Setelah kembali dari Jeju, Keluarga Seokjin pun menjalani rutinitas sehari-hari seperti biasa.
Seokjin yang bekerja di kantor dan Jungkook yang santai dirumah habisin duit Suami, namun karena Soobin yang masih libur setelah lulus sekolah, Jungkook jadi ada temannya dirumah, karena Yeonjun juga memutuskan untuk sering menginap disana, katanya simulasi jika nanti Yeonjun menikah dengan Soobin, tinggal bersama disatu atap dan kamar yang sama 🌚
Sekarang dua Uke itu sedang santai di kamar Jungkook, kebetulan Soobin ikut Daddy nya ke perusahaan untuk sekalian belajar, jadi para Uke ditinggal berdua, dimana para bayi?
Mereka dititipkan bersama pasangan Vmin, bulan madu kedua di kampung halaman Jimin, Busan. ( kalau kata Yeonjun sekalian jadi penengah orang tuanya agar tidak memberikan nya adek lagi, karena Yeonjunie lebih suka jadi anak tunggal 😌)
Kedua Uke tampak serius entah apa yang sedang dikerjakan oleh keduanya, sesekali mereka terkikik lucu entah karena apa.
"Setelah ini selesai kita ke kantor Daddy ya Yeonjunie, Daddy dan Soobin pasti terkejut melihat kita. " Ucap Jungkook disertai kekehan gemas nya, di tanggapi anggukan oleh Yeonjun.
Sekarang beralih ke kantor Seokjin.
Kedua anak dan ayah itu tampak serius memeriksa beberapa laporan dari divisi-divisi yang diberikan pada Seokjin.
"Bagaimana? Apa kau sudah paham semua isi laporan itu Soobin-ah? " Tanya Seokjin dibalas anggukan oleh Soobin.
"Setelah kau lulus kuliah nanti, beberapa tahun lagi mungkin, Daddy akan memberikan tanggung jawab perusahaan ini padamu sepenuhnya, maka itu kau harus sudah mulai belajar tentang semua hal pada perusahaan ini luar dan dalam, setelah kau memegang kendali penuh, Daddy akan terus dirumah manja-manja dengan Papa mu. Oh iya ini adalah hadiah yang Daddy ucapkan padamu waktu itu sebuah perusahaan yang akan kau pegang nanti setelah lulus kuliah hahahaha" Ucap Seokjin dengan senyum pongah membuat Soobin mendengus kesal melihat nya.
"Dasar orang tua mau seenaknya sendiri, untung uang nya banyak. " Gerutunya dalam hati, bisa bahaya kalau Seokjin dengar, uang jajan nya untuk teraktir Yeonjunie makan di restoran mahal bisa dikurangi.
Mereka pun kembali fokus bekerja hingga masuklah seorang wanita berpakaian sexy keruangan Seokjin.
"Bos, anda melewatkan makan siang, mau pergi makan siang bersama Bos? " Tanya sang sekretaris.
Soobin memperhatikan tingkah Yeoja didepan nya dengan mata melotot.
"Jika papa tahu, bisa mati Yeoja gatal itu. " Ujarnya dalam hati.
Lihat saja, tingkahnya seperti sedang menggoda Seokjin, mata dikedipkan manja, dan lidah keluar sedikit.
Soobin mengira Yeoja ini memiliki penyakit sawan.
"Nunna maaf, Daddy ku sibuk dan tidak ada waktu untuk makan, sebaiknya kau keluar dari sini. " Ucap Soobin dengan ketus mengusir Yeoja itu.
"Soobin-ssi, calon anak tiri ku. Seharusnya kau tidak membiarkan Daddy mu bekerja terlalu keras, kasihan sudah tua, harus banyak makan supaya kerja nya tidak lemas. " Seokjin mendengar itu seketika berasap.
Dia tidak suka ada yang memanggilnya tua kecuali itu suami kecilnya.
Hendak membalas, suara pintu didobrak mengalihkan perhatian mereka semua.
"Beraninya kau, mengatai Ahjussi mesum ku Tua, dasar Jalang!! " Seru seseorang waria masuk kedalam ruangan Seokjin.
"Benar, Ahjussi Tua itu sudah punya 10 anak dan 12 cucu asal kau tahu, meskipun begitu dia tetap gagah di umurnya menjelang kepala empat. " Ucap Waria berwajah cantik satu lagi membuat Seokjin makin pundung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Funny Family
HumorKeluarga Kim yang lucu melebihi pelawak Hanya sebagai selingan saat gak ada ide jadi update gak menentu. Tidak ada berkesinambungan antara chap 1 ke yang lain. Seperti one-shot tapi bukan. Paham kan hehehe 🤣🤣🤣
