36

338 61 11
                                        

Seluruh anggota keluarga Kim tengah berkumpul di ruang rawat Jungkook, menunggu si kesayangan mereka terbangun pasca operasi caesar.

Mereka melakukan kegiatan masing-masing kecuali Seokjin yang memilih duduk disamping berangkat Jungkook menanti cantik nya bangun.

Hingga kemudian erangan kecil dari Jungkook mengalihkan perhatian Seokjin.

"Sayang sudah bangun? Ada yang sakit?" Tanya Seokjin memandang Jungkook yang perlahan membuka matanya.

"Huhuhu Diddy nya Kookie tampan kayak Jinnie Oppa. " Oceh Jungkook membuat disana speechless berjamaah.

Bayangkan hampir 5 Jam mereka mengkhawatirkan Jungkook yang baru saja operasi tapi begitu bangun malah itu yang diucapkan pertama oleh si bayik.

"Anakku memang ajaib sekali, entah menurun dari siapa tingkah nya itu. " Ucap Tuan Jeon geleng-geleng kepala melihat tingkah ajaib anaknya.

Seokjin tersenyum kemudian mencium bibir pucat bayik gede itu bertubi-tubi karena gemas.

"Sayang, Daddy khwatir loh kamu kenapa-kenapa, terimakasih sudah berjuang untuk melahirkan anak kita yang kesekian kali. " Ungkap Seokjin membuat Jungkook tersadar kemudian, tangan nya a langsung meraba perut rata nya.

"Anak Kookie hilang? Mana anak Kookie huweeee. "

Semua di sana panik karena Jungkook tiba-tiba histeris.

Seokjin mencoba menenangkan Jungkook dengan mengalihkan perhatian si cantik untuk memandang nya.

"Baby, hey dengar sayang, baby nya sudah lahir, tapi untuk sementara Baby ndut harus di rawat di ruang khusus karena lahir prematur sayang. " Jelas nya membuat Jungkook berkaca-kaca.

"Hiks Kookie mau lihat anak Kookie hiks. " Isak nya membuat semua disana iba seketika.

"Tunggu ya kalau dokter memperbolehkan. " Ucap Seokjin memasang senyum kebapakan untuk menenangkan sj bayi cantik agar tidak mencari bayi mungilnya dulu untuk sementara sampai bayi mereka di katakan benar-benar sehat luar dalam.

"Cahh sebagai gantinya baby ndut, Kookie gendong Jena aja ya lihat anak cantik ini nangis terus minta Mama nya. " Ucap Jimin memberikan Jena ke pangkuan Jungkook yang sudah dalam posisi duduk dibantu oleh Seokjin.

Jungkook memandang Jena yang juga memandang dirinya dengan mata bulat indah turunan darinya.

"Mama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mama.. " Gumamnya terus menatap Jungkook.

"Apa Jena? " Tanya Jungkook tersenyum karena kelucuan anaknya, tapi senyumnya hilang ketika Jena malah menjulurkan tangan pada Daddy nya.

"Diddyyy... "

Jungkook cemberut memeluk Jena dengan erat tidak mau lepas.

"Nooo.. No.... Anak Kookie gak boleh pigi cama Daddy, cama Kookie ajaaaa. " Ucapnya merengek memeluk Jena lebih erat.

Funny FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang