Laskar menatap pemandangan dari rooftop sekolah, membiarkan angin menerpanya perlahan. Di tangan kanannya ada lolipop yang sudah hampir habis, ia memasukannya ke dalam mulut dan mengunyahnya hingga menimbulkan rasa lengket di gigi.
"Jadi lo ga mau cerita kah? Gimana caranya bisa jadian sama Salsa?" Nalendra memperhatikan punggung Laskar sampai lelaki itu membalikan tubuhnya, menatap tiga laki-laki di sana yang terlihat penasaran.
Oh, perlu Laskar koreksi, Jevano tidak terlihat tertarik sama sekali.
Laskar berjalan mendekat, kemudian duduk di kursi kayu dan bersandar di sana "Gimana ya, emang udah deket dari lama, tapi gue ga berniat pacaran karena ga akan dibolehin bunda"
"Terus kenapa pacaran?" Tanya Haikal dengan alis terangkat, pasalnya ia melihat gelagat aneh dari Queen selepas postingan itu muncul di permukaan.
Sebagai abang yang—ekhem—baik, Haikal penasaran saja apa yang terjadi pada mereka berdua. Walaupun sejujurnya Haikal juga tidak akan memukuli Laskar seperti apa yang Mahen lakukan kalau-kalau Laskar memang menghancurkan hati adiknya.
Haikal paham betul bahwa berada di posisi Laskar pasti sulit juga, ditambah lelaki itu kan bodoh sekali urusan percintaan.
"Karena dia nembak gue" Laskar menjawab, yang membuat Nalendra membelalakkan matanya. Bahkan Jevano saja mengerjapkan mata begitu mendengarnya.
"Lo pake pelet apa nyet?!" Nalendra tidak bisa menyembunyikan raut terkejutnya "Salsa kan ini?! Salsabila Christie?!"
Haikal menoleh ke arah Nalendra yang kelihatan tidak terima "Emang dia siapa?"
"Yaa gue kurang tau sih bokapnya kerja apa, tapi yang jelas dia ini tajir melintir, cantik, pinter, lempeng. Gue deketin aja dia nolak anjir, masa dia mau sama loo?" Nalendra menggeleng heran
"Emang udah saatnya lo sadar kalo di dunia ini ga semua cewek tipenya kayak lo" Haikal menepuk bahu Nalendra, disusul tawa renyah dari Laskar dan Jevano.
"Ada masanya badboy kalah sama anak bunda, Na" Laskar tertawa
"Ini mah ril bunda dulu baru kamu" Haikal sibuk meledek Nalendra yang mau tidak mau harus terima kekalahan.
Cklek
"Seru amat" Ucap Mahen, meminta atensi
Keempatnya menoleh "Bang lu harus tau sih! Ni bocah satu punya pacar anjir!"
Mahen membelalakkan matanya "LASKAR???"
Laskar menggaruk belakang telinganya "Ya... Gitu deh bang..."
"SERIUS? SIAPA?" Mahen langsung bergegas duduk di sebelah Laskar, ia benar-benar penasaran
"Ada... Cewek kelas sebelah, namanya Salsa." Laskar senyam-senyum sendiri mengingat Salsa yang kini sudah resmi jadi pacarnya.
"Ga kenal..." Mahen menggeleng
"Nih yang ini" Nalendra menyodorkan ponselnya untuk menunjukkan foto Salsa
"Wow..." Mahen membulatkan mata karena terkejut "Cantik juga"
"Kan! Kaget ga lu cewek secantik ini mau sama dia?" Haikal berseru
Laskar mendecak sebal "Lo semua ga boleh meng-underestimate pesona gua dong!"
"Lagian ada gitu ya orang pacaran pas mau libur semester" Haikal terkikik geli "Udah mana rumahnya Salsa jauh banget, alamat LDR ini mah"
"Anjing lu! Ga bisa banget liat temennya bahagia!" Laskar protes
"Biar ga gue ledek mulu, mending lo traktir kita deh" Ucap Haikal
KAMU SEDANG MEMBACA
#2 From : Laskar
FanfictionApakah kalian percaya dengan cinta pandangan pertama? Kalau menurut Laskar sih itu bullshit, tapi setelah bertemu dengan Salsa semua pandangannya berubah drastis! Masa transisi dari anak kecil bunda menjadi remaja yang punya rasa penasaran tinggi me...
