Sorenya rombongan keluarga besar itu akhirnya pulang ke kediaman Seokjin.
Para adiknya Seokjin sepakat akan tinggal dirumah si Hyung tertua, karena mereka tidak ada rumah lagi sejak mereka memutuskan untuk pindah ke London, Rumah besar peninggalan orang tua Seokjin, dijual oleh si anak pertama karena katanya rumah itu sudah pernah ditinggali oleh jalang a.k.a Bae Ireng, jadi untuk menghapus keberadaan si Ireng itu dari kehidupan Seokjin, dia pun menjual Rumah besar itu seharga 500 M, (yang uang nya dia pakai jadi modal nikahi Jungkook alias sogok calon mertua agar di izinkan menikahi anak polosnya.)
Jungkook duduk di sofa diikuti oleh Yeonjun dan yang lain duduk di sana.
"Hyung bagaimana jika kita makan malam bersama, aku sudah menghubungi anak-anak kami agar datang ke rumah ini, mereka tadinya ada di hotel setelah kami sampai dari London dua hari yang lalu. " Ujar Yoongi.
Seokjin mengangguuk setuju, "tapi Taehyung dan Jimin ada di Busan sekarang, bagaimana? "
"Suruh dia balik, tidak mau tahu pokoknya. "
Seokjin mendengus, adik nomor dua nya ini memang tidak pernah berubah, apa yang diinginkan harus segera terpenuhi, tidak perduli harus dengan cara apa untuk mewujudkannya.
"Kalau begitu biar Yeonjunie yang hubungi Appa suruh dia pulang. "
Yeonjun dengan cepat setelah selesai berucap langsung mengeluarkan ponselnya, kemudian menghubungi Ayahnya.
"Halow Appa.. " Belum sempat Yeonjun bicara dengan ayahnya, Yoongi tiba-tiba merebut ponsel Yeonjun dan langsung bicara dengan Taehyung.
"Yak! Kim Taehyung cepat kembali ke Seoul sebelum Putra tunggal kesayangan mu dinikahi Kim NamJoon sekarang juga, ku tunggu kau 1x 24 Jam, jika tidak juga kembali ucapkan selamat tinggal untuk putra mu. "
Setelah mengucapkan itu Yoongi langsung mematikan sambungan nya dan memberikan ponsel tersebut kepada pemiliknya.
"Yak! Ahjussi kenapa kau bilang begitu pada Taehyung Hyung! Yeonjunie itu calon mantu nya Kookie, gak boleh nikah sama orang lain, Daddy ahjussi pendek itu nakal mau jodohin Junie sama Om pedo macam dia. " Ujar Jungkook merengek sembari menunjuk NamJoon.
"Hey! Siapa yang kau panggil Ahjussi hah! " Seru Yoongi tidak Terima dengan panggilan Jungkook, begitu juga NamJoon yang tidak suka di panggil Om Pedo oleh sicantik.
"Hmm, kami lebih tua daripada mu, Bisa-bisanya panggil aku Om Pedo, padahal aku lebih suka dipanggil Daddy. "
"Ihh gak suka! Daddy nya Kookie cuma Daddy Jiniee saja! Kalian pamannya Kookie wleee. " Jungkook mengejek dengan menjulurkan lidah membuat Seokjin, Soobin dan Yeonjun tertawa melihat nya.
Sedangkan di Busan saat ini, Taehyung terlihat linglung.
"Kenapa tae? " Tanya Jimin bingung melihat ekspresi bodoh suaminya kini.
"Tadi Yeonjun menelepon ku, dan saat ku angkat tiba-tiba ada suara Yoongi, katanya kita harus cepat sebelum Yeonjunie dinikahi oleh NamJoon. " Jawab Taehyung membuat Jimin membola panik.
"Kalau begitu kita harus cepat! Ayo pesan tiket pesawat, aku akan mengambil Anak-anak dulu. "
Jimin langsung bergegas mengambil 3 buntut nya Seokjin yang saat ini tengah tidur pulas, kemudian memasukkan mereka ke stroller sambung tiga milik para bayi itu, lalu membawa nya keluar segera.
"Ayo cepat, jangan sampai anak cantik ku benar-benar dinikahi oleh si Duda Tua Kim NamJoon. " Seru Jimin keluar dari hotel mereka di ikuti oleh Taehyung.
....
Butuh waktu 1,5 Jam perjalanan dari Busan ke Seoul menggunakan pesawat.
Taehyung dan Jimin pun bergegas ke kediaman Seokjin, sesuai yang diucapkan oleh Yoongi tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Funny Family
HumorKeluarga Kim yang lucu melebihi pelawak Hanya sebagai selingan saat gak ada ide jadi update gak menentu. Tidak ada berkesinambungan antara chap 1 ke yang lain. Seperti one-shot tapi bukan. Paham kan hehehe 🤣🤣🤣
