Apakah kalian percaya dengan cinta pandangan pertama?
Kalau menurut Laskar sih itu bullshit, tapi setelah bertemu dengan Salsa semua pandangannya berubah drastis!
Masa transisi dari anak kecil bunda menjadi remaja yang punya rasa penasaran tinggi me...
Theo memejamkan matanya, sepertinya ia sudah gila karena selalu melihat Queen dalam bayangannya. Bahkan tidak jarang Queen juga masuk ke mimpinya.
Sialan.
Apakah ia benar-benar jatuh cinta?
"Yo, bagi rokok" Ucap Saka
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Theo membuka matanya, kemudian melirik ke arah Saka yang mengganggu bayang-bayang indahnya. Ia melempar sekotak rokok dari saku celananya.
"Tengkyu" Saka mengambil sebatang dan membakar ujungnya
Tiba-tiba Theo teringat sesuatu.
"Lo... Pernah ngerasa bersalah ga sih?" Ucap Theo
Saka mengerutkan dahi selaras dengan asap yang keluar dari mulutnya "Sama?"
"Rossi"
Kerutan di dahinya makin tercetak jelas "Karena?"
"Ya... Karena tugas El." Ucap Theo "Lo sama Rossi kan deket banget, apa lo ga kasian sama dia kalau dia dijadiin alat balas dendamnya El?"
Mendengar itu, Saka jadi teringat dengan tugasnya.
"Ya kasian" Saka mengangguk samar, kemudian ia menoleh ke kanan dan kiri karena takut ada yang dengar "Tapi lo tau kan resikonya apa kalo ga gue lakuin?"
Theo menghela nafas, ia juga sama kepepetnya. Pasalnya El itu sosok yang menyeramkan, menurutnya sih lebih cocok disebut setengah gila. Jika ia tidak melakukan tugasnya dengan baik, El mengancam akan membocorkan kasus korupsi yang dilakukan ayahnya.
Serupa dengan Saka, lelaki itu juga diancam akan disebarkan rahasia ibunya yang tak lain merupakan simpanan pejabat.
"Lo sendiri kenapa? Bukannya udah biasa ngelakuin perintahnya El?" Tanya Saka
Theo menatap ke arah lain "Gapapa, cuma bosen aja gini terus"
Saka menangkap ada hal yang aneh, ia kemudian terkekeh "Lu naksir ya sama tu bocah SMP?"
"Bukan tipe gua kali" Theo menjawab sambil merotasikan bola matanya.
Aneh.
Hatinya merasa tidak setuju.
Pasalnya Queen memang secantik itu. Kepribadiannya yang jutek jutek menggemaskan itu juga membuat Theo kepikiran tiap hari.
"Yang mana sih orangnya?" Tanya Saka sambil mencari kembali foto yang pernah diberikan oleh El di grup WhatsApp "OHH INIII???"
Theo menoleh "Kenapa reaksinya gitu?"
"Cakep nyet" Saka nyengir
Ya emang — Ucap Theo dalam hati, sementara yang keluar dari mulutnya "Biasa aja, kayak chindo chindo pada umumnya."
"Kenapa dia ga daftar JKT ya? Cakep padahal" Saka masih memandangi foto Queen sampai sebuah tangan meraih ponselnya.