Musim liburan kali ini Laskar awali dengan menginap di villa si kembar. Syukurlah setidaknya Laskar tidak harus dikurung di kamar setelah kegagalannya menempati peringkat 5 besar di semester lalu.
Mendengar mobil Mahen sudah sampai di depan, Laskar segera berpamitan dengan ayah dan bundanya.
"Di sana jangan aneh-aneh, jaga diri, jaga temen-temen" Ucap Windi
"Iya bunda... Uangnya?" Laskar mengulurkan tangannya
"Minta ayah" Windi segera melengos pergi, sementara target kini berubah
"Yah, Laskar pergi dulu. Bagi duit" Ucapnya dengan cengiran lebar
"Dihemat" Ucap Chandra sambil memberikan tiga lembar uang berwarna pink
"Siap ayah!! Pergi dulu ya!" Laskar kemudian pergi keluar dari rumahnya dan menghampiri mobil Mahen. Semua orang sudah berkumpul di sana.
Termasuk Queen.
Oh iya, karena Kinara ingin ikut, tentu saja Mahen tidak akan membiarkan adik perempuannya masuk ke kandang buaya seorang diri. Alhasil ia menyarankan untuk mengajak Queen turut serta.
Laskar sih senang senang saja. Mengingat terakhir kali berpergian dengan Queen itu sudah lama sekali.
"Mobil gue cuma cukup 5 orang nih" Ucap Mahen setelah Laskar sampai.
"Gue naik motor aja bang" Haikal mengusulkan
"Aku ikut Abang aja, kak" Queen menimpali
"Bahaya Queen, nanjak loh nanti jalannya" Ucap Laskar yang membuat Queen menoleh ke arahnya
"Ya Bang Haikal kan jago bawa motornya" Queen tidak merasa itu adalah sebuah masalah, lagipula membayangkan berkendara di puncak sambil naik motor pasti seru.
"Kali ini gue setuju sama Laskar sih. Lo jangan ikut gue. Di mobil aja" Haikal menunjuk mobil Mahen dengan dagunya "Na, lo sama gue"
Nalendra yang daritadi termenung memandangi sesuatu akhirnya menoleh "Hah?"
"Lo naik motor sama gue. Biar bisa gantian" Ucap Haikal
"Oh... Siap"
"Eh tapi kalian ga ada SIM loh ini" Mahen meminta atensi "Yakin aman?"
"Aman bang, Haikal udah sering menang balapan" Ucap Laskar
"Ya tapi ini ga bisa disamain kayak balapan. Take it easy guys! Ga usah ngebut ngebut!" Ucap Mahen, selaku yang tertua di sini, ia akan bertanggungjawab jika ada hal-hal buruk yang terjadi.
"Iye bang, aman!" Ucap Haikal "Gue ambil motor sama helm dulu"
Sementara itu Kinara menghampiri Queen dan tersenyum "Haloo! Aku Kinara"
"E-eh... Iya kak... Aku Queen." Queen jadi canggung, jarang sekali ia berinteraksi dengan perempuan yang lebih tua--selain untuk berkelahi.
"Aku adiknya Mas Mahen, maaf ya gara-gara aku kamu jadi dipaksa ikut juga..." Ucap Kinara sambil meringis
"Engga kok, kak. Ga terpaksa. Sebenernya emang ga punya rencana apa-apa juga liburan ini" Ucap Queen sambil terkekeh kecil
"Berarti nanti kita sekamar dong!!! Aku udah bawa kutek, masker, cat rambut, teruss... Banyak deh pokoknya! Oh iya! No, di sana kamarnya ada berapa?" Tanya Kinara
"Ad—"
"Ada 3 Kinaraa"
Senyum Kinara langsung pudar mendengar suara orang yang menjawabnya. Itu Nalendra, yang tak lain adalah mantannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
#2 From : Laskar
FanfictionApakah kalian percaya dengan cinta pandangan pertama? Kalau menurut Laskar sih itu bullshit, tapi setelah bertemu dengan Salsa semua pandangannya berubah drastis! Masa transisi dari anak kecil bunda menjadi remaja yang punya rasa penasaran tinggi me...
