43

636 42 5
                                        

Pagi-pagi di hari minggu itu enaknya cuddle sama pasangan, cium-cium manja terus lanjut olahraga pagi sampai ronde 5 pasti enak.

Ya setidaknya itu yang difikirkan oleh Seokjin pagi ini ketika bangun melihat Jungkook tertidur di sebelah nya dengan tubuh naked penuh tanda bekas semalam, niatnya mau lanjut main hingga akhirnya kedatangan 3 balita + tangisan 1 bayi usia 5 bulan mengganggu kegiatannya mendusal manja di dada telanjang Jungkook yang masih asik dengan mimpinya.

"Diddy Cucu. "

"Daddy susu Hwan mana."

"Daddy Jeha mau susu huweee. "

"Eungekkk."

Seokjin pusing, seketika terserang baby blues sindrom karena tingkah empat anaknya yang entah kenapa pagi ini serentak bangun minta susu pagi.

"Shuuutt kalian kalian jangan ribut bisa, Papa bisa bangun nanti. " Ucap Seokjin menenangkan para piyik nya.

Pagi-pagi sudah berisik, kalau Jungkook bangun yang ada nanti si bayik gede nya bakal rewel, ribet juga nanti Seokjin jadi ngurus 5 bayik sekaligus.

Maka menghindari tantrum nya 4 piyik nya Seokjin segera membuatkan Susu untuk mereka.

Para anak-anak akhirnya tenang kembali, menunggu dengan sabar Seokjin membuat susu untuk mereka, dengan Jinan di gendongan Seokjin tentu saja, bayi itu tidak mau diletakkan barang sebentar saja, langsung mulut nya memekik nyaring memekakkan telinga.

Sebenarnya bisa saja Seokjin membangunkan Jungkook untuk membantu mengurus anak mereka, tapi Seokjin tidak tega karena semalam baru saja menggempur Jungkook 5 Jam lamanya itulah sebabnya Jungkook tepar tidak mau bangun meskipun Jena menyumbat jalur nafas nya dengan jari-jari mungil nya.

"Ehh! Jena jangan sayang, nanti Papa lupa nafas gimana. " Seru Seokjin panik setengah mati anak perempuan nya menutup hidung Jungkook menggunakan dua jari nya.

Diberikan 4 botol susu masing-masing pada anak-anak nya yang kini sudah posisi anteng minum susu masing-masing kecuali Jinan yang minum susu nya di gendongan Seokjin.

5 Menit mereka habiskan untuk minum susu pagi mereka.

"Sudah selesai? Ayo mandi, Daddy yang mandikan. " Ucap Seokjin menuntun si kembar dan Jena masuk kamar mandi dan membuka seluruh pakaian anak-anak nya tersebut kemudian memasukkan mereka ke dalam Baththup kemudian memberikan mainan bebek untuk mereka agar mandi nya anteng gak ciprat sana ciprat sini.

Sekarang beralih pada bayi gede yang masih asik bobo harus terganggu karena Jinan si bayi ganteng menendang kesana kemari hingga mengenai lengan Jungkook yang tidur terlentang, saking kencang tendangan anak itu membuat Jungkook terbangun karena kesakitan.

"Ungghh sakit huwee. " Rengek nya kesal, pas buka mata mau marahin si pelaku penendangan Jungkook malah dibuat gemas dengan raut polos putra bungsu nya.

"Jinan sudah bangun sayang, mana Daddy eoh. " Ucap Jungkook dengan suara lucu menyapa Jinan yang seketika tertawa sambil menggerakkan tangan dan kaki nya exited.

"Paaa." Jinan sudah mulai bersuara menyapa Jungkook dengan nada imut lucu andalan makin membuat Jungkook gemas.

"Oh iya mana Daddy? " Gumam Jungkook karena tidak melihat Seokjin dimanapun dikamar mereka, apa ada di bawah ya.

Untuk menuntaskan rasa penasaran nya dengan keberadaan Seokjin, Jungkook pun membawa Jinan turun ke bawah.

Disana rupanya ada pasangan Vmin sedang asik dengan cucu mereka, dan Yoon-gi yang sedang setengah tidur disamping mereka.

"Hyungdeul, Daddy mana? " Tanya Jungkook pada para manusia disana.

"Hmm, Daddy mu belum turun daritadi Koo, mungkin dikamar anak-anak. " Jawab Taehyung.

Funny FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang