"Time's up!"
Queen menghela nafas, ujian terakhir hari ini ditutup dengan Sains. Padahal Queen sangat anti yang namanya Sains.
"Bajingan lah ini semua"
Queen menoleh ke arah Selena "Gapapa, lo pengen jadi model kan? Ga perlu sains."
"Ya iya sih! Tapi kalo gue jadinya ga lulus gimana?" Selena mendengus sebal
"Bilang bokap lo lah. Lo kan tajir" Queen mengerdikkan bahunya, kemudian keluar dari kelas.
Ada satu hal yang membuat Queen sedikit senang hari ini sampai-sampai tidak memperdulikan hasil ujiannya.
Laskar Jelek: gue udah di pos satpam
Senyum Queen merekah indah "Gue duluan ya"
"Tumben"
"Ada janji" Queen nyengir "Babaii!!"
Sambil berlari kecil karena tidak sabar bertemu Laskar, Queen menyempatkan diri lebih dulu untuk merias diri di toilet sekolah.
Merasa sudah cantik paripurna, Queen menarik nafas kuat-kuat sebelum melangkah keluar dari toilet.
Jantungnya terpompa semakin kuat ketika melihat Laskar yang benar-benar berdiri di pos satpam dengan snapback yang ia pakai terbalik.
Ganteng... - Queen bersumpah demi buah kedondong yang ada di taman perumahan, kalau seumur hidupnya hanya Lee Taeyong dan Laskar Suryatama yang ia puji ganteng lebih dari 20 kali.
"Sorry lama" ucap Queen
Laskar menoleh, kemudian tersenyum "Engga. Ada yang ketinggalan ga?"
Queen menggeleng "Kita mau ke mana sih?"
"Jalan-jalan. Itung-itung lo refreshing selesai ujian" ucap Laskar "Kita naik angkot gapapa kan?"
"Gapapa" Ucap Queen yang mengerenyitkan dahinya karena silau
Laskar melepas topinya, kemudian menaruhnya di kepala Queen "Nyebrang dulu ya" ia mengulurkan tangannya, seolah menyuruh Queen untuk menggandengnya
Akhirnya, meski deg-degan, Queen menyambut tangan Laskar dan menggandengnya menyebrangi jalan raya yang tengah padat.
Laskar... Gue ga tau bunda ngidam apa pas hamil lo... Tapi lo ganteng banget... - Queen membatin, menatap sisi wajah Laskar yang di matanya berkali-kali lipat lebih tampan dari biasanya.
Sudah sampai di sebrang jalan, Queen tidak melepas, Laskar juga sama enggannya. Entahlah, Laskar diam-diam juga nyaman.
Laskar menghentikan satu angkot dan meminta Queen untuk duduk di paling pojok, hingga ia bisa memastikan bahwa di samping Queen hanya ada dirinya.
"Jadi kita mau ke mana sebenernya?" Tanya Queen yang penasaran betulan
"Mau ke karaoke" Ucap Laskar sambil tertawa kecil
"Tiba-tiba banget??" Queen mengangkat kedua alisnya--kaget "Lo ga nyewa LC kan? ATAU GUE MAU DIJUAL?"
Laskar melotot "Anjir mulutnya..." Kemudian ia menoleh ke orang-orang yang sudah memandang mereka dengan tatapan menghakimi "Engga Bu, ga gitu... Hehe... Bercanda dia..."
"Gue ngajak lo ke karaoke soalnya lo suka nyanyi. Ga ada ya maksud gue ngejadiin lu LC. Dikira gue udah gila?" Laskar mendecak sebal
"Ya siapa tau..." Queen cemberut
Laskar menggeleng, heran.
"Bukannya lo besok masih ada satu ujian lagi?" Tanya Queen
"Iya, tapi cuma PJOK. Gue belajar ga belajar tetep ga bisa, mending nyerah" Ucap Laskar, pasrah apa adanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
#2 From : Laskar
FanfictionApakah kalian percaya dengan cinta pandangan pertama? Kalau menurut Laskar sih itu bullshit, tapi setelah bertemu dengan Salsa semua pandangannya berubah drastis! Masa transisi dari anak kecil bunda menjadi remaja yang punya rasa penasaran tinggi me...
