Mulai possesive nih

1K 97 5
                                        

Sakura Pov

Oh astaga ! Seluruh tubuhku rasanya tidak bisa digerakan, dan semuanya terasa sangat sakit. Aku tak menyangka dia akan segila itu semalaman, bahkan kami baru saja bisa tidur pukul 4 dini hari.

Hukuman yang benar-benar gila membuatku bekerja tanpa henti semalaman, aku masih memikirkan alasan apa yang membuatnya segila itu, apa hanya karena aku berdansa dengan Gaara-san ?

Dia bahkan tak terlihat lelah sedikitpun, bahkan ia bisa tertidur pulas saat hanya aku yang merasakan sakitnya ! Bukankah itu tidak adil.

Wajah tampannya ini membuatku bisa menerima prilaku yang tidak adil itu ! Hah... Sakura, kenapa kau begitu lemah dengan wajah Iblis ini !

Kalau dipikir-pikir...  aku tak meyangka bisa melihat wajah dengan pahatan  sempurna ini dari jarak yang begitu dekat.

Sial ! Kenapa dia harus sangat tampan ! Oh tuhan, lihatlah hidungnya yang mancung ini, bahkan lalat bisa main prosotan disana ! Dan bulu mata lentiknya itu, bisa melindungi onyxnya dari debu selama ini, kulitnya... kenapa itu terlihat sangat lembab, tanganku mulai gatal ingin menelusuri wajahnya !!

"Sakura..."

Pov End

Emeraldnya mengerjap beberapa kali, saat suara berat nan serak pria itu menghentikan gerakan tangan Sakura yang akan menggapai hidung mancungnya.

"Apa semalam tidak cukup ?"

Onyxnya terbuka, tangannya menggenggam jari jemari itu, mengecupnya lembut, membuat pipi Sakura merona seketika.

"Ya?! Oh..tidakk.."

Sasuke menyeringai seksi, "Apa saat ini... aku harus melakukan Service untukmu ?"

"Apaa ?! Bukann..Ah tidakk..."

Melihat wajah panik Sakura-nya yang sudah semerah buah tomat kesukaannya itu, membuat dengusan geli keluar dari bibir kissablenya.

"Kamu tau... rasanya setiap aku membuka mata dipagi hari, hanya sosokmu yang ingin ku lihat pertama kalinya seperti saat ini." Dibawanya tubuh mungil itu kedalam pelukan hangatnya.

"Apa..mungkinkah kita bisa seperti ini terus setiap paginya ?"

Sasuke terdiam sejenak,"Yaa.. aku akan mengusahkannya Sakura, aku hanya minta kesabaranmu untuk kita segera menjadi satu."

Sakura membenamkan wajahnya yang sudah sangat merah kedada bidang Sasuke, menghirup aroma maskulin yang tetap menguar padahal pria itu telah mandi keringat semalaman.

"Aku masih mengira ini seperti mimpi... ternyata aku benar-benar telah menghabiskan akhir pekan dengan dirinya yang ada...didalam diriku."

Keesokan harinya...

Sakura menghembuskan nafas panjang berulang kali, setelah kepulangan mereka dari suna, Sasuke semakin terang-terangan menunjukan perasaannya, mulai dari makan siang bersama bahkan pria itu tidak mengizinkan dirinya untuk pergi dari ruangannya.

Jika bukan izin keluar karena Sakit perut, mungkin ia akan terjebak diruangan pria itu sampai malam.

"Sakuraaa ! Astaga jidat, kau menghilang seperti ditelan bumi !"

Sakura tersentak saat Ino menghampirinya yang sedang memesan Americano.

"Hahh... Ino, kamu membuatku terkejut."

Ino berkacang pinggang, "Ada apa denganmu hari ini ?! Apa dia benar-benar selalu membuatmu lembur semalaman ?!"

"Sstt... Ino kecilkan suaramu, Baka pig." Sakura segera menyeret sahabatnya itu keluar dari sana.

Bos ! Cintai AkuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang