redup

177 19 2
                                        

Sejauh ini Queen dan Laskar masih sangat baik menyembunyikan status pacaran mereka. Mungkin karena memang tidak banyak perubahan yang terjadi. Haikal pun kelihatan tidak curiga sama sekali.

Queen duduk di antara Selena dan Rossi. Mereka berdua kelihatan serius mengerjakan sesuatu.

"... Apa tuh?" Tanya Queen

Selena mendesis "PR Matematika kemarin! Lo juga belum kan? Nih, liat aja punyanya Jio"

Queen menoleh ke arah Jio yang tengah duduk di meja, mengobrol dengan salah seorang temannya. Mungkin karena merasa diperhatikan, Jio balik menatap Queen.

 Mungkin karena merasa diperhatikan, Jio balik menatap Queen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalo mau liat gapapa. Gue udah cek ke Kak Zara kok" Ucap Jio, yang punya privilege sebagai adik kandung dari juara umum angkatan itu.

"No, thanks. Gue udah selesai." Queen mengerdikkan bahunya

Selena menoleh ke arah Queen "... Are you fuckin' serious? Kenapa ga bilang coba? Lo harusnya bagi-bagi dong!"

"Ya kalian ga minta?" Jawab Queen acuh "Kenapa ga minta ajarin Flo? Dia pasti ngerti."

"Flo? Dia diminta nginjekin kaki di kelas ini aja ga akan mau." Rossi menjawab "Aneh deh, kenapa dia betah banget di kelas?"

"Itu lah yang gue ga paham dari introvert kelas kakap." Selena menggeleng heran "Eh—tapi gue denger denger katanya dia mau ikutan program tutor itu. Kalian yakin ga dia bisa ngajarin orang asing?"

"Gimanapun juga pasti Flo harus ketemu orang asing ga sih? Gimana mau berkembang?" Rossi berseru, masih dengan tangan yang sibuk menari di atas kertas

"Kalian kalo ga ngomongin gue sehari gatel-gatel kah?" Sebuah suara membuat ketiganya menoleh ke arah pintu.

"Kalian kalo ga ngomongin gue sehari gatel-gatel kah?" Sebuah suara membuat ketiganya menoleh ke arah pintu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Tumben keluar dari sarang" Sindir Selena

Flo melangkah mendekat dan menarik kursi untuk duduk di depan Queen "Tadi temen sekelas gue ada yang minta contekan. Jadi gue kabur deh—terus... kalian ngapain?"

"Ngerjain pr" Ucap Selena

"Pr itu pekerjaan rumah. Harusnya dikerjain di rumah—"

"Tapi gue udah anggep sekolah ini rumah gue. So..? Sah-sah aja kan?" Selena tersenyum tipis

#2 From : LaskarTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang