"Aku merasa kamu menjadi lebih diam akhir-akhir ini."
Perkataan Sasuke membuat wanita yang tengah menikmati sarapan paginya itu tersentak kaget, dan dengan gelagapan meminum jus tomatnya.
"Dan sejak kapan kamu juga suka jus tomat, Sakura ? Bukankah kamu bilang tidak menyukai buah yang asam itu."
Uhukk—uhukkk
Sasuke menghela nafas berat, dan mengusap pundak Sakura yang terbatuk-batuk.
"Pelan-pelan sayang, aku tidak akan meminta jika kamu menyukainya."
Sakura meringis, sepertinya ia tidak bisa bersikap tenang saat Sasuke terus memperhatikan perubahan sikapnya.
"Maaf, aku hanya sedang memikirkan sesuatu."
Sasuke mendengus, "Dasar, untuk apa meminta maaf. Aku hanya sedang mengkhawatirkanmu Sakura, dan hal apa yang sedang mengganggu pikiranmu itu."
Sakura meremas dress yang sedang di kenakannya, "Takut kamu balikan sama mantan, haha."
'Ugh, apa aku salah membuat alasan ?'
Melihat diamnya Sasuke jelas membuat Sakura merutuki kebodohannya saat ini, tampak ada jeda untuk Sasuke memikirkan dengan serius perkataan Sakura.
"Apa kamu baru melihat sesuatu yang membuat mu berpikir seperti itu ? Cukup aneh, karena kamu tidak mengkhawatirkan lagi pertunanganku."
Deg
Ah, sepertinya percakapan mereka kali ini akan berakhir panjang dan tidak menyenangkan, namun sialnya hanya hal itulah yang mengganggu pikirannya saat ini, dan juga untuk menutupi sejenak kemungkinan lainnya yang akan membuat runyam suasana.
"Yah, aku melihat foto masa remajamu dengan gadis cantik bersurai indigo, di sana kamu terlihat sangat bahagia."
Sasuke tampak bungkam sejenak, sebelum menghela nafas berat, "Lebih baik jika kamu memintaku untuk membahas hubunganku dengan Karin daripada Gadis itu."
Sakura mengernyitkan dahinya, segitu frustasinya kah dia sampai tidak ingin mengingat kembali kenangan masa lalunya.
"Apa dia yang telah menorehkan luka besar di hatimu ?"
Sasuke mengendikan bahunya acuh, "Tidak, aku benci sebuah penghianatan."
"—Lebih tepatnya tidak ingin mengingatkan kembali Harga diri Uchiha ku yang jatuh pada saat itu, lagi pula untuk apa memikirkan kembali kenangan yang sangat dibenci oleh kakek Madara."
Sakura mengangguk paham, jika pembicaraan tentang gadis itu sudah menyangkut keluarga besar Uchiha, mungkin ada masalah yang cukup serius di dalamnya.
"Apa kamu masih mencintainya ?"
Ah ! Sasuke tampak menatapnya dengan pandangan terkejut, membuat jantung Sakura bergemuruh kencang, tidak ! Jangan bilang Sasuke masih menaruh hati pada gadis itu !
"Bodoh !"
Ctak.
"Awww!"
Sasuke menyentil dahi lebar Sakura yang membuatnya meringis kesakitan.
"Untuk apa kamu menanyakan cintaku pada wanita lain selain dirimu, Sakura."
"Apa ?? Lantas untuk apa kamu bersikap terkejut seperti itu !"
Sasuke mendengus, "Tentu saja aku terkejut, ku pikir lebih baik kamu menanyakan apakah aku mencintaimu dari pada mencintainya."
Belum sempat sakura melanjutkan perkataannya, Sasuke telah berdiri mengecup kilas keningnya dan berlalu begitu saja meninggalkan dirinya dengan kebingungan karena sebuah perkataan yang terkesan ambigu itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bos ! Cintai Aku
FanfictionWarning R-18+[Dipenuhi pesona Bos yang menolak Red Flag !] ___________________ Setelah mendengar kabar pertunangan Bos nya yang ia sukai secara diam-diam, Haruno Sakura memilih undur diri dari perusahaan raksasa Uchiha Corp. "Bagaimana Kalo aku na...
