Keluarga Kim yang lucu melebihi pelawak
Hanya sebagai selingan saat gak ada ide jadi update gak menentu.
Tidak ada berkesinambungan antara chap 1 ke yang lain.
Seperti one-shot tapi bukan.
Paham kan hehehe 🤣🤣🤣
Seokjin terbangun tepat pukul 06.00 Pagi, begitu dilihat disamping nya Jungkook masih tidur nyenyak sambil memeluk boneka kelinci kesayangannya.
Seokjin pun merubah posisi menjadi duduk diatas Kasurnya kemudian matanya memerhatikan wajah cantik Jungkook.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sayang bangun, sudah pagi looo. " Seokjin memcium gemas pipi gemuk Jungkook sambil tangannya dengan jahil mengelus nippy Jungkook dari balik piama nya.
Tapi si Bayi tidak juga bangun dari tidur nyenyak nya, malah makin nyaman mendusal pada selimut nya.
"Sayang astaga, susah sekali bangun nya! " Erang Seokjin gemas menciumi bibir tebalnya, tangannya tidak lepas memilin nippy Jungkook.
"Daddy~~~" Jungkook merengek kesal sembari tangannya dengan cepat menampar pipi Seokjin yang terus menganggu nya tidur.
"Bangun Baby, ini sudah siang. " Ucap Seokjin lagi, sekarang tubuh nya diduduki paksa agar si cantik ini bangun.
"Ahjussi jelek! Ganggu Kookie bobo huwaaaaa. "
Menangislah si bayi besar karena ulah si Ahjussi jelek.
Seokjin terkekeh, dibawa nya Jungkook ke gendongan koala nya, kemudian membawa si cantik ke kamar mandi sekedar gosok gigi dan cuci muka.
Setelah selesai, Seokjin kemudian membawa Jungkook ke ruang makan, di sana para anak muda sudah duduk di meja makan, bersama para Orang tuanya.
"Para bayi belum bangun? " Tanya Seokjin sembari mendudukkan Jungkook ke kursi nya tapi si bayi besar yang sedang badmood saat ini tidak mau lepas.
"Sepertinya belum, tadi suster Han sudah mengeceknya." Soobin menjawab pertanyaan Seokjin.
"Papa kenapa Daddy? " Yeonjun bertanya sambil menatap Jungkook yang masih duduk di pangkuan Seokjin.
"Tidak apa-apa, Kookie hanya badmood karena dibangunin tadi. " Semua di sana mengangguk paham dengan jawaban Seokjin.
"Daddy nakal bangunin Kookie, padahal Kookie masih mau bobo, mimpi mam eskrim ditengah salju. " Gerutu Jungkook sembari menyembunyikan wajahnya di ketiak sang Daddy, menghindar karena tidak mau disuapin.
Seokjin menghela nafas, Jungkook yang lagi badmood adalah hal paling menyebalkan di dunia.
"Oh iya, siang ini kami akan ke kampus untuk pendaftaran mahasiswa baru, Daddy Soobin minta duit! " Soobin membuka pembicaraan lagi dengan tangan mengadah ke arah Soobin.
"Ck, kau punya uang sendiri tapi masih saja minta uang pada Daddy, "
"Ishh Daddy, uang Soobin itu untuk jajanin Yeonjunie, kalau jajan Soobin tetap ditanggung Daddy. "
Yeonjun terkekeh mendengar ucapan Soobin, sedangkan Seokjin dia mendengus kesal pada anaknya.
"Hmm, nanti Daddy kasih card untuk jajan kalian nanti, asalkan kalian belajar dengan benar dan tidak main-main Soobin ingat, kau akan menjadi pimpinan di perusahaan Daddy, jadi jangan main-main lagi kau juga sudah harus memikirkan masa depan mu dengan Yeonjun, jangan mau enak nya saja, tapi tidak mau tanggung jawab. "
Soobin berdecak mendengar nasehat pagi dari sang Ayah, niatnya minta uang malah dapat ceramah.
"Ck, iya Daddy jangan khawatirkan itu! Aku dan Yeonjun sudah memikirkan hal ini semalam. "
Setelah percakapan itu mereka lanjut makan, tetap dengan Jungkook yang malah lanjut tidur di pangkuan sang Daddy.
Setelah sarapan, mereka pun para orang dewasa bersiap untuk ke perusahaan masing-masing, melakukan kegiatan harian yang sangat membosankan seperti biasa.
"Hyung kau tidak ke kantor? " Tanya Hoseok sembari memperhatikan Seokjin yang masih menimang bayi besar yang masih mengantuk tersebut.
Seokjin menggeleng " Bagaimana aku bisa kerja, bayik gede ini tidak mau lepas. " Jawab Seokjin, tangannya menepuk gemas bokong bohai si manis yang merengek kesal.
Hoseok tertawa, Jungkook baginya sangat lucu sedunia sampai dirinya rasanya tidak tahan ingin mengunyal gemas si cantik tersebut dan mendekapnya seharian.
"Kookie, lepas dulu ya Daddy nya. Anak-anak sudah bangun dan cariin Papa nya. " Hoseok mencoba untuk membujuk Bayi yang sedang mode manja tersebut.
"Shireoo! Biar mereka Suster nya yang urus! Kookie sama Daddy hiks. "
Seokjin menghela nafas, salahnya yang membuat si cantik ini badmood, sekarang dia jadi tidak bisa bergerak sama sekali karena Jungkook tidak mau melepaskan nya barang sedetik.
"Manja! Sudah besar masih saja suka nemplok kayak bayik musang. " Yoongi tiba-tiba muncul di belakang mereka, padahal tadi sudah pamit mau berangkat kerja.
Seokjin menatap tajam Yoongi, sudah berkali-kali dia katakan pada adik nomor dua nya tersebut untuk jaga ucapan didepan Jungkook, tapi tidak juga jera.
Kadang Seokjin suka heran, Yoongi adalah adiknya yang terkenal kalem, tidak suka julid dan paling realistis, dia juga tidak pernah mengomentari apapun yang dilakukan oleh orang disekitarnya, tapi dengan Jungkook entah kenapa adiknya ini seperti berubah kepribadian.
Suka mengejek dan juga adu mulut dengan Jungkook, sungguh bukan tipe Kim Yoongi sekali.
"Kenapa pulang lagi! Kau bolos kerja lagi Kim Yoongi! " Sentak Seokjin kesal.
"Perusahaan milik ku, terserah aku mau kerja atau tidak, toh masih bisa di pantau dari Rumah, jangan jadi orang kolot Hyung, kau juga seperti itu, " Seokjin berdecak kesal kemudian membantu HoSeok menenangkan Jungkook.
"Sudah-sudah jangan dengarkan Ahjussi pendek dan pucat macam setan itu ya, Kookie cup cup. " Hoseok menghibur Jungkook sembari matanya memberi peringatan pada suaminya untuk tidak bersuara dan makin membuat Jungkook tantrum.
"Papa baby, tenapa nanis. " Si kembar berlari kemudian naik ke Sofa mengerubungi Papa dan Daddy mereka.
"Papa cup cup, baby dicini, ciapa natal bial baby hukum! Daddy natal ya Papa! " Hwan mengelus pipi Papa nya dengan pipi gembul nya kemudian dicium untuk menenangkan sang Papa, hal yang sering Jungkook lakukan saat si kembar nangis karena berantem satu sama lain.
Plak!
Tanpa peringatan Jeha memukul pipi Seokjin membuat si empu nya terkejut setengah mati.
"Daddy natal! Buat Papa Baby nangis! "
"Hey, bayik! Yang nakal paman muka pucat bukan Daddy, " Ujar Seokjin menujuk Yoongi yang santai duduk sambil minum Kopi.
Kedua anak kembar itu merengut, lalu mereka memeluk Jungkook yang masih asik nemplok di dada Seokjin.
"Daddy, Kookie mau kecebong. "
Seokjin diam, mendengar permintaan suaminya yang tiba-tiba.
"Kecebong untuk apa Baby? " Tanya Seokjin was-was.
"Untuk jadi makan siangnya si Yoongi Ahjussi itu. " Ucap Jungkook memandang Yoongi penuh dendam kesumat.
Byur!!
Seketika Yoongi tersedak Kopi nya Sampai keluar dari. Hidung karena mendengar perkataan Jungkook barusan.
"YAK!!!... "
.....
Tbc...
Segini dulu ya Guys hehehe, mau refresh otak dulu biar ide2 nya makin ngalir 😂😂😂😂