bingkai foto yang menunjukan senyuman kebahagian dari seorang remaja pria dan gadis yang tampak anggun dan cantik dengan surai panjangnya.
Langkah Sakura semakin mendekat, menggapai bingkai foto itu, walapun banyak bingkai foto lainnya yang masih tersusun rapi bahkan bingkai foto keluarga yang tercetak jelas di dinding kamar, namun mata Sakura hanya terfokuskan pada senyuman lebar remaja pria itu.
"Aku suka aroma bunga Lavender yang memberikanku ketenangan."
Sakura membaca kata-kata yang ada foto itu, dan yah, rasa sesak menjalar di relung hatinya. Lantas mengapa ia harus merasa sakit karenanya ?
Bukankah setiap orang mempunyai masa lalu, dan apakah gadis ini adalah cinta pertamanya ?
Sakura memejamkan matanya sejenak, berusaha untuk tidak overthingking.
"Kayaknya aku berada di antara masalalu dan masa depannya."
Diletakkannya kembali foto itu, dan suara seseorang dibelakangnya membuat Sakura tersentak.
"Nona, ternyata anda yang membuka kamar utama ini ?"
"Ah ya, kau membuatku terkejut." Sakura mengelus dadanya yang masih sedikit merasa nyeri mengetahui ada gadis lain yang dulunya bisa membuat Sasuke tersenyum lebar seperti itu.
"Maaf nona, Kamar ini sudah lama tidak digunakan dan aku jarang membersihkannya, kupikir di sini akan sedikit berdebu."
Sakura melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu, jelas begitu banyak rasa penasaran dan pertanyaan yang ingin Sakura layangkan pada pelayan yang sudah lama bekerja di sini.
"Ada sesuatu yang ingin kutanyakan, bukankah kamu sudah lama bekerja menjaga Vila ini ?"
"Ya Nona, dulunya aku sering ke Vila ini untuk membantu ibukku, namun ibu saat ini sedang sakit jadi aku yang menggantikannya."
Sakura mengangguk,"Itu.. apa kamu mengenal gadis yang ada di foto itu ?"
"Tentu saja, bahkan semua orang mengenalnya ! Dia adalah Putri Bangsawan Hyuga."
Sakura memang mengenal bangsawan Hyuga, namun dia hanya pernah bertemu dengan Hanabi Hyuga dan wajahnya tidak terlihat sama dengan yang ada di foto.
"Jadi, apa dia Hinata Hyuga ?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Bos ! Cintai Aku
FanfictionWarning R-18+[Dipenuhi pesona Bos yang menolak Red Flag !] ___________________ Setelah mendengar kabar pertunangan Bos nya yang ia sukai secara diam-diam, Haruno Sakura memilih undur diri dari perusahaan raksasa Uchiha Corp. "Bagaimana Kalo aku na...
