"Yeayy Liburan Kookie!! " Jungkook dengan riang masuk ke sebuah penginapan yang disewa oleh Seokjin khusus untuk liburan mereka selama 7Hari.
Para anggota keluarga yang lain mengikuti dari belakang langkah si Umil aktif tersebut hingga kemudian mereka pun duduk berjejer di Sofa ruang tamu.
"Ahh lelahnya, astaga tulang ku rasanya mau patah. " Erang Seokjin dan Yoon-gi begitu bokong mereka menyentuh empuknya Sofa.
Jungkook mendengar nya cemberut, "Ishh payah! Jangan loyo jadi laki-laki! Kalian sudah tua tapi lemah! Kookie saja masih segar! Daddy, ayo kita main ke pantai~~"
Tidak ada lelahnya memang bayik cantik ini, padahal kondisinya sekarang sedang bunting.
"Aishh bagaimana tidak segar, sepanjang perjalanan kau tidur terus dan baru bangun saat mendarat tadi, itupun aku harus gendong dulu karena katanya masih ngantuk dasar bayik! Untung sayang. " Erang Seokjin gondok dalam hati.
"Baby, istirahat dulu ya, tidak lelah apa? " Hanya itu yang bisa Seokjin katakan menarik Umilnya duduk di pangkuan.
"Gak! Kookie mau main Daddy! " Jungkook merengek sembari tubuh nya melonjak riang di paha sang Daddy.
"Ahhh sayang~~~Pinggang Daddy rasanya mau patah karena duduk kelamaan dipesawat, nanti dulu ya aigoo Daddy mau istirahat sebentar. " Ucap Seokjin malah menggendong tubuh gempal Jungkook ke kamar mereka.
"Daddy gak asik! Uhhh nasib Kookie nikah sama kakek tua 40 Tahun! Kookie mau sama Yeonjunie saja~~~" Jungkook lari gak mau masuk kamar, dia menuju tempat Yeonjun yang sedang bersama Anak-anak nya di taman belakang.
Seokjin terkekeh melihat nya, kemudian memilih untuk istirahat sejenak sebelum nanti dirusuhin Bayik kelinci bunting lagi. 😑😑😑
"Junie lagi apa? " Tanya Jungkook duduk disamping anak kesayangan nya Jeha.
Yeonjun menatap kearah Jungkook kemudian tersenyum.
"Ini temani Jeha sama Hwan main, Jena lagi bobo sama suster di kamar nya. " Ucap Yeonjun.
Jungkook mengangguk kemudian membantu Jeha menyusun balok-balok nya.
"Soobin mana? "
"Dia istirahat dikamar, katanya pinggang nya pegal-pegal." Jawaban Yeonjun membuat Jungkook makin cemberut.
"Huh, anak sama Daddy sama saja! Sebel uh. " Ujar nya membuat Yeonjun tertawa saat mendengar nya.
"Papa baby, Hwan mau main di pantai! " Hwan tiba-tiba berceletuk, ketika matanya melihat pemandangan pantai di belakang Resort mereka.
"Ide bagus Hwan, ayo kita main, Junie ikut ndak? " Tanya Jungkook pada Yeonjun.
Yeonjun tentu saja langsung mengangguk, dia pun ingin bermain ke pantai tapi Soobin malah memilih bercinta dengan guling dan selimut.
Menyebalkan memang, lebih baik Yeonjun bermain dengan Jungkook dan sikembar saja kalau begitu..
Soobin marah? Siapa yang perduli..
"Hahahaha Let's Go! Kita main Yeayy! "
Meluncur lah dua Umil + dua balita itu ke pantai dibelakang resort mereka tanpa sepengetahuan siapapun.
......
Dua Jam berlalu, tanpa keributan dari dua Uke Hamil yang sekarang berada di antah berantah.
Soobin keluar kamar karena merasa ada yang kurang saat melihat suasana sepi, begitu juga Seokjin yang celingukan mencari entah siapa.
"Daddy cari apa? Serius sekali, seperti mencari Papa yang sedang hilang saja. " Tanya Soobin.
Seokjin segera memusatkan perhatian pada Soobin dengan alis menekuk tajam.
"Nah itu! Daddy sedang mencari Papamu, dia bersama Yeonjun kan dimana mereka? " Seru Seokjin membuat Soobin seketika ingat Suami gemas nya tidak ada di samping nya dari sejak mereka sampai di Resort.
"Yeonjun! Daddy! Yeonjun hilang bagaimana ini. "
Soobin segera berlari ke sekitar rumah mencari Yeonjun tapi tidak ada, Seokjin juga melakukan hal yang sama, dia mencari di kamar para bayi tapi hanya Jena yang bermain dengan Suster nya.
"Diddyyy~~~" Seru Jena ketika melihat Daddy nya berdiri di hadapan nya, tangan mungil nya menjulur minta gendong
Seokjin mengambil Jena ke gendongan nya kemudian membawa si bayi cantik mencari induknya, pikir nya mungkin Jena bisa dijadikan umpan untuk menangkap bayik kelinci yang aktifnya tidak terkira itu.
Seokjin mencari di kulkas, kamar mandi, bawah meja, bahkan tempat sampah tidak juga ditemukan, begitu juga Soobin yang mencari Yeonjun hingga ke kolong tempat tidur, siapa tau Yeonjun tiba-tiba ngidam mau bobo di kolong tempat tidur kan, tapi belum juga ketemu.
"Daddy bagaimana ini, Papa tidak ada, Junie juga bahkan si kembar juga. " Ujar Soobin frustasi.
"Ahh Iya, aku lupa si kembar juga tidak ada, aigooo kemana bayi-bayi ku hilang, hanya tinggal Jena yang Daddy miliki sekarang hiks. " Ucap Seokjin hiperbola, sembari mencium pipi Jena yang gemuk, dibalas tawa lucu bayi tersebut.
Karena keributan anak dan Ayah tersebut, Para anggota keluarga yang lain, pun segera mendekati mereka.
"Hyung, kenapa ribut sekali, baru saja aku merasakan damai karena si biang rusuh tidak ada tapi sudah buyar gara-gara kalian. " Ucap Yoongi ketus.
"Siapa yang kau bilang tukang rusuh hah! "
"Siapa lagi, Suami bayik mu tentu saja, Jungkookie. "
Seokjin mendengus mendengar nya.
"Sialan kau, awas kalau Kookie ku ketemu ku suruh dia gigit pantat mu dengan gigi kelinci nya. "
"Ohh iya silahkan malah enak kan, sekalian saja sampai kedepan gigit-gigit gemas nya aku rela. "
Bughh!
Bugh!!
Dua lemparan bantal mendarat cantik ke wajah tampan Yoon-gi..
Pelakunya adalah Hoseok suaminya dan Juga Seokjin suami Jungkook.
"Sialan kau Kim Yoon-gi brengsek! "
"Alan! Ugi becek! "
Semua mata kini tertuju pada satu bayi copyan Jungkook yang kini tengah memainkan telinga Daddy nya.
"Tadi dia bicara apa? " Tanya Seokjin
"Apa tadi dia baru saja mengumpati ku? " Ucap Yoon-gi sembari menunjuk dirinya.
"Jena ngomong apa tadi sayang? " Tanya Seokjin dengan ekspresi Horor, jika Jungkook tahu dia mengumpat di depan bayi habis sudah nanti di amuk induk kelinci garang.
Entah kenapa Seokjin berharap Jungkook nya hilang dulu untuk keselamatan batinnya.
Jena menatap bingung Daddy nya, kemudian gigi dua depan yang mirip dengan Jungkook itu terlihat karena senyuman cantik nya.
"Alan! Ugi becek! " Sekali lagi Jena mengulangi perkataannya.
"Siapa yang bilang becek itu! " Suara lembut yang sudah seperti terompet kematian bagi Seokjin tiba-tiba terdengar.
Jungkook masuk dengan Yeonjun dan dua balita yang sedaritadi jadi objek pencarian seluruh anggota keluarga itu, dan kini mereka ada dihadapan mereka dengan tubuh kotor penuh pasir.
"Omo! Darimana kalian! " Seokjin segera mengalihkan perhatian dengan pura-pura terkejut dengan penampilan Jungkook meskipun sebenarnya dia juga syok sih tapi itu dia jadikan momen untuk mengalihkan mereka agar tidak membahas umpatan Jena tadi.
"Kookie habis mandi di laut! Tangkap ikan tapi ikannya kabur! " Seru Jungkook cemberut.
"Aigooo Babynya Daddy kasihan sekali, ikan nya nakal ya, biar nanti Daddy tangkap terus goreng jadi makanan Kookie. "
"Uki! Alan becek! " Sekali lagi Jena berceloteh membuat Jungkook yang tadinya mau bergegas mandi dengan Si kembar malah terhenti mendengarkan perkataan anaknya tersebut.
"Jena bilang Kookie becek? Huweeeee Jena nakal Daddy !! "
Liburan pertama Keluarga Jinkook berakhir dengan tantrum nya Jungkook karena dibilang Becek sama Jena...
😭😭😭😭
Tbc..
KAMU SEDANG MEMBACA
Funny Family
ComédieKeluarga Kim yang lucu melebihi pelawak Hanya sebagai selingan saat gak ada ide jadi update gak menentu. Tidak ada berkesinambungan antara chap 1 ke yang lain. Seperti one-shot tapi bukan. Paham kan hehehe 🤣🤣🤣
