26

423 63 10
                                        

Seokjin melihat bayik gede nya nangis segera memberikan Jena pada Soobin dan langsung menggendong Kookie, tidak perduli tubuh si Umil yang penuh pasir mengotori kemeja mahalnya.

"Ututututu sayang nya Daddy ini, maafkan Jena ya, dia kan lagi suka tiru-tiru ucapan orang lain, jangan nangis, Kookie mau apa bilang sama Daddy. " Ucap Seokjin seperti menimang bayi umur 2 Bulan yang menangis karena tidak beri susu.

"Hiks Kookie mau liat Lumba-lumba Daddy~~" Jungkook merengek sembari menyembunyikan wajahnya didada Seokjin.

Seokjin terkekeh gemas begitu juga Jimin dan Hoseok, ingin rasanya mereka cium pipi gendut nya tapi takut dengan si pawang yang seperti serigala lapar.

"Oke, nanti sore ya, kan kita kesini memang mau lihat lumba-lumba, sekarang Kookie mandi dulu sana, dan satu lagi, kalau mau main bilang Daddy dulu, kami panik cari kalian kemana-mana tidak ketemu, bagaimana nanti kalian malah diculik Bule mesum eoh. " Ujar Seokjin sekalian menasehati.

Jungkook cemberut mendengar nya, kemudian turun dari gendongan suaminya.

"Salah siapa Kookie sampai main sendiri ke pantai sama Anak-anak, Daddy lebih milih bobo daripada temanin Kookie main, gitu ya, kasur lebih cantik daripada Kookie! Daddy jelek! Kookie benci huweeee. "

Nangis lagi Uke labil itu, kali ini sambil lari masuk kamar.

"Wahh Hyung kau mengibarkan bendera perang, sudah bagus tadi anteng malah dibuat tantrum lagi. " Ucap Yoon-gi bertepuk tangan untuk memberi semangat pada si Hyung tertua yang harus extra sabar menghadapi segala ketentraman bayik gede yang sedang hamil.

Seokjin meringis, kemudian matanya menatap Si kembar yang juga masih penuh dengan pasir.

"Ayo Daddy mandikan kalian, baru kita akan berangkat lihat lumba-lumba. " Ucap Seokjin membawa si Kembar ke kamar untuk dimandikan.

Dua jam dihabiskan Seokjin mengurusi keperluan Bayi-bayi nya sendiri karena induknya masih merajuk maka Seokjin yang bertanggung jawab mengemasi keperluan  Jena dan sikembar.

"Sudah siap sayang? Ayo kita segera pergi. " Ucap Seokjin  mengulurkan tangan pada Jungkook untungnya disambut oleh si bayik manja.

Mereka pun segera berangkat menuju dermaga tempat dimana sebuah kapal pesiar kecil yang disewa oleh Seokjin untuk membawa mereka menjelajahi lautan.

Seokjin membantu Jungkook naik keatas kapal dengan Hati-hati begitu juga Soobin yang memegangi Yeonjun agar tidak terjatuh saat menaiki kapal yang lumayan bergoyang tersebut.

"Wahhh anginnya segarrr Yeayy!! " Seru Jungkook sembari duduk menikmati angin diatas kapal bersama dengan anak-anak muda.

Seokjin melihat mood bayi cantik nya tersenyum, kemudian kembali menjaga tiga balita itu agar tidak jalan ke pinggir. Dia rela jadi babysitter dadakan untuk tiga balitanya asalkan sicantik bisa menikmati liburan nya.

Kapal yang membawa mereka pun berjalan lambat, tepat ditengah lautan, Jungkook dan juga Yeonjun mereka melihat dengan antusias bagaimana segerombolan Lumba-lumba yang dikenal ramah dengan manusia perlahan mendekati kapal mereka.

"Daddy lumba-lumba nya lucuuuu. " Seru Jungkook kegirangan, tangannya menggapai muncung seekor lumba-lumba yang menghampiri mereka.

"Soobin, Njunie mau lumba-lumba itu! Dia lucu. " Yeonjun merengek sembari menunjuk ke arah gerombolan lumba-lumba.

"Baby, bagaimana kita bisa memelihara mereka, mereka itu hewan laut kalau kau lupa. " Ucap Soobin memijit Kepala nya pusing.

"Ya tinggal buat Aquarium raksasa apa susah nya? "Jungkook menimpali, dia juga pengen pelihara Lumba-lumba, pasti seru!

Funny FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang